• Home
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Pusing

Pusing

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
pusing-halodoc

Pengertian Pusing

Pusing adalah sensasi seperti berputar, kliyengan, melayang, atau kondisi ketika kamu merasa akan pingsan. Pusing bisa terjadi pada siapa saja dengan sensasi yang berbeda pada setiap orang.  

Sebenarnya, pusing bukanlah penyakit, melainkan gejala dari perubahan tubuh atau gangguan kesehatan. Pusing menjadi gejala yang sering muncul, tetapi sering kali tidak berbahaya. Meskipun demikian, pusing tetap perlu pemeriksaan dokter, terlebih jika terjadi secara terus-menerus.

Baca juga: Sering Pusing, Mungkin Terkena 5 Penyakit Ini


Gejala Pusing

Pusing dapat muncul dengan gejala berikut ini:

  • Merasa kehilangan keseimbangan atau seperti melayang;
  • Kliyengan;
  • Kepala terasa berat;
  • Merasa kondisi di sekitar seperti berputar.

Pusing dapat terjadi secara mendadak atau perlahan, bisa hanya singkat, atau berkepanjangan. Gangguan kesehatan ini pun dapat bertambah buruk saat berdiri, berjalan, duduk, menggerakkan kepala, atau berbaring. Pusing juga bisa diikuti dengan gejala lemas, perut mual, muntah, dan keringat dingin.


Penyebab Pusing

Pusing jarang terjadi karena sesuatu yang membahayakan. Pusing terkadang terjadi karena perubahan pada sistem tubuh yang kompleks, seperti hamil, bangun tidur, setelah olahraga, atau saat perempuan mengalami menstruasi.

Beberapa kondisi berikut ini disinyalir bisa mengakibatkan pusing:

1. Gangguan pada Telinga

Gangguan pada telinga dapat mengakibatkan pusing atau vertigo, sensasi pusing, seperti berputar atau bergerak. Beberapa gangguan telinga dikaitkan dengan vertigo, misalnya benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), neuroma akustik, penyakit Meniere, dan vestibular neuritis.

2. Gangguan Peredaran Darah

Pusing juga bisa terjadi ketika ada gangguan pada peredaran darah. Kamu akan merasakan ketika mengalami tekanan darah rendah, penyakit jantung, atau stroke.

Selain karena dua masalah kesehatan tadi, pusing juga bisa terjadi karena beberapa hal lain, seperti:

  • Gangguan saraf, seperti penyakit Parkinson dan multiple sclerosis.
  • Efek dari konsumsi obat-obatan, seperti antidepresan, obat anti kejang, obat penenang, obat yang membantu menurunkan tekanan darah, dan obat bius.
  • Mengalami gangguan kecemasan.
  • Kekurangan zat besi yang berujung pada kurang darah atau anemia.
  • Dehidrasi dan cuaca yang terlalu panas.
  • Hipoglikemia, kondisi kekurangan gula dalam darah.

Baca juga: Bedakan Pusing Vertigo dan Darah Rendah


Diagnosis Pusing

Dokter akan melakukan pemeriksaan dengan menanyakan gejala yang dirasakan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Setelahnya, dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan fisik sebagai berikut:

  • Tes keseimbangan guna mengetahui fungsi otak dengan melihat cara pengidap berjalan.
  • MRI atau CT scan guna mengetahui adanya masalah pada kepala atau otak.
  • Pemeriksaan darah guna mengetahui kadar zat besi dan gula darah.


Pengobatan dan Pencegahan Pusing

Pusing sering kali akan membaik dengan sendirinya tanpa membutuhkan penanganan khusus. Meski begitu, guna membantu mengurangi dan mencegah pusing, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut ini.

  • Rutin olahraga.
  • Memenuhi asupan cairan tubuh..
  • Memposisikan diri dengan berbaring atau duduk ketika merasa pusing. Apabila kamu mengalami vertigo, berbaringlah pada ruangan gelap dan pejamkan mata guna mengurangi gejala.
  • Hindari konsumsi kafein dan alkohol, serta tidak merokok.
  • Diet rendah garam bisa membantu mengatasi penyakit Meniere yang menjadi salah satu penyebab pusing.

Jika pusing tidak membaik, dokter mungkin akan memberikan beberapa pilihan obat berikut ini.

  • Obat diuretik untuk penanganan penyakit Meniere
  • Obat antihistamin dan antikolinergik guna mengatasi vertigo dan mual.
  • Obat untuk mengurangi kecemasan.

Selain konsumsi obat, ada beberapa terapi yang mungkin dapat dilakukan guna membantu mengurangi gejala pusing, seperti terapi perubahan posisi kepala atau terapi Epley untuk mengatasi vertigo, psikoterapi, dan terapi keseimbangan.

Baca juga: Ketahui 7 Penyebab Pusing saat Menopause


Kapan harus ke dokter

Sebenarnya, pusing bukan suatu kondisi yang perlu dikhawatirkan. Meski demikian, kamu tetap perlu waspada karena pusing juga bisa menjadi gejala dari penyakit serius. Segera periksakan ke rumah sakit atau tanyakan pada dokter jika kamu mengalami pusing yang sering kambuh dan tidak sembuh, hingga beberapa hari atau muncul secara mendadak.

Agar lebih mudah, download aplikasi Halodoc, karena sekarang kamu bisa tanya jawab dengan dokter kapan saja dan membuat janji sebelum berobat ke rumah sakit terdekat untuk menghindari antrean panjang. 

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Why Am I Dizzy?
Cleveland Clinic. Diakses pada 2021. Dizziness. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases and Conditions. Dizziness.


Diperbarui pada 29 Maret 2021.