10 January 2019

Mau Terhindar dari Bronkitis? Ini 5 Cara Mencegahnya

Mau Terhindar dari Bronkitis? Ini 5 Cara Mencegahnya

Halodoc, Jakarta – Bronkitis adalah peradangan pada bronkus, yakni bagian yang berfungsi membawa udara dari dan ke paru - paru. Pengidap biasanya mengalami batuk selama 1 minggu atau lebih. Jika dibiarkan tanpa penanganan, bronkitis menyebabkan komplikasi berupa peradangan pada satu atau kedua kantung paru - paru (pneumonia). Gejalanya berupa nyeri saat batuk dan napas, badan terasa lelah, penurunan kesadaran (linglung), mual, muntah, dan diare.

Terdapat Dua Jenis Bronkitis

Ada dua jenis penyakit ini, yaitu bronkitis kronis dan bronkitis akut. Hal yang membedakan adalah durasi penyakit dan siapa yang rentan mengalaminya. Bronkitis akut rentan terjadi pada anak berusia 5 tahun dan berlangsung 7 - 10 hari. Sedangkan, bronkitis kronis banyak terjadi pada orang berusia 40 tahun ke atas dan berlangsung  sekitar 2 bulan.

Baca Juga: Mirip Meriang, Ini 5 Gejala Bronkitis yang Jangan Diabaikan

Gejala umum bronkitis antara lain batuk, badan lemas, demam, sesak napas, sakit tenggorokan, sakit kepala, hidung tersumbat, dan badan terasa pegal. Penyebabnya adalah virus yang rentan menular melalui percikan air ludah (droplet), baik saat bersin maupun batuk.

Setelah memasuki tubuh, virus menyerang sel - sel saluran bronkus dan menimbulkan peradangan. Faktor yang meningkatkan risiko bronkitis yaitu kebiasaan merokok, tidak mendapatkan vaksin influenza, sering terpapar zat berbahaya, sistem imun lemah, dan mengidap penyakit refluks asam lambung (gastroesophageal reflux disease/GERD).

Pencegahan Bronkitis

Berikut upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah bronkitis:

1. Rutin Cuci Tangan

Cuci tangan pakai sabun mencegah masuknya bakteri dan virus ke dalam tubuh, termasuk virus penyebab bronkitis. Lakukan kebiasaan ini sebelum dan sesudah makan, saat menyiapkan makanan, sebelum menyentuh wajah (termasuk saat membersihkan wajah dan menggunakan makeup), setelah menyentuh hewan, setelah mengunjungi orang sakit, dan setelah dari toilet.

2. Berhenti Merokok

Zat kimia dalam rokok berpotensi menimbulkan kerusakan permanen pada rambut silia (bulu halus dalam paru-paru) dan lapisan dinding bronkus. Akibatnya, kotoran yang masuk dalam paru - paru tidak bisa dibuang dan menumpuk dalam paru - paru sehingga menginfeksi saluran pernapasan. Maka itu, kamu dianjurkan untuk berhenti merokok guna menjaga kesehatan diri dan orang lain di sekitar.

3. Terapkan Pola Makan Sehat

Salah satu upaya mencegah bronkitis dengan meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya dengan mengonsumsi makanan sehat. Semakin baik daya tahan tubuh, semakin optimal tubuh dalam melawan virus penyebabnya.

4. Hindari Penyebab Alergi

Bronkitis bisa disebabkan oleh zat alergen, seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, jamur, dan lainnya. Sehingga cara mencegah bronkitis adalah dengan menghindari penyebab alergi. Jiba tiba – tiba badan terasa dingin, segera istirahat.

5. Gunakan Masker

Penggunaan masker bisa meminimalkan penularan bronkitis. Gunakan masker saat bepergian atau saat mengunjungi orang sakit karena virus penyebab bronkitis mudah menular.

Baca Juga: Menghirup Asap Rokok di Tempat Umum Tingkatkan Risiko Bronkitis

Kalau kamu mengalami gejala serupa bronkitis, tanya dokter Halodoc tentang cara penanganan yang tepat. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!