• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tes Serum Iron
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tes Serum Iron

Tes Serum Iron

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tes Serum IronTes Serum Iron

Pengertian Tes Serum Iron

Tes zat besi serum atau tes serum iron merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur berapa banyak zat besi dalam serum tubuh. Serum adalah cairan yang tersisa dari darah saat sel darah merah dan faktor pembekuan telah dihilangkan.

Tujuan Tes Serum Iron

Tes besi serum dapat mengungkapkan kadar besi darah rendah atau tinggi yang tidak normal. Dokter kemungkinan besar akan menganjurkan tes ini setelah tes laboratorium lain menunjukkan hasil yang tidak normal.

Sebab, memiliki terlalu banyak zat besi atau tidak cukup dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Tes ini akan membantu dokter memberikan diagnosis yang lebih akurat.

Manfaat Tes Serum Iron

Besi serum bukanlah tes rutin, karena biasanya tes ini dipesan sebagai tindak lanjut saat tes yang lebih umum menunjukkan hasil yang tidak normal. Tes tersebut termasuk hitung darah lengkap atau tes hemoglobin.

Dokter juga mungkin akan memesan tes serum iron jika seseorang menunjukkan gejala anemia. Sebab, hasil dari tes serum iron yang tidak normal bisa menjadi tanda kekurangan zat besi atau kelebihan zat besi.

Kapan Harus Melakukan Tes Serum Iron?

Biasanya pemeriksaan ini dibutuhkan apabila hasil tes darah menunjukkan anemia atau kondisi medis lain yang melibatkan sel darah merah. Sebab, kondisi tersebut diketahui dapat mengindikasikan kadar zat besi yang rendah dalam tubuh pasien. Anemia yang disebabkan oleh kurangnya zat besi dikenal dengan istilah medis anemia defisiensi besi. Berikut adalah gejala awalnya: 

  • Kelelahan kronis atau berkepanjangan. 
  • Merasa pusing dan sakit kepala. 
  • Adanya kelemahan otot. 

Ketika kondisi sudah mulai memburuk, pengidap anemia defisiensi zat besi juga mungkin merasakan gejala lainnya, seperti: 

  • Kesulitan berkonsentrasi. 
  • Memiliki sifat mudah marah. 
  • Munculnya luka pada lidah dan mulut (sariawan). 
  • Mengalami pica atau keinginan untuk memakan makanan bukan makanan, seperti kertas atau keripik es. 

Di sisi lain, apabila tubuh mengalami kelebihan zat besi, berikut adalah beberapa gejalanya: 

  • Timbulnya nyeri di perut dan persendian. 
  • Adanya bronzing atau penggelapan kulit. 
  • Mengalami kelelahan kronis. 
  • Timbulnya masalah jantung
  • Kekurangan energi atau tubuh terasa lemas. 
  • Kurangnya dorongan hasrat seksual. 
  • Mengalami penurunan berat badan secara signifikan. 

Gejala-gejala ini umumnya memburuk seiring dengan perkembangan kondisi yang mendasarinya. Karena itu, apabila merasakan gejala kekurangan atau kelebihan zat besi, penting untuk segera memeriksakan kondisi ke dokter. 

Prosedur Tes Serum Iron

Tes besi serum adalah tes yang relatif sederhana dengan risiko minimal. Dalam persiapan, mungkin perlu berpuasa hingga 12 jam sebelum tes dan untuk menghindari minum obat lain selama waktu ini. Puasa ini akan dimulai pada tengah malam sebelum prosedur. Kemudian prosedur tes serum iron akan dilakukan di pagi hari. Sebab, pagi hari merupakan waktu terbaik untuk melakukan tes ini karena kadar zat besi pada tubuh paling tinggi. 

Prosedur tes serum iron dilakukan dengan cara yang cukup sederhana. Ketika tes dimulai, dokter atau perawat akan memasukkan jarum ke pembuluh darah di lengan atau tangan dan mengambil sedikit sampel darah. Nantinya, sampel tersebut akan diujikan di laboratorium. 

Perlu diketahui bahwa serum iron diukur dalam mikrogram besi per desiliter darah (mcg/dL). Berikut ini dianggap kisaran normal untuk tes besi serum:

  • Zat besi: 60 hingga 170 mikrogram/desiliter. 
  • Saturasi transferin: 25 persen sampai 35 persen
  • Kapasitas pengikatan besi total (TIBC): 240 hingga 450 mikrogram/desiliter. 

Transferin adalah protein dalam darah yang mengangkut zat besi ke seluruh tubuh. Memeriksa berapa banyak zat besi dalam protein transferin dapat memberi tahu dokter jika seseorang memiliki terlalu banyak, atau terlalu sedikit zat besi dalam darahnya. Sementara itu, TIBC mengukur seberapa baik protein transferin mengangkut zat besi ke seluruh tubuh. 

Tempat Melakukan Tes Serum Iron

Secara umum, tes serum iron dapat dilakukan di berbagai rumah sakit. Selain itu, beberapa klinik swasta juga biasanya menyediakan layananan ini. Jika saat ini kamu dianjurkan untuk melakukannya, kamu bisa membuat janji medis untuk tes serum iron melalui aplikasi Halodoc. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 

Healthline. Diakses pada 2022. Serum Iron Test. 
Mount Sinai. Diakses pada 2022. Serum iron test. 
Medline Plus. Diakses pada 2022. Iron Tests. 
Medical News Today. Diakses pada 2022. Serum iron test: High, low, and normal ranges.