• Home
  • /
  • 4 Komplikasi Kesehatan saat Alami Kolesterol Tinggi

4 Komplikasi Kesehatan saat Alami Kolesterol Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
4 Komplikasi Kesehatan saat Alami Kolesterol Tinggi

Halodoc, Jakarta - Kolesterol adalah zat lilin yang ada dalam darah. Zat ini dibutuhkan oleh tubuh membangun sel-sel yang sehat. Jika kadarnya terlalu tinggi, bukannya menyehatkan, tetapi kolesterol meningkatkan risiko penyakit, salah satunya adalah penyakit jantung. Kadar kolesterol yang tinggi mengembangkan timbunan lemak dalam pembuluh darah. 

Endapan ini menyulitkan darah untuk mengalir ke arteri. Endapan juga sewaktu-waktu bisa pecah dan membentuk gumpalan yang bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke. Tetap waspada, sebaiknya ketahui berbagai komplikasi yang dapat timbul akibat kolesterol tinggi. 

Baca juga: Gemar Makan Steak, Awas Kolesterol Tinggi

Komplikasi dari Kolesterol Tinggi yang Perlu Diwaspadai

Melansir dari Mayo Clinic, kolesterol tinggi dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan, yaitu:

  • Timbulnya Aterosklerosis

Kolesterol tinggi menyebabkan penumpukan kolesterol berbahaya dan endapan lain di dinding arteri (aterosklerosis). Akibatnya, penumpukan dapat menghambat aliran darah menuju arteri. 

  • Nyeri Dada (Angina)

Tersumbatnya arteri yang memasok darah ke jantung (arteri koroner) terkena dapat memicu sakit dada (angina) dan gejala  penyakit arteri koroner lainnya.

  • Serangan Jantung

Ketika kolesterol yang menumpuk dalam aliran darah tiba-tiba robek atau pecah, gumpalan darah dapat terbentuk di area pecahnya endapan tersebut. Kondisi ini menghalangi aliran darah atau menyumbat arteri di hilir. Jika aliran darah ke bagian jantung berhenti, maka seseorang bisa mengalami serangan jantung.

  • Stroke

Mirip dengan serangan jantung, stroke terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke bagian otak.

Gejala Kolesterol Tinggi yang Wajib Diwaspadai

Kondisi kolesterol tinggi seringnya tidak menimbulkan gejala. Tes darah adalah satu-satunya cara untuk mendeteksinya. Apabila kamu memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, sebaiknya segera tanyakan kepada dokter apakah kamu harus menjalani tes kolesterol.

Anak-anak dan dewasa muda tanpa faktor risiko penyakit jantung biasanya diuji sekali antara usia 9 dan 11 tahun dan sekali lagi antara usia 17 dan 19 tahun. Pengujian ulang untuk orang dewasa tanpa faktor risiko penyakit jantung biasanya dilakukan setiap lima tahun.

Baca juga: Memasak dengan Rempah-Rempah Bantu Turunkan Kolesterol?

Jika hasil tes menunjukkan kadar kolesterol yang cukup tinggi, dokter akan menyarankan untuk sering menjalani tes. Tes darah untuk memeriksa kadar kolesterol umumnya disebut panel lipid atau profil lipid. Tes ini mengetahui total kadar kolesterol, kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein) dan HDL (high-density lipoprotein) serta kadar trigliserida, yakni sejenis lemak dalam darah. 

Cara untuk mendapatkan hasil paling akurat, puasa selama sembilan hingga 12 jam sebelum sampel darah diambil. Kalau kamu ingin mengecek kadar kolesterol, kamu dapat memesan pemeriksaannya melalui aplikasi Halodoc. Pilih fitur Get a Lab Checkup, lalu tentukan jenis dan waktu pemeriksaan. Tidak perlu repot keluar rumah, petugas lab akan datang sesuai waktu yang ditetapkan. 

Tips Mencegah Kolesterol Tinggi

Melansir dari Healthline, penyakit kolesterol tinggi yang diturunkan secara genetik mungkin tidak dapat dicegah. Namun, kamu dapat menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh seperti:

  • Konsumsi makanan bergizi yang rendah kolesterol dan tinggi serat;
  • Hindari konsumsi alkohol berlebihan;
  • Pertahankan berat badan yang sehat;
  • Berolahraga secara teratur;
  • Berhenti merokok atau tidak sama sekali.

Baca juga: Ini Cara Mengenali Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi

Kamu juga harus mengikuti saran dokter untuk skrining kolesterol rutin apabila punya riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi atau memiliki gejala penyakit jantung koroner dan memiliki berat badan yang berlebihan.

Referensi :
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. High cholesterol.
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About High Cholesterol.