Lupa Minum Pil KB, Apa Risikonya?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Lupa Minum Pil KB, Apa Risikonya?

Halodoc, Jakarta –  Pil KB adalah salah satu jenis alat kontrasepsi yang berfungsi untuk mencegah kehamilan. Jenis kontrasepsi ini akan bekerja secara efisien apabila dikonsumsi secara rutin sesuai petunjuk. Namun, terdapat aturan yang cukup rumit bagi seseorang yang memilih pil KB. Seseorang diharuskan mengonsumsi pil KB dalam dalam waktu yang sama setiap hari selama jangka waktu yang telah ditentukan. Meski kelihatannya tidak begitu rumit, tak jarang sebagian orang lupa untuk mengonsumsinya. 

Baca Juga: Tips Memilih Kontrasepsi untuk Wanita

Lupa Minum Pil KB Berisiko Hamil

Perlu diketahui bahwa saat kamu lupa meminum pil KB, maka akan membuka peluang ovarium untuk menghasilkan telur yang dapat dibuahi jika ada sperma yang masuk. Nah, bisa dikatakan bahwa risiko terbesar lupa meminum pil KB adalah telur dapat dibuahi jika seseorang telah melakukan hubungan intim. Ini karena, pil KB hanya dapat bekerja efektif jika dikonsumsi secara teratur dengan jarak minum yang sama antara satu pil ke pil berikutnya. 

Dalam satu tahun, risiko hamil akibat lupa minum pil KB dapat berkisar 1-2 persen. Jadi, besar atau tidaknya risiko hamil tergantung pada jumlah pil yang  lupa diminum dan kapan lupa meminumnya. Saat kamu lupa meminum pil KB lebih dari 7 hari, tentunya tubuh akan kembali subur seperti semula. Sebab, cara kerja pil KB adalah mencegah ovarium melepaskan telur yang menuju ke rahim. 

Jika sistem reproduksi telah kembali normal, telur yang sebelumnya dicegah dapat lepas dan mencapai rahim. Kalau sudah terlanjur lupa, lantas apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara agar bisa mempertahankan siklus kesuburan dan hormonal berjalan sesuai kurun waktu yang diharapkan?

Baca Juga: Kenali Alat-Alat Kontrasepsi untuk Pria

Bagaimana Menangani Hal Ini?

Enggak usah panik, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan akibat lupa minum pil KB. Pertama, jika kemarin kamu terlanjur lupa mengonsumsi pil KB, segeralah minum begitu ingat. Nah, kalau sudah terlewat minum pil dua hari kemudian, minumlah dua pil segera setelah kamu mengingatnya. Kalau masih lupa untuk minum pil KB selama dua hari, minumlah dua pil saat mengingatnya dan 2 pil lagi keesokan harinya. 

Dengan cara tersebut, kamu  akan kembali pada jadwal seperti semula. Bagi orang yang punya banyak kesibukan, mungkin saja bisa lupa meminum pil lebih dari dua kali. Kalau sudah begini, lebih baik langsung bertanya ke dokter atau bidan tentang apa yang harus dilakukan. 

Biar enggak repot, tanya seputar kontrasepsi ke dokter di Halodoc aja. Tinggal klik Talk to A Doctor yang ada di aplikasi Halodoc biar lebih praktis menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play! 

Umumnya, dokter atau bidan akan menyarankan untuk minum satu pil setiap hari sampai satu minggu. Dokter mungkin juga menganjurkan untuk membuang satu pak dan mulai lagi dengan satu pak baru. Untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, kapanpun kamu lupa meminumnya, sebaiknya gunakan kontrasepsi lain sampai satu pak pil sudah habis.

Kalau kamu terlanjur lupa untuk minum 7 pil terakhir dalam 28 hari pak pil, risiko kehamilan  kemungkinan sangat kecil, karena pil jenis ini biasanya memiliki kandungan yang tidak aktif. Namun, ada juga jenis pil yang tidak memiliki pil plasebo. Nah, pil jenis itulah yang wajib minum secara teratur.

Baca Juga: Jangan Ketipu Hoax tentang Kontrasepsi, Ini Cara Mengetahuinya

Apabila mengalami keterlambatan menstruasi dan lupa minum satu atau lebih pil, segera lakukan pemeriksaan kehamilan. Terdapat banyak kasus ketika wanita tidak mengalami menstruasi saat mengonsumsi pil KB dosis rendah, meski sudah teratur mengonsumsinya. Sebenarnya, hal seperti ini normal terjadi dan tidak perlu dikhawatirkan.

*artikel ini pernah tayang di SKATA