
DAFTAR ISI
- Apa Itu Pyrantel?
- Merek Dagang Pyrantel
- Studi tentang Pyrantel
- Peringatan sebelum Menggunakan Pyrantel
- Dosis Pyrantel
- Cara Menggunakan Pyrantel
- Efek Samping Pyrantel
- Interaksi Pyrantel
- Kontraindikasi Pyrantel
Perhatian Penting
1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.
Apa Itu Pyrantel?
Pyrantel atau pyrantel pamoate adalah agen antelmintik atau obat cacing yang bekerja dengan cara memicu blokade neuromuskular pada cacing.
Zat ini menyebabkan kelumpuhan otot pada cacing (paralisis spastik), sehingga cacing kehilangan cengkeraman pada dinding usus inang dan dapat dikeluarkan secara alami dari tubuh melalui buang air besar.
Pyrantel sangat efektif melawan berbagai jenis cacing gelang tanpa memerlukan obat pencahar tambahan.
- Golongan: Antelmintik (obat cacing).
- Kategori: Obat bebas terbatas.
- Manfaat: Mengobati infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh cacing gelang, cacing tambang, dan cacing kremi.
- Digunakan oleh: Dewasa dan anak-anak.
- Pyrantel untuk ibu hamil: Kategori C, studi pada hewan menunjukkan risiko, namun data pada manusia terbatas. Gunakan hanya jika benar-benar mendesak di bawah pengawasan dokter).
- Pyrantel untuk ibu menyusui: Belum diketahui apakah terserap ke dalam ASI, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum penggunaan.
- Bentuk obat: Tablet dan sirup
Merek Dagang Pyrantel
Berikut adalah beberapa merek dagang yang mengandung Pyrantel Pamoate:
- Pyrantel 125 mg 4 Kapsul. Obat untuk engobati infeksi cacing di saluran cerna dengan kandungan Pirantel Pamoate 125 mg. Dianjurkan memberikan dosis selama 3 hari berturut-turut.
- Combantrin 250 mg 2 Tablet. Mengandung zat aktif Pirantel Pamoat, obat cacing yang digunakan untuk mengatasi infeksi cacing seperti cacing kremi, cacing gelang, dan cacing tambang.
- Wormetrin Suspensi 10 ml. Mengandung Pyrantel untuk mengatasi cacing kremi (Enterobius vermicularis), cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing tambang (Necator americanus), cacing Trichostrongyfus colubriformis dan Trichostrongylus orientalls.
- Compyrantel 250 mg 2 Kaplet. Mengandung zat aktif Pirantel Pamoat yang bekerja dengan melumpuhkan cacing dan mengeluarkannya dari dalam tubuh melalui tinja, biasanya tanpa memerlukan pencahar.
Mau tahu obat-obatan untuk mengatasi cacingan lainnya? Berikut rekomendasinya: 7 Rekomendasi Obat Cacing yang Manjur untuk Anak dan Orang Dewasa.
Studi Tentang Pyrantel
Berdasarkan studi Transactions of the Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene, Pyrantel dikategorikan sebagai obat yang sangat mudah ditoleransi.
Penelitian tersebut melibatkan 100 subjek dari kelompok usia dewasa hingga anak-anak.
Hasil observasi menunjukkan bahwa, obat ini tidak hanya diterima secara efektif oleh seluruh pasien, tetapi juga tetap aman digunakan pada individu yang menderita berbagai jenis infeksi cacing secara bersamaan.
Selain itu, efek samping yang dilaporkan bersifat minimal dan berlangsung singkat, tanpa ditemukan adanya gangguan signifikan pada fungsi hati, parameter urin, maupun profil darah pasien pasca-pengobatan.
Peringatan sebelum Menggunakan Pyrantel
Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Pyrantel:
- Beritahu dokter jika pasien memiliki riwayat penyakit hati atau gangguan fungsi hati.
- Obat ini tidak disarankan untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun kecuali atas saran dokter.
- Jika salah satu anggota keluarga terinfeksi cacing kremi, disarankan bagi seluruh anggota keluarga untuk menjalani pengobatan guna mencegah infeksi ulang.
- Waspadai gejala pusing atau kantuk setelah konsumsi; hindari mengemudi jika efek ini muncul.
Anak Cacingan, Bagaimana Cara Mengatasinya? Simak selengkapnya di Halodoc!
Dosis Pyrantel
Berikut ini dosis umum Pyrantel:
- Anak di bawah 5 tahun: 1 tablet per hari.
- Anak usia 5-9 tahun: 2 tablet per hari.
- Anak usia 10-15 tahun: 3 tablet per hari.
- Anak usia 15 tahun ke atas: 4 tablet per hari.
Cara Menggunakan Pyrantel
Supaya obat bekerja efektif di dalam tubuh, berikut ini cara menggunakan Pyrantel:
- Obat ini diberikan dalam dosis tunggal, diminum sebelum tidur.
- Untuk sediaan sirup, gunakan sendok takar yang tersedia dalam kemasan untuk memastikan akurasi dosis sirup.
- Tidak diperlukan diet khusus atau penggunaan obat pencahar untuk membantu pengeluaran cacing.
Efek Samping Pyrantel
Penggunaan Pyrantel dapat memicu efek samping berupa sakit kepala, mengantuk, banyak berkeringat, pruritus, ruam kulit, urtikaria, dan gangguan gastrointestinal.
Interaksi Pyrantel
Pyrantel dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain seperti:
- Berakibat fatal jika digunakan bersamaan dengan obat piperazine.
- Berkurangnya efektivitas obat, terutama jika digunakan bersamaan dengan obat anti cacing lainnya.
- Memicu efek samping yang berbahaya, terutama jika dikonsumsi bersamaan dengan obat theophylline.
Kontraindikasi Pyrantel
Pyrantel tidak direkomendasikan untuk:
- Pasien dengan hipersensitivitas atau riwayat alergi terhadap Pyrantel Pamoate.
- Penderita penyakit hati berat.
- Anak-anak tanpa pengawasan dokter.
Pemberian Pyrantel secara berkala setiap 6 bulan sangat direkomendasikan pada daerah endemis untuk menjaga kesehatan saluran cerna anak.
Segera lakukan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc, jika kamu memiliki keluhan atau pertanyaan lain seputar masalah kesehatan.
Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.
Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.
Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!



