Memakai Odol Dapat Sembuhkan Luka Bakar, Mitos atau Fakta?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
menyembuhkan luka bakar

Halodoc, Jakarta - Mitos salah yang sudah sangat terkenal dan hampir semua orang mempraktekkannya adalah menyembuhkan luka bakar dengan odol. Tahukah kamu kalau cara ini justru membuat luka kamu menjadi semakin parah?

Luka bakar tentu akan membuat bekas pada kulit kamu dan akan susah untuk menghilangkannya, karena membutuhkan waktu yang lama. Saat terkena luka bakar, kulit akan melepuh hingga ke lapisan kulit yang terdalam, sehingga sel-sel yang biasanya bertugas untuk menyembuhkan luka akan ikut rusak. Kondisi ini mengakibatkan luka akan membekas dan sulit untuk hilang.

Baca juga: 3 Pertolongan Pertama Luka Bakar yang Ternyata Salah

Memakai Odol Dapat Sembuhkan Luka Bakar, Benarkah?

Seseorang yang mengolesi odol pada luka bakar akan membuat luka semakin parah. Karena sifat odol yang cenderung lengket akan membuat bakteri berkembang dengan lebih mudah, dan penyembuhan luka pun akan semakin sulit untuk dilakukan. Odol memiliki kandungan pembersih kotoran pada gigi, seperti calcium carbonate, potassium citrate, atau zat pemutih gigi yang berbahaya jika di oleskan pada luka bakar. Jika kandungan-kandungan ini digunakan selain pada gigi, akan menyebabkan iritasi dan memperparah kondisi kulit yang terbakar.

Bagaimana Cara yang Baik untuk Menyembuhkan Luka Bakar?

Kamu bisa membersihkan luka bakar dengan air dingin mengalir, sehingga luka bakar tidak menyebar pada area kulit lain. Kemudian, kompres luka bakar setelah dibersihkan, berikan antibiotik kalau diperlukan. Dengan begini bakteri tidak akan mudah menyebar dan membuat luka menjadi semakin parah. Luka bakar yang ditangani dengan benar akan sembuh lebih cepat, meskipun luka akan membekas dalam waktu yang lama.

Baca juga: Anak Terkena Luka Bakar? Obati dengan Cara Ini

Jangan Salah Kaprah, Ini Hal yang Harus Dihindari Ketika Luka Bakar

Mengoleskan odol pada luka bakar merupakan hal yang salah, karena akan membuat kulit iritasi dan meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Selain odol, ada beberapa mitos yang salah pada penanganan luka bakar, yaitu:

  • Jangan oleskan minyak kelapa, minyak zaitun, atau minyak goreng. Karena minyak dapat menahan panas dan membuat kulit akan terus terbakar.

  • Ketika luka bakar telah melepuh dan menggelembung, jangan dipecahkan! Karena hal itu bisa menyebabkan infeksi.

  • Jangan meletakkan es langsung ke atas luka bakar, karena hal ini bisa memperparah kulit yang luka.

  • Jangan mengoleskan putih telur pada luka bakar, karena bisa menyebabkan infeksi bakteri dan reaksi alergi.

  • Hindari paparan sinar matahari, karena kulit yang mengalami luka bakar akan sangat peka terhadap sinar matahari.

  • Jangan mengoleskan mentega atau margarin ke luka bakar, karena dapat menimbulkan infeksi.

Itulah beberapa hal yang kamu harus hindari jika terjadi luka bakar ringan. Namun, jika luka bakar terjadi dengan sangat parah pada badan sampai melengketkan pakaian kamu pada tubuh, jangan coba-coba untuk melepaskan pakaian ini. Pada kondisi ini, kamu harus segera mencari pertolongan medis terdekat.

Baca juga: 2 Bahan Alami yang Dapat Mengobati Luka Bakar

Kamu ingin tahu tips-tips kesehatan lainnya? Kamu bisa mendapatkan lebih banyak tips kesehatan lainnya dari aplikasi Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli terkait dengan masalah kesehatan kamu via Chat atau Voice/Video Call. Dengan aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera di Google Play atau App Store!