Lupus Menyerang Otak, Ini Bahaya yang Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Lupus Menyerang Otak, Ini Bahaya yang Terjadi

Halodoc, Jakarta - Sistem imunitas adalah suatu perlindungan alami dari tubuh yang berguna untuk mengatasi penyakit-penyakit merugikan yang menyerang. Walau begitu, ternyata terdapat gangguan yang menyebabkan sistem imun pada tubuh kamu menjadi berbalik menyerang tubuh sendiri. Salah satu penyakit yang dapat terjadi adalah lupus

Gangguan tersebut dapat menyerang semua organ-organ penting pada tubuh, sehingga butuh penanganan dini. Otak juga termasuk salah satu organ yang dapat dipengaruhi oleh gangguan tersebut. Berikut bahaya yang terjadi jika lupus telah menyerang otak!

Baca juga: 4 Komplikasi Akibat Lupus yang Harus Diperhatikan

Bahaya dari Lupus ketika Menyerang Otak

Lupus adalah penyakit autoimun sistemik yang disebabkan kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ sendiri. Gangguan tersebut dapat menyebabkan peradangan sehingga beberapa sistem tubuh dapat terpengaruh, seperti persendian, kulit, ginjal, jantung, paru-paru, hingga otak.

Penyakit autoimun tersebut dapat menyebabkan bahaya jika telah menyerang otak dan bagian saraf lainnya, seperti sumsum tulang belakang. Kelainan ini disebut juga dengan Lupus erythematosus sistemik neuropsikiatrik (NPSLE). Kondisi tersebut dapat menyebabkan masalah pada pengidapnya.

NPSLE termasuk salah satu penyakit yang sulit untuk diatasi karena dapat menyebabkan gangguan yang serius dan belum dipahami secara keseluruhan. Selain itu, sangat sulit untuk melihat gejala yang timbul jika orang tersebut mengidap lupus karena ciri-ciri yang timbul terlalu umum.

Walau begitu, penyakit ini lama-kelamaan akan menyebabkan gangguan yang lebih parah. Maka dari itu, kamu harus tahu dampak buruk yang dapat terjadi ketika seseorang mengidap lupus. Berikut adalah beberapa bahaya yang mungkin saja terjadi:

  1. Sakit Kepala yang Persisten

Salah satu bahaya yang dapat terjadi ketika seseorang mengalami lupus adalah sakit kepala yang terbilang persisten. Awalnya memang hanya terasa seperti sakit kepala biasa yang seiring waktu menjadi lebih parah. Ketika terjadi, seseorang yang mengidapnya akan mengalami gangguan pada aktivitas.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait lupus yang terjadi di otak, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan. Selain itu, kamu juga dapat memesan pemeriksaan fisik secara online di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc.

Baca juga: Waspada, Penyakit Lupus Dapat Sebabkan Perikarditis

  1. Hilang Ingatan

Pengidap lupus yang menyerang otak mungkin saja mengalami kehilangan ingatan. Umumnya, hal ini akan sulit untuk didiagnosis pada seseorang yang lebih tua karena mungkin saja karena faktor usia sehingga pikun dapat terjadi. Hal ini mungkin saja terjadi karena terdapat gumpalan darah yang sangat kecil pada otak.

  1. Perubahan Suasana Hati Tiba-Tiba

Gangguan yang dapat terjadi pada seorang pengidap lupus di otak adalah mengalami perubahan suasana hati secara tiba-tiba. Dokter yang mengenal baik orang yang dirawatnya akan melihat perubahan yang terjadi, seperti pada suasana hati. Pengidapnya mungkin mengalami depresi, pengambilan keputusan yang tidak biasa, hingga sulit untuk merasakan kesenangan.

Walau begitu, hal ini harus tetap ditafsirkan dengan tes darah yang objektif, seperti penurunan komplemen dan peningkatan pada double-stranded DNA (dsDNA) yang berkaitan dengan lupus. Umumnya, keluarga juga akan melihat perubahan tingkah laku yang secara tiba-tiba dan mungkin berkaitan dengan gangguan sistem imun tersebut.

  1. Gangguan pada Saraf Tulang Belakang

Kelainan yang terbilang jarang terjadi pada pengidap lupus adalah gangguan pada saraf tulang belakang. Gejala yang dapat timbul adalah kelemahan dan kehilangan perasaan sakit yang umumnya pada kedua kaki, punggung, hingga panggul. Walau begitu, hal ini perlu pengamatan yang cermat.

Baca juga: Ini Jenis-Jenis Lupus yang Perlu Diketahui

Itulah beberapa bahaya yang dapat terjadi ketika seseorang mengidap lupus di otak. Maka dari itu, jika kamu mengalami gejala-gejala awal, seperti sakit kepala yang kerap kambuh, ada baiknya untuk memeriksakan diri. Dengan begitu, pencegahan awal dapat dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang parah.

Referensi:
HSS.edu. Diakses pada 2019. Neuropsychiatric SLE: Lupus and the Brain
Lupus UK. Diakses pada 2019. Lupus and the Brain