05 October 2018

Mirip Meriang, Ini 5 Gejala Bronkitis yang Jangan Diabaikan

Mirip Meriang, Ini 5 Gejala Bronkitis yang Jangan Diabaikan

Halodoc, Jakarta - Penyakit yang menyerang paru-paru ini sering dikira meriang biasa, karena salah satu gejalanya adalah demam yang disertai rasa menggigil. Bronkitis merupakan infeksi umum yang disebabkan oleh adanya peradangan dan iritasi pada bronkus, atau saluran udara utama paru-paru. Mendeteksi dini penyakit ini dengan memperhatikan gejala-gejala yang terjadi, akan membantu untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah.

Seperti jenis infeksi lainnya, bronkitis juga dapat memburuk jika tidak segera ditangani. Bronkitis terjadi karena saluran udara dalam paru-paru yang seharusnya memproduksi lendir untuk menjebak debu dan kuman yang masuk ke dalam tubuh, terganggu. Hal itu kemudian membuat produksi lendir menjadi berkurang, sehingga membuat saluran udara dan lapisan dalam bronkus meradang dan bengkak.

Bronkitis ada 2 jenis, yaitu bronkitis akut dan kronis. Bronkitis akut disebabkan oleh bakteri atau virus, dan bisa terjadi pada berbagai kalangan usia. Sementara bronkitis kronis merupakan bronkitis yang biasa disebabkan oleh kebiasaan merokok atau terpapar asap rokok berlebihan. Kedua jenis bronkitis tersebut sama-sama berbahaya dan pada stadium akhir dapat mengancam jiwa.

Selain demam dan meriang, pengidap bronkitis biasanya akan mengalami beberapa gejala berikut:

1. Batuk Kering Berkepanjangan

Gejala utama dari penyakit bronkitis adalah batuk kering yang terjadi dalam waktu yang cukup lama, lebih dari 3 minggu. Pada bronkitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri, batuk kering yang terjadi juga dapat berubah menjadi batuk produktif (batuk berdahak). Oleh karena itu, jika kamu mengalami batuk yang tak kunjung sembuh setelah lebih dari 2 minggu, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan ahli medis untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan lainnya, seperti bronkitis misalnya.

2. Mengeluarkan Dahak Berwarna Kuning

Dahak adalah mukus atau lendir yang keluar saat batuk, yang biasanya berwarna putih bercampur bening. Pada pengidap bronkitis yang mengalami batuk berdahak, dahak yang dikeluarkan biasanya akan berwarna kekuningan.

3. Sesak Napas

Selain batuk yang terus-menerus, pengidap bronkitis juga biasanya mengalami sesak napas (mengi). Itulah mengapa penyakit ini juga sering disalahartikan sebagai penyakit asma. Pada anak-anak, gejala sesak napas yang dialami dapat terlihat dari adanya suara aneh yang dikeluarkan ketika menarik napas, dan akan terdengar lebih nyaring ketika tidur.

4. Nyeri pada Bawah Tulang Dada

Tidak hanya sesak, pengidap bronkitis juga akan merasakan sakit di bagian bawah tulang dada, terutama setiap kali menarik napas. Pada kasus yang sudah parah, rasa nyeri dapat menyebar ke seluruh bagian tubuh, hingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

5. Mudah Lelah

Untuk menarik napas saja, pengidap bronkitis akan mengalami 2 masalah, yaitu sesak dan nyeri di bawah tulang dada, seperti telah dijelaskan tadi. Kondisi tersebut tentu akan membuat mereka mudah lelah ketika melakukan beragam aktivitas. Belum lagi jika gejala disertai demam dan menggigil, pengidap bronkitis akan selalu merasa lemas dan sulit melakukan aktivitas berat.

Itulah sedikit penjelasan mengenai gejala-gejala penyakit bronkitis yang perlu diketahui. Jika kamu mengalami gejala-gejala tersebut, jangan diabaikan ya. Gunakan fitur Contact Doctor pada aplikasi Halodoc untuk berdiskusi langsung dengan dokter seputar masalah kesehatanmu, melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat secara online, kapan saja dan di mana saja, hanya dengan men-download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Google Play Store.

Baca juga: