Kolesterol Naik Pasca Lebaran, Waspada 5 Penyakit Ini

Kolesterol Naik Pasca Lebaran, Waspada 5 Penyakit Ini

Halodoc, Jakarta – Momen berkumpul dengan keluarga saat lebaran rasanya kurang lengkap tanpa acara makan bersama. Makanan bersantan, gorengan atau menu berlemak mengundang selera. Namun, sebaiknya tidak ada salahnya untuk membatasi asupan makanan yang dikonsumsi ketika lebaran agar terhindar dari beberapa kondisi seperti kadar kolesterol yang naik.

Baca juga: Bahaya Pengidap Obesitas yang Alami Kolesterol Tinggi

Kenali Penyakit Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi adalah kondisi yang terjadi saat tingkat kolesterol dalam tubuh lebih tinggi daripada biasanya. Bagi orang dewasa, tingkat kolesterol total dalam tubuh yang disarankan adalah 200mg/dl atau kurang.

Saat kadar kolesterol cukup tinggi, endapan lemak menumpuk pada pembuluh darah. Akibatnya, endapan yang menumpuk menyebabkan darah sulit untuk mengalir melalui arteri. Kondisi ini menyebabkan pasokan oksigen menuju jantung terganggu dan berkurang.

Kolesterol tinggi menyebabkan aliran darah menuju otak terganggu. Ini yang memicu seseorang dengan kadar kolesterol tinggi dapat mengalami penyakit stroke. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami kolesterol tinggi dalam tubuhnya seperti gaya hidup yang kurang sehat, kurang berolahraga atau beraktivitas, kebiasaan merokok, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, dan memiliki kelebihan berat badan.

Waspada Penyakit yang Disebabkan Kolesterol Tinggi

Tidak ada salahnya untuk menjaga asupan makanan dengan memerhatikan nutrisi serta gizi dari makanan yang dikonsumsi agar terhindar dari beberapa penyakit yang disebabkan karena tingginya kadar kolesterol dalam darah, yaitu:

1. Penyakit Jantung Koroner

Dengan tingginya kadar kolesterol dalam tubuh, nyatanya risiko penyakit jantung koroner pun akan meningkat. Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah nyatanya dapat menumpuk pada bagian dinding pembuluh darah arteri. Penumpukan kolesterol atau plak dalam arteri menyebabkan arteri menjadi menyempit. Penyempitan arteri memperlambat aliran darah menuju jantung. Bahayanya, jika pembuluh darah tersumbat sepenuhnya dapat mengakibatkan serangan jantung.

2. Stroke

Penyakit ini terjadi akibat pasokan oksigen menuju otak berkurang. Oksigen dibawa dalam darah menuju otak. Kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan aliran darah menuju otak terganggu. Perhatikan gejala-gejala yang disebabkan oleh penyakit stroke seperti kehilangan kesadaran, kelelahan yang terus menerus, sakit kepala secara tiba-tiba, dan mati rasa pada satu sisi bagian tubuh.

3. Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi sangat berhubungan erat dengan penyakit kolesterol tinggi. Ketika arteri mengeras dan menyempit dengan plak kolesterol, nyatanya membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah tersebut. Akibatnya, tekanan darah menjadi tinggi.

4. Penyakit Arteri Perifer

Kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit arteri perifer. Kondisi ini merupakan gangguan kesehatan dimana arteri menyempit atau tersumbat. Ada beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh pengidap penyakit arteri perifer seperti nyeri yang terus menerus dan terjadi pada satu bagian saja atau kondisi kram.

5. Angina (Nyeri Dada)

Angina dapat disebabkan kurangnya aliran darah menuju otot jantung. Berkurangnya aliran darah akan memengaruhi pasokan oksigen menuju jantung. Otot jantung yang tidak mendapati pasokan oksigen yang cukup menyebabkan nyeri dada atau dikenal dengan angina.

Tidak ada salahnya untuk bertanya pada dokter mengenai asupan nutrisi yang baik dan pencegahan untuk kondisi kolesterol tinggi. Gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai nutrisi yang baik untuk jaga kesehatan kamu. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Baca juga: Alasan Kolesterol Tinggi Sebabkan Stroke