Ketahui Perbedaan Neutropenia dengan Neutrofilia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ketahui Perbedaan Neutropenia dengan Neutrofilia

Halodoc, Jakarta - Darah di dalam tubuh terdiri dari tiga bagian, yaitu plasma darah, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Sel darah putih berguna untuk menjaga tubuh dari bakteri atau virus yang menyebabkan infeksi. Salah satu jenis sel darah putih yang dibentuk oleh sumsum tulang adalah neutrofil.

Jika tubuh kamu mengalami gangguan yang berhubungan dengan neutrofil, maka terdapat dua gangguan yang mungkin terjadi. Gangguan-gangguan tersebut adalah neutropenia dan neutrofilia. Meski sama-sama terjadinya karena neutrofil, keduanya adalah hal yang berbeda. Berikut ini pembahasan tentang hal tersebut!

Baca juga: Perlu Tahu, Inilah 4 Jenis Neutropenia

Perbedaan antara Neutropenia dengan Neutrofilia

Neutrofil adalah jenis sel darah putih yang disebut juga leukosit polimorfonuklear. Terdapat dua jenis gangguan yang terjadi jika neutrofil mengalami kelainan, yaitu neutropenia dan neutrofilia. Keduanya berhubungan dengan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke tubuh.

Pada neutropenia, hal ini terjadi karena kondisi tubuh yang menyebabkan neutrofil di dalam aliran darah mengalami penurunan. Gangguan ini menyebabkan penurunan pada kemampuan tubuh untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Akibatnya, tubuh berisiko tinggi terserang infeksi.

Sedangkan, neutrofilia yang terjadi pada seseorang menyebabkan respon inflamasi dan terjadinya infeksi. Kelainan pada neutrofil jenis ini umumnya menyebabkan gangguan radang serta infeksi. Pada kasus yang jarang, tumor padat dapat terjadi disebabkan oleh neutrofilia.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait gangguan ini, dokter dari Halodoc dapat membantu. Selain itu, kamu juga bisa melakukan pemeriksaan terkait gangguan pada neutrofil tersebut. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!

Baca juga: Alami Neutropenia, Ini Jenis Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Perbedaan Penyebab Neutropenia dan Neutrofilia

Kedua gangguan tersebut juga disebabkan oleh penyebab yang berbeda. Penyebab utama dari neutropenia adalah efek samping dari melakukan pengobatan kemoterapi untuk mengatasi kanker. Jenis pengobatan kanker lainnya juga menyebabkan kadar neutrofil pada tubuh menurun drastis.

Hal tersebut terjadi karena pengobatan tersebut harus menghancurkan sel-sel kanker, sehingga sel-sel pada tubuh yang sehat juga terkena dampaknya. Akibatnya sistem imun pada tubuh menurun dan membuat bakteri atau virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh dan menyebabkan infeksi.

Sedangkan, neutrofilia umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama infeksi piogenik. Neutrofil juga meningkat ketika peradangan akut terjadi. Maka dari itu, bagian dari sel darah putih tersebut meningkat setelah seseorang mengalami serangan jantung atau luka bakar.

Neutrofilia dapat disebabkan oleh leukemia myelogenous kronis yang menyebabkan sel-sel darah berkembang biak di luar kendali. Selain itu, seseorang dapat mengidap gangguan ini yang disebabkan oleh usus buntu dan splenektomi. Penyebab lainnya adalah defisiensi adhesi leukosit.

Baca juga: Dampak Kelebihan Sel Darah Putih dalam Tubuh

Cara Diagnosis Neutropenia dan Neutrofilia

Untuk mendiagnosis kedua gangguan tersebut, awalnya dokter melakukan wawancara. Setelah itu, kamu akan mendapatkan pemeriksaan fisik untuk memastikan gangguan tersebut. Beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan, yaitu:

  1. Complete Blood Count

Salah satu diagnosis yang dapat dilakukan untuk memastikan gangguan pada neutrofil adalah dilakukannya CBC atau pemeriksaan hitung darah lengkap. Hal ini dilakukan untuk mengetahui jumlah neutrofil di dalam darah. Tes ini dilakukan beberapa kali dengan melihat perubahan yang terjadi di setiap tes.

  1. Tes Antibodi

Dokter juga dapat melakukan tes antibodi. Hal ini dilakukan untuk melakukan tes pada sistem imun di tubuh kamu apakah terjadi kelainan atau tidak.

  1. Pemeriksaan Sumsum Tulang

Kamu mungkin juga akan mendapatkan pemeriksaan sumsum tulang, lokasi tempat diproduksinya sel darah putih. Tes ini akan mengetahui kondisi yang terjadi pada organ tersebut, sehingga jika terjadi gangguan dapat langsung mendapat tindakan.

Referensi:
Wikipedia.Diakses pada 2019.Neutrophilia
Medicinenet.Diakses pada 2019.Neutropenia Causes, Symptoms, Ranges, Levels, and Treatment