29 March 2019

Mau Terhindar dari Asam Urat? Begini Tips Simpelnya

Mau Terhindar dari Asam Urat? Begini Tips Simpelnya

Halodoc, Jakarta - Asam urat adalah kondisi yang menyebabkan gejala nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, serta adanya rasa panas di area persendian. Asam urat terjadi saat kadar purin dalam darah terlalu tinggi dan kemudian menyebabkan gejala. Saat purin dalam tubuh semakin banyak, berarti asam urat semakin banyak diproduksi tubuh.

Biasanya purin yang berlebih dibersihkan oleh ginjal dan dibuang dari dalam tubuh bersama dengan urine. Namun, jika kadar uric acid bisa menumpuk maka ginjal tidak efektif membuang asam.

Kelebihan kadar purin ini kemudian mengalir dalam darah dan mengubah asam urat menjadi kristal. Semakin lama, kristal menumpuk di sekitar persendian dan jaringan lunak tubuh lainnya. Alhasil, sendi dan otot akan terasa linu serta nyeri.

Penyakit asam urat umum terjadi pada orang dewasa yang berusia 40 hingga 50 tahun.  Tetapi, gaya hidup yang kurang sehat bisa dialami oleh orang yang usianya baru menginjak usia 20-an. Meski penyakit asam urat ini dapat menjadi penyakit kronis, kondisi ini bisa disembuhkan dan dicegah agar tidak kambuh. Nah, ini tips untuk mencegah asam urat:

  • Membatasi Makanan yang Mengandung Purin

Kadar purin yang berlebih adalah penyebab asam urat. Nah, kamu bisa menukar makanan yang kaya purin dalam daging atau sayur dengan makanan rendah purin atau yang kadar purinnya sedikit. Beberapa makanan kaya purin antara lain sapi, kambing, ayam, kerang, kepiting, udang, lobster, kembang kol, bayam, kacang-kacangan dan jamur. Sementara makanan yang disarankan untuk pengidap asam urat antara lain telur, roti, buah-buahan, cokelat, sereal, dan masih banyak lagi.

Baca Juga: Bukan Cuma Orangtua, Anak Muda Juga Bisa Terserang Asam Urat

  • Minum Banyak Air

Selain air putih, minuman yang disarankan adalah minuman yang diionisasi atau yang mengandung mineral. Kamu dapat minum delapan hingga 12 gelas sehari. Selain itu, kamu wajib mengurangi konsumsi air alkali dan jangan minum air berbaking soda, karena dua jenis minuman ini mengandung banyak garam yang berbahaya bagi pengidap asam urat.

  • Rajin Konsumsi Ceri, Seledri, dan Stroberi

Tiga jenis makanan ini disinyalir mengandung komponen yang efektif memerangi asam urat. Ketiganya mengandung antioksidan lengkap dan senyawa lain seperti asam fenolik dan quercetin khususnya dalam seledri yang melindungi persendian dari peradangan. Selain itu, biji seledri memiliki potensi untuk mengurangi penumpukan asam urat.

  • Menghentikan Konsumsi Alkohol

Alkohol dan makanan tinggi gula lainnya bisa menjadi penyebab asam urat. Nah, agar gejala tidak kambuh, menghindari dua hal ini sangat penting. Sebaliknya, konsumsi air putih atau serta makan buah-buahan yang segar tanpa tambahan gula.

  • Menurunkan Berat Badan

Apabila kamu termasuk kelebihan berat, sebaiknya turunkan berat badan. Penurunan berat badan adalah hal penting dalam pencegahan asam urat, meski yang paling sulit untuk dilakukan. Berat badan yang terkontrol mencegah penambahan beban pada persendian.

  • Minum Susu dan Jus Jeruk

Susu terbukti mampu menurunkan kadar asam urat. Jika kamu potensial mengidap asam urat, risikonya dapat diturunkan bila minum segelas susu setiap hari. Satu gelas susu menurunkan asam urat hingga 0,25 mg/dL, demikian pula dengan jus jeruk, walau susu lebih ampuh mencegah asam urat.

  • Olahraga Rutin.

Menjaga tubuh tetap aktif dengan olahraga menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Selain itu, berat badan juga lebih ideal sehingga risiko terkena encok di kemudian hari juga bisa menurun. Pilih olahraga yang sesuai dengan kondisi dan buat jadwal olahraga supaya kamu tetap disiplin.

Baca Juga: Ini Bedanya Rematik dan Asam Urat

Kalau masih ada pertanyaan lain seputar gaya hidup sehat bagi pengidap asam urat, kamu bisa berbicara dengan dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download  aplikasi Halodoc  di App Store atau Google Play sekarang juga!