Biduran

Pengertian Biduran

Dalam istilah medis, biduran disebut juga urtikaria yaitu reaksi dari kulit yang menyebabkan munculnya bilur berwarna merah atau putih dan terasa gatal. Bilur ini awalnya muncul di satu bagian tubuh dan akhirnya menyebar. Salah satu penyebab umumnya adalah alergi namun ukuran dan bentuk bilur bisa berbeda-beda.

Saat seseorang terkena biduran, ada kemungkinan juga akan terkena angioedema yaitu pembengkakan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Pembengkakan ini biasanya terjadi pada bagian mata, bibir, dan alat kelamin. Selain itu, biduran juga bisa menjadi bagian dari gejala anafilaksis. Anafilaksis adalah sebuah reaksi alergi yang parah dan terjadi secara tiba-tiba hingga dapat menyebabkan kematian. Kondisi ini dianggap sebagai keadaan darurat karena beberapa gejalanya yang ekstrem. Berikut ini adalah gejala-gejala anafilaksis lainnya:

  • Pembengkakan pada kelopak mata, bibir, tangan dan kaki.
  • Sesak napas yang disebabkan oleh penyempitan saluran udara.
  • Sakit perut dan muntah-muntah.

Gejala Biduran

Ruam pada kasus biduran akan terasa gatal, tapi bisa juga terasa perih atau menyengat. Gejala urtikaria bisa bertahan berjam-jam hingga beberapa hari. Biduran yang terjadi selama kurang dari enam minggu disebut sebagai biduran akut atau jangka pendek. Tapiada juga kasus urtikaria yang bertahan lebih dari enam minggu atau bersifat kambuhan selama beberapa bulan atau bahkan tahun. Kondisi yang jarang terjadi ini dikenal dengan istilah biduran kronis atau jangka panjang.

Biduran kronis bisa diartikan sebagai pertanda dari penyakit lain yang sedang diderita. Misalnya karena penyakit tiroid, diabetes tipe 1 atau lupus. Biduran umumnya lebih sering terjadi pada anak-anak dan wanita pada usia 30-60 tahun. Selain itu, orang yang memiliki alergi juga lebih berisiko untuk mengalaminya.

Penyebab Biduran

Munculnya bilur pada kulit ini dipicu oleh tingginya kadar histamin yang dilepaskan ke kulit. Histamin menyebabkan pembuluh darah menjadi rileks dan melebar sehingga aliran darah pun meningkat. Dengan banyaknya darah yang mengalir di bawah permukaan kulit, kulit pun terlihat memerah. Kelebihan cairan ini jugalah yang menyebabkan pembengkakan pada kulit dan rasa gatal-gatal.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya biduran:

  • Terjadi kontak dengan pemicu atau penyebab alergi, misalnya lateks dan bulu binatang.
  • Makanan penyebab biduran yang paling umum adalah kacang, cokelat, makanan laut, telur, gandum, dan susu.
  • Hampir semua obat-obatan bisa menyebabkan urtikaria, misalnya antibiotik,  aspirin, obat anti-hipertensi dan ibuprofen.
  • Zat aditif atau bahan tambahan dalam makanan seperti pemanis, pengawet, penguat rasa, pewarna, pengental, dan lain-lain.
  • Infeksi seperti hepatitis dan demam kelenjar.
  • Gigitan serangga
  • Faktor lingkungan seperti pajanan terhadap kondisi atau cuaca panas maupun dingin, pajanan terhadap air tertentu, atau bahkan sinar matahari.
  • Stres.

Namun untuk biduran kronis tidak diketahui penyebab pastinya. Tapi beberapa faktor bisa memicu munculnya biduran atau memperburuk gejala yang ada, misalnya minum minuman beralkohol atau minuman berkafein, merasa stres, dan suhu udara yang panas.

Pengobatan Biduran

Sebagian kasus biduran tidak memerlukan pengobatan khusus dan gejala ini biasanya menghilang dalam beberapa hari. Namun apabila terasa sangat menganggu, maka obat yang disarankan untuk dikonsumsi adalah antihistamin untuk mengatasi rasa gatalnya. Untuk kasus yang lebih parah, gunakan tablet kortikosteroid.

Pencegahan Biduran

Biduran biasanya terjadi karena reaksi alergi, jadi sebaiknya hindari hal-hal yang bisa memicu alergi agar biduran tidak muncul.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika biduran yang dialami sudah mulai mengganggu, segera berbicara dengan dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapat penanganan yang tepat.