Konsumsi Alkohol Memicu Munculnya Kantung Mata

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Konsumsi Alkohol Memicu Munculnya Kantung Mata

Halodoc, Jakarta - Kantung mata atau yang juga populer dengan sebutan “mata panda” kerap membuat kesal karena mengganggu penampilan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh perpindahan lemak ke kelopak mata, yang menumpuk, dan kemudian menyebabkan pembengkakan. Namun, benarkah munculnya kantung mata juga dipicu oleh kebiasaan mengonsumsi alkohol?

Jawabannya, iya. Meski bukan penyebab utama, kebiasaan buruk, seperti mengonsumsi alkohol berlebihan dapat memicu terbentuknya kantung di bagian bawah mata. Untuk itu, sebaiknya kurangi konsumsi alkohol, karena selain menyebabkan munculnya kantung mata, alkohol juga memicu berbagai masalah kesehatan lainnya.

Baca juga: 5 Tips Menghindari Mata Panda

Namun, jika kamu mengalami masalah kesehatan, jangan ragu untuk melakukan diskusi dengan dokter di aplikasi Halodoc. Diskusi dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call, kapan dan di mana saja. Jadi, pastikan kamu sudah download aplikasinya di ponselmu, ya.

Berbagai Hal yang Dapat Memicu Munculnya Kantung Mata

Selain alkohol, ada cukup banyak hal yang dapat memicu terbentuknya kantung mata. Faktor utamanya adalah usia. Semakin tua, kulit akan semakin mengendur, sehingga struktur jaringan dan otot yang menumpuk penutup mata pun melemah. Akibatnya, terbentuklah kantung mata. 

Baca juga: Lakukan Senam Wajah Ini untuk Cantik Alami

Sementara itu, faktor-faktor lain yang juga memicu munculnya kantung mata adalah: 

  • Makanan asin. Terlalu banyak mengonsumsi makanan asin atau tinggi garam dapat memicu peningkatan jumlah cairan. Hal ini kemudian dapat memengaruhi penyimpanan cairan pada mata, sehingga terbentuk kantung mata.

  • Kurang tidur. Hal ini menjadi penyebab yang paling sering dijumpai pada masalah kantung mata. Bahkan pada orang yang berusia muda pun, kantung mata bisa saja muncul setelah begadang semalaman tanpa tidur.

  • Alergi. Terbentuknya kantung mata juga bisa karena alergi pada mata. Ini ditandai dengan pembengkakan dan kemerahan pada mata. Jika hal ini terjadi, segera periksakan ke dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, kini kamu bisa langsung buat janji dengan dokter di rumah sakit melalui aplikasi Halodoc.

  • Genetik. Faktor yang satu ini memang sulit untuk diatasi. Jika banyak anggota keluarga yang memiliki kantung mata, kemungkinan itu juga akan menurun pada kamu.

Baca juga: 6 Cara untuk Mengatasi Mata Lelah

Cara Mudah Mengatasi Kantung Mata

Jika terasa mengganggu, kamu bisa mengatasi atau setidaknya mengurangi kantung mata dengan beberapa cara mudah ini:

  • Mengompres dengan air dingin secara berkala. 

  • Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari badan, dengan memberi bantal tambahan. Posisi kepala yang dinaikkan lebih tinggi dapat mencegah cairan mengumpul di area mata. Hal ini juga dapat mencegah sakit leher.

  • Tidur yang cukup, setidaknya 8 jam per hari. Hal ini akan mengurangi risiko kantung mata yang membesar sekaligus membuat kamu terhindar dari stres.

  • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung garam tinggi.

  • Atasi alergi. Jika memiliki alergi terhadap sabun atau produk kosmetik tertentu dan itu mempengaruhi kantung mata, kamu harus segera menghentikan penggunaannya dan berkonsultasi dengan dokter.

  • Menghapus riasan wajah sebelum tidur.

  • Selalu gunakan sunblock sebelum beraktivitas di luar ruangan. Sinar matahari dapat membuat kulit kendur, dan sunblock akan sangat berpengaruh untuk menangkal sinar matahari dari kulit. 

  • Terapi atau perawatan. Ada beberapa terapi yang dapat dicoba untuk mengatasi masalah kantung mata, seperti laser resurfacing, peeling, dan filler dengan bahan kimia. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Bags under Eyes.
WebMD. Diakses pada 2019. 11 Ways to Banish Your Bag under Your Eyes.