Ketahui Jenis Pelecehan Seksual dan Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ketahui Jenis Pelecehan Seksual dan Cara Menghadapinya

Halodoc, Jakarta - Apakah kamu pernah mengalami pelecehan seksual? Atau kamu pernah mengalaminya, tetapi tidak sadar bahwa itu adalah tindakan pelecehan. Pelecehan seksual adalah tindakan seksual yang dapat berupa sentuhan fisik maupun non-fisik yang menargetkan organ seksual atau seksualitas korban.

Baca Juga: Ini Penjelasan Kenapa Orang Melakukan Pelecehan Seksual di Kereta Api

Contoh tindakan pelecehan seksual, yaitu main mata, ucapan bernuansa seksual, siulan, sentuhan, gerakan atau isyarat yang bersifat siulan. Seluruh tindakan di atas bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, tersinggung dan merasa martabat korban direndahkan. Pada kasus yang parah, pelecehan seksual dapat menimbulkan masalah kesehatan dan keselamatan korban. Ketahui jenis-jenis pelecehan seksual yang wajib kamu ketahui!

Jenis-Jenis Pelecehan Seksual 

Menurut kategorinya, pelecehan seksual dibagi menjadi lima jenis, tetapi menurut perilakunya, pelecehan seksual digolongkan menjadi 10  jenis. Nah, berikut jenis pelecehan seksual berdasarkan perilakunya, yaitu:

  • Memberikan sentuhan yang menggoda;
  • Memberi ajakan yang menggoda;
  • Memberikan pesan menggoda;
  • Memberi isyarat menggoda;
  • Melontarkan lelucon kotor seksi;
  • Memberikan komentar seksi tentang bentuk tubuh;
  • Menyebarkan rumor tentang keseksian korban;
  • Menyentuh tubuh sendiri di depan korban;
  • Memperlihatkan perilaku seksi diri sendiri di depan korban;
  • Menampilkan gambar, cerita, atau benda seksi kepada korban;

Baca Juga: Wanita Harus Lakukan Hal Ini saat Alami Pelecehan Seksual

Sedangkan jenis pelecehan seksual berdasarkan kategorinya, sebagai berikut :

  • Pelecehan jenis kelamin. Seseorang yang memberikan pernyataan maupun tindakan yang menghina atau merendahkan wanita termasuk ke dalam pelecehan jenis kelamin. 
  • Perilaku menggoda. Jenis ini ditandai dengan mengajak korban makan malam, minum, kencan dengan nada seksi. Perilaku menggoda dilakukan secara langsung maupun tidak langsung melalui pesan atau telepon terus-menerus. 
  • Menyuap korban. Pelecehan seksual bisa dilakukan dengan meminta agar korban mau diajak berhubungan seksual karena korban memiliki janji yang tidak bisa dipenuhi. 
  • Memaksa korban. Ini dilakukan dengan memaksa korban agar mau berhubungan seksual terkait dengan tantangan hukuman. Contohnya seperti penilaian kinerja yang negatif,  pemutusan hubungan kerja, dan lain-lain.
  • Pelanggaran seksual, seperti mengumpulkan, merasakan, atau penyerangan seksual.

Cara Menghadapi Pelaku Pelecehan Seksual

Mengingat pelecehan seksual sulit dihindari, wanita wajib mengetahui bagaimana cara menghadapi pelaku pelecehan. Wanita perlu memutuskan respons terbaik pada setiap bentuk pelecehan. Saat mengalami pelecehan jangan takut untuk memberi tahu keluarga, teman, HRD kantor maupun kelompok perempuan, karena mereka bisa memberikan informasi, saran, dan dukungan. Meski begitu, hanya korban yang bisa memutuskan respon yang paling tepat dan baik. Berikut strategi yang bisa dilakukan, yaitu:

  • Jangan takut untuk mengatakan “tidak” kepada pelaku pelecehan.
  • Beri tahu seseorang atas kejadian yang dialami dan jangan menyimpannya untuk diri sendiri. Berdiam diri hanya membuat masalah tersebut tidak terselesaikan. Ketika kamu memberi tahu orang lain, mereka dapat membantu dan melindungi orang lain agar tidak menjadi korban selanjutnya.
  • Cari tahu siapa yang bertanggung jawab untuk mengatur dan mengadili tindak pelecehan di daerah atau wilayah kamu tinggal. Setiap wilayah pasti memiliki kebijakan untuk kasus pelecehan seksual.
  • Kalau kamu mengalami gangguan psikologis yang cukup parah akibat dilecehkan, sebaiknya temui psikolog atau terapis. Tenaga medis dapat membantu memulihkan kesehatan mental dan memahami masalah korban akibat pelecehan seksual.

Baca Juga: 6 Trauma Akibat Kekerasan Seksual

Kalau kamu butuh menemui psikolog atau terpasi, buat janji terlebih dulu melalui aplikasi Halodoc. Tinggal pilih psikolog atau terapis di rumah sakit yang tepat sesuai dengan kebutuhan kamu lewat aplikasi.

Referensi:
Komnas Perempuan. Diakses pada 2019. 15 Bentuk Kekerasan Seksual.
Sutter Health. Diakses pada 2019. Sexual Abuse Issues.
EPCC. Diakses pada 2019. Types Of Sexual Harassment.