Ketahui Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari Pengidap Pankreatitis Akut

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ketahui Makanan yang Dianjurkan dan Dihindari Pengidap Pankreatitis Akut

Halodoc, Jakarta - Pankreas merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam sistem pencernaan. Organ ini memproduksi enzim-enzim yang berfungsi untuk mencerna karbohidrat, lemak, dan protein dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Organ ini juga membantu metabolisme dalam tubuh melalui produksi hormon.

Nah, sudah kebayangkan betapa pentingnya peran pankreas dalam tubuh? Sayangnya, organ ini pun bisa mengalami beberapa masalah, misalnya peradangan karena pankreatitis akut. Pankreatitis akut sendiri merupakan peradangan yang terjadi dalam waktu yang cukup singkat.

Yang perlu ditegaskan, meski berlangsung relatif singkat, peradangan yang ditimbulkan oleh pankreatitis akut bisa menyebabkan kondisi dan komplikasi yang serius.

Nah, karena berkaitan dengan sistem pencernaan, makanan apa saja sih yang dianjurkan dan mesti dihindari oleh pengidap pankreatitis akut?

Baca juga: Mitos atau Fakta Miras Oplosan Bisa Sebabkan Pankreatitis Akut

Makanan yang Dianjurkan

Pada dasarnya, pola makan pengidap pankreatitis adalah dengan mengurangi beban kerja pankreas yang sedang mengalami peradangan. Nah, di sini pengidapnya dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya protein, rendah lemak, dan kaya akan antioksidan.

Berikut contoh-contoh menunya:

  • Kacang-kacangan.

  • Daging tanpa kulit, jangan lupa hilangkan bagian lemaknya.

  • Buah-buahan yang banyak mengandung antioksidan, seperti blueberry, stroberi, anggur, mangga, dan delima.

  • Sayuran hijau, seperti bayam, dan lebih baik lagi ditambah dengan sayuran berwarna cerah yang kaya antioksidan. Misalnya, tomat, wortel, dan terong. Sayuran sebaiknya disajikan dengan kuah bening.

  • Susu rendah lemak atau produk alternatif pengganti susu, seperti sari almond dan sari kedelai.

Nah, makanan seperti di atas ini akan membantu agar pankreas tak bekerja keras dalam sistem pencernaan. Di samping itu, peran sayur dan buah yang banyak mengandung antioksidan bisa melindungi sistem pencernaan untuk melawan radikal bebas. Awas, radikal bebas ini bisa merusak sel-sel tubuh.

Bagaimana dengan makanan manis? Bila pengidapnya benar-benar menginginkan makanan manis, pilihlah buah segar ketimbang makanan yang mengandung gula tambahan. Alasannya sederhana, pengidap pankreas memiliki risiko tinggi untuk mengalami diabetes melitus.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Batu Empedu Bisa Sebabkan Pankreatitis Akut

Hindari Makanan Ini

Pengidap pankreatitis akut meski menghindari makanan yang membuat kerja organ tersebut makin berak. Seperti:

  • Gorengan.

  • Produk susu tinggi lemak.

  • Daging merah berlemak.

  • Jeroan.

  • Minuman atau makanan dengan gula tambahan.

  • Mayones.

  • Margarin dan mentega.

Makanan-makanan di atas mengandung tinggi lemak yang bisa membebani kerja pankreas dan memperparah peradangan. Pasalnya, semakin suatu mengakanan mengandung tinggi lemak, semakin banyak enzim yang diperlukan untuk memecahnya. Padahal, kondisi pankreas sedang tidak mampu memproduksi enzim seperti tubuh dalam keadaan sehat.

Di samping itu, pengidap pankreatitis akut juga mesti menghindari makanan yang banyak mengandung gula tambahan. Contohnya, es krim dan permen.

Baca juga: Pernah Diidap Jae DAY6, Inilah 5 Fakta Pankreatitis Akut

Kenali Gejala-Gejala Pankreatitis Akut

Gejala pankreatitis akut termasuk:

  • Nyeri abdomen (gejala kardinal): Biasanya, tiba-tiba dalam onset dan secara bertahap menjadi lebih parah sampai mencapai rasa sakit yang konstan; paling sering terletak di perut bagian atas; dan dapat memancar langsung ke belakang.

  • Mual dan muntah, terkadang dengan anoreksia.

  • Diare.

Temuan fisik berikut dapat ditemukan, tergantung pada tingkat keparahan penyakit:

  • Demam (76 persen) dan takikardia (65 persen); hipotensi.

  • Nyeri perut, pengawalan otot (68 persen), dan distensi (65 persen); suara usus berkurang atau tidak ada.

  • Jaundice (28 persen).

  • Dyspnea (10 persen); tachypnea; ranch basilar, terutama di paru-paru kiri.

  • Dalam kasus yang parah, ketidakstabilan hemodinamik (10 persen) dan hematemesis atau melena (5 persen); penampilan pucat, yg mengeluarkan keringat, dan lesu.

  • Kadang-kadang, ekstremitas kejang otot sekunder akibat hipokalsemia.

Mau tahu lebih jauh mengenai pola makan yang tepat untuk pengidap pankreatitis? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!