Maag Kambuh Saat Puasa, Begini Cara Mengatasinya

Maag Kambuh Saat Puasa, Begini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Tak terasa, bulan Ramadan sudah tinggal hitungan hari. Artinya, kamu akan menjalani ibadah puasa selama kurang lebih 30 hari lamanya. Bukan tidak mungkin akan terjadi segala perubahan kebiasaan, termasuk kebiasaan tidur dan pola makan serta gaya hidup. Puasa memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, namun bagaimana dengan mereka yang memiliki maag?

Wajar adanya jika maag kambuh saat puasa, karena perut tidak terisi oleh makanan maupun minuman hingga lebih dari 12 jam. Hal ini memicu kenaikan asam lambung, salah satu penyebab utama terjadinya penyakit maag. Jika tidak lagi bisa ditahan, mau tidak mau kamu harus membatalkan puasa karena rasa mual yang sangat mengganggu.

Baca juga: Idap Maag Kronis, Bolehkah Berpuasa?

Pastinya, kamu tidak ingin puasa lebih banyak batal karena hal ini bukan? Nah, supaya tidak terjadi, ikuti cara mudah berikut ini yuk!

  • Jangan Menunda Buka Puasa

Terkadang, aktivitas kamu yang pada membuat kamu tidak sempat berbuka tepat pada waktunya. Namun, pengidap maag harus tahu, bahwa tidak menyegerakan berbuka akan membiarkan perut kosong lebih lama lagi, dan ini membuat maag yang kamu alami semakin buruk. Jadi, di mana saja kamu berada, selalu berbuka puasa tepat pada waktunya. Bawa air mineral dan sedikit makanan ringan untuk berjaga-jaga, siapa tahu kamu sedang dalam perjalanan ketika waktu buka puasa tiba.

  • Makan Sahur Itu Wajib

Anjuran paling utama untuk pengidap maag adalah makan tepat pada waktunya. Ketika kamu sedang berpuasa, maka tidak boleh melewatkan waktu makan sahur, karena di waktu ini pula kamu harus mengonsumsi obat supaya tidak mengalami maag kambuh saat puasa. Waktu krusial kambuhnya maag antara pukul 10 hingga 14.00 atau ketika jam makan siang tiba.

Baca juga: Cegah Kambuh, Ini Tips Puasa Bagi Pengidap Maag

  • Jangan Dekati Pemicunya

Tergiur dengan makanan dan minuman yang terasa enak dipandang? Hati-hati, karena belum tentu semuanya enak dikonsumsi, terlebih jika kamu memiliki riwayat penyakit maag. Saat sahur dan berbuka, jangan sampai kamu mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas, asam, dan berlemak. Hindari juga minuman seperti kopi dan soda karena memicu meningkatnya asam lambung dan membuat dehidrasi. Pun, kamu tidak boleh terlalu stres bekerja ketika sedang berpuasa. 

  • Pilih Makanan dan Minuman yang Aman untuk Menu Sahur dan Berbuka

Puasa membuat waktu makan kamu mengalami perubahan. Jika awalnya kamu makan 3 kali dalam sehari, saat berpuasa kamu hanya makan sebanyak 2 kali. Jika pencernaan kamu tidak siap, maag kambuh saat puasa bukan lagi menjadi hal yang tidak mungkin terjadi.

Oleh karena itu, kamu harus memilih menu yang tepat untuk makan sahur. Perbanyak konsumsi makanan berserat, karena ini akan membuat kamu kenyang lebih lama, sehingga kamu tidak merasa lapar saat sedang berpuasa dan maag bisa dihindari. Jangan makan mie instan dan pasta baik saat sahur maupun berbuka, karena memicu terjadinya pengikisan dinding lambung.

Baca juga: Pengidap Maag Boleh Puasa, Jalani dengan 12 Tips Ini

Tidak ada larangan puasa untuk pengidap maag. Hanya saja, diperlukan aturan yang aman agar tidak terjadi maag kambuh yang mengganggu kenyamanan dan kelancaran puasa. Jika kamu membutuhkan saran dari dokter terkait sakit maag dan puasa, kamu bisa langsung menggunakan aplikasi Halodoc dan bertanya pada dokter. Download dahulu aplikasi Halodoc ini di ponsel kamu, ya! Yuk, sambut puasa dengan tubuh sehat tanpa maag!