Ketahui 6 Penyebab Mimisan pada Anak

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
ketahui 6 penyebab mimisan pada anak

Halodoc, Jakarta – Mendapati Si Kecil tiba-tiba saja mimisan memang bikin orangtua jadi panik. Pasalnya, keluar darah dari hidung sering dianggap sebagai pertanda dari sesuatu yang serius. Namun, mimisan biasanya bukan disebabkan oleh kondisi yang berbahaya kok.

Anak-anak berusia 3–10 tahun memang lebih rentan mengalami mimisan. Ini karena mereka memiliki pembuluh darah yang lebih rapuh dan mudah pecah. Ketahui berbagai macam penyebab mimisan pada anak berikut agar ibu tidak khawatir dan dapat memberi penanganan yang tepat.

Pembuluh darah anak-anak yang masih relatif tipis dan rapuh memang gampang pecah ketika anak beraktivitas terlalu berlebihan. Itulah sebabnya anak-anak lebih sering mengalami mimisan. Berikut kondisi-kondisi yang bisa menjadi penyebab mimisan pada anak:

1. Cuaca Ekstrem

Perubahan cuaca yang terlalu drastis bisa membuat seseorang jatuh sakit, terutama mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang relatif rendah, seperti anak-anak. Itulah mengapa saat suhu udara berubah cepat dari panas ke dingin atau sebaliknya, balita dan anak-anak rentan mengalami mimisan.

Perubahan cuaca yang ekstrem dapat menyebabkan anak terserang flu, yang kemudian membuat anak akan bersin-bersin atau menyeka hidungnya. Nah, saat Si Kecil bersin terlalu kencang atau menggosok hidungnya terlalu kuat, maka  terjadilah mimisan.

Selain itu, kondisi udara yang sangat kering atau terlalu panas juga bisa memicu terjadinya mimisan pada anak.

Baca juga: 5 Trik Menjaga Kesehatan Anak Saat Perubahan Cuaca

2. Kebiasaan Mengorek Hidung

Balita dan anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap benda-benda di sekitar maupun tubuhnya. Ini memungkinkan mereka mengeksplorasi sesuatu terlalu jauh, misalnya memasukkan benda asing ke dalam hidung. Kondisi inilah yang menjadi penyebab mimisan pada anak. Selain itu, kebiasaan mengupil atau mengorek hidung yang terlalu dalam atau kuat juga bisa menyebabkan anak mimisan.

3. Hidung Terbentur

Saat bermain, anak-anak berisiko tinggi mengalami cedera. Salah satu kondisi yang bisa terjadi adalah hidung terbentur. Jangankan pada anak-anak yang memiliki pembuluh darah di hidung yang tipis, orang dewasa pun yang mengalami benturan pada hidung juga berpotensi mengalami mimisan.

Ini karena saat hidung terbentur, pembuluh darah di hidung bisa pecah dan akhirnya keluar darah dari lubang hidung. Jadi, para orangtua sebaiknya mengawasi anak ketika ia sedang bermain agar tetap aman dan terhindar dari benturan keras.

4. Kelelahan

Kelelahan enggak hanya membuat stamina tubuh menurun, tapi pembuluh darah juga melemah. Ketika anak mengalami kelelahan, ia bisa saja tiba-tiba mimisan tanpa mengalami benturan pada hidung sebelumnya. Ini karena pembuluh darah yang sedang lemah jadi mudah sekali tegang, lalu akhirnya pecah.

5. Stres

Jangan kira anak yang masih kecil tidak bisa mengalami stres. Berbagai keadaan, seperti masalah di sekolah, orangtua yang tidak harmonis, dan lain-lain bisa membuat seorang anak menjadi stres. Sama seperti kelelahan, stres juga dapat membuat pembuluh darah di hidung anak melemah, sehingga akhirnya memicu terjadinya mimisan. Ini akan semakin parah bila anak mengidap asma. Pasalnya, asma memicu anak untuk semakin kuat menarik napas di saat pembuluh darah di hidung sedang lemah. Akhirnya, terjadilah mimisan.

6. Kelainan Bentuk Hidung

Bila Si Kecil sering mengalami mimisan, cobalah untuk periksakan bentuk hidungnya. Pasalnya, anak yang memiliki hidung bengkok (septum deviasi) memang lebih mudah mengalami mimisan.

Dari semua penyebab tersebut, penyebab mimisan pada anak yang paling umum adalah flu dan alergi yang sering kambuh.

Baca juga: Cara Mengatasi Anak Mimisan

Namun, para orangtua tetap diharapkan untuk waspada bila anak sering mengalami mimisan. Pasalnya, bukan tidak mungkin mimisan yang terjadi pada anak disebabkan oleh sesuatu yang serius. Salah satu penyakit yang bisa menyebabkan anak mimisan adalah kelainan pembekuan darah, seperti hemofilia. Gejala dari mimisan yang perlu diwaspadai adalah epistaksis unilateral yang disertai nyeri pada wajah, sakit kepala, dan nyeri telinga. Jadi, segera periksakan anak ke dokter bila anak menunjukkan gejala tersebut.

Baca juga: 10 Tanda Mimisan yang Perlu Diwaspadai

Ibu juga bisa bertanya kepada dokter mengenai masalah kesehatan yang dialami Si Kecil dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter kapan saja melalui Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.