Ketahui Pencegahan dari Kondisi Ulkus Duodenum

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
ulkus duodenum

Halodoc, Jakarta - Waspadai penyakit ulkus duodenum, apalagi jika kamu memiliki kebiasaan merokok, makan makanan pedas. mengonsumsi alkohol, dan sering mengalami stres. Karena beberapa hal tersebut, kamu bisa saja mengidap ulkus duodenum yang akan menyebabkan komplikasi, seperti anemia, luka parut pada saluran pencernaan, serta infeksi rongga perut. Jangan sampai hal tersebut terjadi, ketahui langkah pencegahannya berikut!

Baca juga: Ulkus Duodenum Dapat Terjadi karena Infeksi Bakteri Ini

Tak Perlu Khawatir, Karena Ulkus Duodenum dapat Dicegah

Ulkus duodenum merupakan luka terbuka pada dinding usus 12 jari, yaitu bagian depan dari usus halus. Luka ini akan menyebabkan nyeri ulu hati, bahkan muntah darah. Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, beberapa langkah yang dapat kamu lakukan, antara lain:

  • Kamu merupakan perokok aktif? Hentikan kebiasaan itu sekarang juga.

  • Jangan mengonsumsi makanan, setidaknya berhenti makan tiga jam sebelum tidur.

  • Hindari makanan yang dapat memicu timbulnya gejala, seperti makanan pedas, makanan asam, coklat, serta kopi.

  • Membiasakan tidur tepat waktu, dengan jam tidur yang cukup.

  • Konsumsi makanan dalam jumlah kecil dengan frekuensi yang lebih sering.

  • Batasi konsumsi alkohol.

  • Lakukan olahraga secara rutin, setidaknya seminggu tiga kali.

Ulkus duodenum merupakan kondisi saat adanya luka pada saluran pencernaan, yaitu pada bagian usus halus (duodenum). Ulkus terjadi ketika permukaan saluran pencernaan dan jaringannya mengalami kerusakan. Untuk menghindari terjadinya hal ini, jangan lupa untuk melakukan langkah pencegahan di atas, ya!

Baca juga: Kebiasaan Merokok Dapat Sebabkan Ulkus Duodenum, Benarkah?

Kenali Gejala yang Muncul pada Pengidap Ulkus Duodenum

Nyeri pada ulu hati merupakan gejala utama yang terjadi pada pengidap ulkus duodenum. Nyeri ini biasanya akan hilang dan timbul ketika perut kosong. Nyeri ulu hati biasanya akan hilang setelah makan, atau setelah mengonsumsi obat pereda nyeri guna menetralkan asam lambung. Nyeri ini bahkan bisa saja mengganggu jam tidur kamu pada malam hari karena rasa sakitnya.

Selain nyeri ulu hati, ulkus duodenum juga akan menimbulkan rasa begah dan tidak nyaman pada perut. Rasa begah atau sesak dalam perut ini biasanya akan dialami setelah mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Gejala yang dibiarkan biasanya akan menimbulkan komplikasi, seperti kerusakan dinding pada saluran pencernaan atau perdarahan ulkus. Jadi, jika gejala muncul, segera diskusikan dengan dokter di aplikasi Halodoc, ya!

Kenali Penyebab dari Ulkus Duodenum Berikut

Ulkus dapat timbul apabila terjadi perubahan keseimbangan antara jumlah asam lambung dan lapisan mukosa yang melindungi usus. Gangguan keseimbangan tersebut yang menyebabkan ulkus duodenum. Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari ulkus duodenum, antara lain:

  • Sering mengalami stres.

  • Mengidap infeksi bakteri Helicobacter pylori.

  • Sindrom Zollinger-Ellison, yaitu ketika produksi asam lambung melebihi jumlah yang normal.

  • Penggunaan obat anti-inflamasi yang berlebihan.

  • Sering mengonsumsi makanan pedas dan makanan asam.

  • Memiliki kecanduan pada alkohol.

  • Memiliki kebiasaan merokok.

Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Tukak Lambung

Jika kamu menemukan kendala dalam melakukan pencegahan di atas, kamu bisa diskusikan langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Jika kamu membutuhkan obat secara darurat, tanpa perlu repot pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam dengan aplikasi Halodoc. Jadi, tunggu apa lagi? Download aplikasinya segera di Google Play atau App Store di smartphone-mu!