05 September 2018

Kista Ovarium Bisa Terjadi pada Usia Remaja?

kista pada remaja, kista ovarium, penyakit wanita

Halodoc, Jakarta - Dari sekian banyak penyakit, kista ovarium merupakan salah satu yang selalu menjadi momok bagi para wanita. Tidak hanya wanita dewasa, remaja pun ternyata bisa terserang kista. Apa sih penyebabnya?

Sebelum bicara mengenai penyebabnya, ada baiknya kamu mengenal dulu apa itu kista. Kista merupakan suatu struktur abnormal yang berbentuk seperti kantung yang bisa berisi cairan, gas, atau setengah padat. Ukurannya pun beragam. Ada yang sangat kecil hingga hanya bisa dilihat melalui mikroskop, ada juga yang berukuran sangat besar hingga membentuk benjolan. Kista bisa tumbuh di bagian tubuh mana pun, termasuk di ovarium.

Penyebab dan Faktor Pemicu Terjadinya Kista pada Remaja

Hingga saat ini, belum diketahui dengan jelas apa yang menjadi penyebab terjadinya kista pada remaja. Namun, beberapa penelitian mengungkapkan beberapa faktor yang kemungkinan besar menjadi pemicu munculnya kista.

1. Gangguan pada Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi sebenarnya berbeda bagi setiap wanita. Namun, siklus yang terlampau tidak teratur dapat menjadi salah satu pemicu timbulnya kista pada rahim.

2. Gagalnya Folikel Berovulasi

Pada wanita, folikel atau kantung telur setiap bulannya mengalami ovulasi. Apabila folikel yang telah melepaskan sel telur mengalami kegagalan dalam proses ovulasi, ia akan tumbuh menjadi kista.

3. Faktor Genetik

Faktor genetik atau keturunan juga dapat menjadi penyebab terjadinya kista pada remaja. Jika misalnya dari orang tua atau keluarga ada yang pernah terserang kista, kemungkinan seorang remaja untuk terkena kista menjadi lebih besar.

4. Pola Makan yang Kurang Sehat

Pernah dengar istilah “you are what you eat?” Ya, setiap penyakit yang yang muncul pada tubuh sedikit banyak tentu dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi. Pola makan yang kurang sehat, seperti banyak mengonsumsi makanan siap saji atau yang mengandung bahan kimia dan pengawet, juga bisa menjadi salah satu pemicu munculnya kista.

5. Kurang Konsumsi Makanan Berserat

Makanan yang banyak mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur amatlah baik untuk tubuh, karena mampu mengikat air dan melarutkan racun-racun dalam tubuh. Namun, sebagian besar remaja sepertinya lebih tertarik mengonsumsi makanan-makanan cepat saji atau yang sedang tren, ketimbang rutin mengonsumsi buah dan sayur. Itulah yang mungkin menjadi penyebab mengapa kista bisa terjadi pada usia remaja.

6. Malas Olahraga

Di era digital yang semakin canggih, banyak hal yang bisa dilakukan dengan mudah. Akibatnya, kondisi tersebut secara perlahan mendorong kita untuk malas bergerak dan memilih menghabiskan waktu luang di depan komputer atau gadget. Jika tidak diimbangi dengan olahraga rutin, risiko timbulnya berbagai penyakit akan semakin meningkat, tak terkecuali kista.

Bagaimana Gejalanya?

Saat ukurannya masih kecil, kista cenderung tidak menimbulkan gejala yang berarti. Barulah ketika sudah mulai membesar dan parah, beberapa gejala berikut biasanya akan muncul:

  1. Nyeri hebat di bagian bawah perut ketika dan setelah haid.
  2. Mual-mual.
  3. Sering buang air kecil.
  4. Gangguan buang air besar.
  5. Sakit pada bagian panggul.
  6. Sering pusing dan limbung.

Jika kamu ingin tahu lebih banyak tentang penyakit kista ovarium, kamu bisa tanyakan langsung pada dokter melalui fitur Chat atau Voice/Video Call pada aplikasi Halodoc. Jangan lupa juga download aplikasi Halodoc untuk mendapatkan kemudahan untuk memesan obat secara online.

Baca juga: