Tennis Elbow

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Tennis Elbow 

Tennis elbow merupakan istilah dalam dunia medis untuk menggambarkan rasa sakit pada siku bagian luar. Meski berpotensi menyebar ke lengan bagian bawah hingga pergelangan tangan, rasa sakit ini cenderung terjadi pada tendon-tendon (jaringan ikat yang melekatkan otot ke tulang) dari otot-otot lengan bawah melekat ke tulang yang menonjol di bagian luar siku.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah lateral epicondylitis dan umumnya terjadi akibat penggunaan siku secara berlebih. Hal inilah yang bisa membuat otot-otot siku menegang secara berlebihan, sehingga menyebabkan perdangan dan robekan.

 

Faktor Risiko Tennis Elbow

Ada berbagai faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya tennis elbow, misalnya:

  • Usia, tennis elbow lebih berisko terjadi pada usia 30-50 tahun.

  • Pekerjaan tertentu, sepreti pelukis, pemahan, pemain musik, atau pekerjaan lainnya yang melibatkan gerakan berulang pada lengan.

  • Teknik olahraga yang salah.

Baca juga:  Perawatan Rumahan untuk Mengatasi Tennis Elbow

 

Penyebab Tennis Elbow

Secara umum, penyebab tennis elbow adalah penggunaan siku yang berlebihan dengan gerakan memuntir lengan berulang-ulang. Gerakan berulang inilah yang akan membebani tendon pada siku. Bermula pada robekan kecil hingga mencetuskan peradangan di sisi luar siku.

Sesuai namanya, tennis elbow lebih sering dialami oleh altet tenis atau mereka yang sering berolahraga tenis. Biasanya, kondisi ini juga dialami oleh orang yang berusia 40 tahun atau lebih. Tennis elbow ini dapat juga diidap oleh orang-orang yang melakukan pekerjaan atau aktivitas dengan peralatan dan penggunaannya yang tidak tepat seperti pelukis, tukang kebun, atau pertukangan yang menggunakan obeng.

 

Gejala Tennis Elbow

Rasa sakit merupakan gejala utama pada tennis elbow. Jenis rasa sakit yang umumnya menandakan kondisi ini berupa nyeri yang muncul:

  • Pada sisi luar lengan bagian tengah (tepatnya berada di bawah siku) yang terkadang menyebar hingga ke pergelangan tangan.

  • Ketika mengangkat sesuatu.

  • Saat menekuk tangan.

  • Ketika berjabat tangan, menulis, atau menggenggam benda kecil, seperti pensil.

  • Saat melakukan gerakan memutar, misalnya saat memutar kenop pintu atau membukatutup stoples.

  • Ketika meluruskan tangan.

Selain gejala-gejala di atas, tennis elbow juga bisa menimbulkan rasa kaki pada sikut saat bagun tidur. Bisa juga menimbulkan tonjolan pada sikut, akan terasa sakit bila disentuh.

Kondisi ini jarang menyebabkan gangguan kesehatan yang serius. Namun, kamu dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami gejala-gejala yang bertambah parah atau tidak kunjung membaik.

Baca juga: Perlu Tahu, Fisioterapi untuk Menangani Tennis Elbow

 

Diangnosis Tennis Elbow

Pada tahap awal, dokter akan melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik seputar gejala-gejala yang dialami pengidap. Di samping itu, kemungkina dokter juga akan melakukan pemeriksaan penunjang seperti MRI atau Rotngen.

 

Komplikasi Tennis Elbow

Tennis elbow yang parah dan tak mendapatkan penanganan yang tepat, bisa memicu berbagai masalah lainnya. Misalnya komplikasi seperti terjadi cedera berulang, pecah tendon akibat suntikan steroid berulang, hingga kegagalan dalam perawatan non-operatif atau opratif.

 

Pengobatan Tennis Elbow

Tennis elbow termasuk penyakit yang perlahan-lahan akan membaik dengan sendirinya dan tanpa penanganan medis yang khusus. Pemulihan tennis elbow umunya memakan waktu berming-minggu, atau bahkan hitungan bulan.

Langkah penyembuhan mandiri dapat dilakukan dengan cara:

  • Menghindari kegiatan yang akan membebani otot-otot siku.  Seperti mengangkat beban atau menggunakan tangan yang sedang mengalami tennis elbow secara berlebihan.

  • Mengonsumsi obat-obatan pereda rasa sakit (analgesik).

  • Mengurangi tekanan pada otot-otot siku dengan membungkusnya menggunakan kainpenahan khusus yang bisa dibeli bebas di toko-toko perlengkapan olahraga.

Apabila dirasa kurang efektif, kamu dapat pula melakukan langkah-langkah berikut:

  • Melakukan fisioterapi dengan bimbingan ahli terapi.

  • Menerima suntikan kortikosteroid guna mengurangi rasa sakit.

  • Menjalani terapi gelombang kejut untuk menurunkan tingkat keparahan pada rasa sakitdan merangsang gerakan otot yang sakit.

  • Menjalani operasi pengangkatan otot yang rusak.

Baca juga: Pekerja Kantoran Rentan Terkena Penyakit Tennis Elbow?

 

Pencegahan Tennis Elbow

Sebenarnya tennis elbow terbilang sulit untuk dicegah, karena siku merupakan bagian tubuh yang sangat sering digunakan. Meski demikian, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh pengidap kondisi ini agar gejala-gejalanya tidak bertambah parah serta mencegah kekambuhannya. Langkah-langkah tersebut dapat berupa:

  • Hindari penggunaan siku secara berlebihan, apalagi dengan gerakan yang berulang.

  • Memilih raket atau alat-alat kerja yang ringan, sehingga tidak terlalu membebani siku.

  • Menggunakan kain penahan khusus untuk mencegah tennis elbow saat berolahraga (khususnya tenis atau badminton).

  • Meningkatkan kekuatan otot lengan bawah dengan bantuan ahli fisioterapi.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami tanda dan gejala di atas, segera berbicara dengan dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Diseases and Conditions. Tennis Elbow.
Orthopedic Associates of Port Huron is St. Clair County. Diakses pada 2019.Tennis Elbow (Lateral Epicondylitis)

Diperbarui pada 24 September 2019