Kesemutan Hingga Mati Rasa, Waspada Terkena Skiatika

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Skiatika, saraf terjepit

Halodoc, Jakarta - Ketika saraf terjepit dan menekan saraf panggul, maka skiatika dapat terjadi. Skiatika ditandai dengan kesemutan hingga mati rasa, dengan tingkat keparahan kondisi yang berbeda-beda dari setiap pengidapnya, dari ringan hingga berat. Biasanya, skiatika dapat pulih dengan sendirinya tanpa tindakan medis tertentu. Namun, ketika skiatika muncul dengan gangguan pada usus atau kandung kemih, tindakan operasi akan diperlukan.

Baca juga: Saraf Terjepit Dapat Sebabkan Skiatika, Ini Alasannya

Mengalami Kesemutan Hingga Mati Rasa, Waspada Terkena Skiatika 

Gejala akan muncul akibat adanya tekanan pada saraf besar. Kondisi ini akan menimbulkan rasa yang tidak nyaman dari pinggang hingga kaki. Beberapa hal yang bisa menjadi tanda skiatika, antara lain:

  • Rasa kesemutan yang menjalar dari punggung hingga kaki.

  • Melemasnya otot tungkai dan kaki.

  • Sensasi mati rasa pada tungkai.

Jika gejala yang muncul dibiarkan begitu saja tanpa penanganan, akan terjadi komplikasi kerusakan saraf secara permanen. Kerusakan saraf permanen ini akan ditandai dengan mati rasa pada tungkai, serta tidak berfungsinya usus besar dan kandung kemih. 

Baca juga: Awas, Ini Penyebab dan Jenis Sakit Punggung yang Perlu Diketahui

Berikut Faktor Pemicu Terjadinya Skiatika

Kondisi ini terjadi ketika saraf tulang panggul tertekan. Hal ini dapat terjadi karena piringan sendi yang bergeser dari posisinya, saraf terjepit ketika bagian tengah piringan sendi keluar dari jalurnya, atau pertumbuhan taji tulang pada tulang belakang. Selain itu, beberapa hal yang dapat memicu terjadinya skiatika, antara lain:

  • Adanya pertumbuhan tumor pada tulang belakang.

  • Adanya penyempitan jalur saraf pada tulang belakang.

  • Keluarnya tulang belakang dari posisinya.

  • Pernah mengalami cedera atau infeksi tulang belakang.

  • Adanya gangguan pada saraf sumsum tulang belakang.

  • Seseorang yang mengidap penyakit diabetes.

  • Seseorang yang duduk terlalu lama.

  • Seseorang yang sering mengangkat beban berat.

  • Seseorang yang sering berkendara dalam waktu lama.

  • Seseorang dengan berat badan berlebihan, sehingga memberikan tekanan yang berlebihan pada tulang belakang.

  • Seseorang dengan usia yang makin bertambah rentan mengalami gangguan tulang belakang.

Mengidap Skiatika, Begini Langkah Penanganannya

Pada kasus yang ringan, skiatika dapat pulih dengan sendirinya dalam waktu enam minggu. Selain itu, kamu dapat melakukan penanganan di rumah dengan memberikan kompres air hangat atau air dingin pada bagian yang terkena. Kamu juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas di apotek. 

Bagi pengidap skiatika, mereka disarankan untuk tetap aktif bergerak, atau melakukan olahraga ringan guna mempercepat proses penyembuhan. Namun, olahraga juga perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Untuk mencegah terjadinya skiatika, kamu dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  • Penuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

  • Banyak makan sayuran.

  • Penuhi asupan vitamin K dan vitamin D.

  • Konsumsi makanan tinggi kalsium.

  • Jaga berat badan ideal.

  • Berhenti mengonsumsi alkohol dan rokok. Karena zat yang terkandung dalam keduanya dapat membawa pengaruh negatif pada tulang.

Baca juga: 6 Penyakit yang Bisa Sebabkan Nyeri Punggung

Karena komplikasinya yang berbahaya, jadi jika kamu menemukan gejalanya, segera diskusikan dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc untuk mengetahui penanganan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan kamu, ya!