11 April 2018

Manfaat Anak Bawa Bekal ke Sekolah

Manfaat Anak Bawa Bekal ke Sekolah

Halodoc, Jakarta – Ada banyak hal menyenangkan di sekolah. Mulai dari bertemu guru, bermain dengan teman, hingga banyaknya jajanan khas sekolah. Sayangnya, enggak semua jajanan di sekolah itu menyehatkan. Bahkan, tidak jarang jajanan yang dijual terkontaminasi mikroorganisme dan menyebabkan diare. Untuk mencegahnya, para ibu dianjurkan untuk membawakan Si Kecil bekal ke sekolah. Sebab selain menyehatkan, membawakan Si Kecil bekal ke sekolah juga punya banyak manfaat. Apa saja manfaat bekal sekolah? (Baca juga: Tips Atasi Anak yang Lebih Suka Jajan daripada Makan di Rumah)

1. Jaminan Nutrisi untuk Si Kecil

Seiring masa tumbuh kembangnya, ibu perlu memenuhi kebutuhan gizinya seperti protein, vitamin A, vitamin C, zat besi, dan kalsium. Salah satu caranya dengan menyediakan bekal sehat. Sebab, sebuah studi melaporkan bahwa anak yang terbiasa menerima makan siang yang sehat cenderung memiliki asupan gizi yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak. Itu sebabnya ibu perlu memerhatikan apa yang dimakan oleh Si Kecil, termasuk dengan menyediakan bekal makanan sehat. Agar zat gizi Si Kecil terpenuhi, ibu bisa mengkreasikan bekal makanan Si Kecil dengan mengombinasikan makanan bersumber karbohidrat (seperti nasi, mi, roti gandum, dan pasta), makanan bersumber protein (daging, telur, ikan, ayam, dan kacang-kacangan), sayur, buah, dan air minum.

(Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Memasak yang Tidak Sehat)

2. Meningkatkan Perfoma Si Kecil

Di fase tumbuh kembangnya, Si Kecil cenderung aktif. Itu sebabnya Si Kecil membutuhkan asupan makanan yang sehat dan energi yang cukup untuk bisa beraktivitas. Dengan membawakan bekal inilah Si Kecil bisa mendapatkan energi yang cukup untuk beraktivitas dan meminimalisir kemungkinan Si Kecil jajan makanan yang kurang sehat di luar sekolah. Bahkan dengan makan bekal yang sehat, Si Kecil bisa lebih berkonsentrasi dan memiliki performa yang lebih baik di sekolah. Ini dibuktikan oleh sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of School Health tahun 2008. Studi tersebut melaporkan bahwa anak sekolah yang makan sayur, buah, protein, dan sedikit kalori dari lemak memiliki performa yang lebih baik dalam tes aksara dibanding dengan anak yang memiliki asupan lemak dan garam yang tinggi.  

Tips Membawakan Bekal Si Kecil

Agar bekal yang ibu siapkan lebih menarik, ada beberapa tips yang perlu ibu perhatikan. Apa saja?

  • Perhatikan komposisi gizi. Setidaknya, bekal Si Kecil perlu berisi karbohidrat, protein, lemak, dan sayuran.
  • Pisahkan bekal yang berkuah agar tidak tumpah atau tercampur dengan makanan lainnya.
  • Jangan lupa beri tambahan buah. Pilih buah yang mudah dibawa dan dimakan seperti pisang, jeruk, apel, anggur, dan pir.
  • Kreasikan makanan menjadi bentuk yang lucu. Jika memungkinkan, ibu bisa mengkreasikannya sesuai tokoh kartun yang Si Kecil sukai.
  • Makanan yang baru matang sebaiknya didinginkan terlebih dahulu. Sebab, makanan panas yang langsung dimasukkan ke dalam wadah tertutup bisa menghasilkan uap dan menjadikan makanan cepat basi.
  • Kurangi makanan yang digoreng. Jika tetap ingin membawakan bekal makanan yang digoreng, ibu bisa menggorengnya dengan minyak sehat, seperti minyak kelapa atau mentega. Jangan lupa untuk meniriskan minyak terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam wadah bekal.

Selama Si Kecil berada di fase pertumbuhan dan perkembangan, jangan lupa untuk perhatikan kondisi kesehatan Si Kecil ya, bu. Jika Si Kecil sakit, sekarang ibu enggak perlu lagi repot ke luar rumah untuk membelikan Si Kecil obat/vitamin. Ibu bisa memanfaatkan fitur Pharmacy Delivery atau Apotik Antar di aplikasi Halodoc. Ibu hanya tinggal pesan obat/vitamin yang dibutuhkan Si Kecil melalui aplikasi Halodoc dan pesanan ibu akan diantar dalam satu jam. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (Baca juga: 8 Bekal Kecerdasan untuk Kesuksesan Anak)