Memang Menggemaskan tapi Jangan Asal Sentuh dan Cium Bayi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Memang Menggemaskan tapi Jangan Asal Sentuh dan Cium Bayi

Halodoc, Jakarta – Tidak ada yang bisa menahan diri untuk mencium dan mengelus bayi yang baru lahir. Pastinya sangat menggemaskan, tetapi rasa gemasmu itu bisa menempatkan bayi pada risiko kesehatan. 

Faktanya, menyentuh dan mencium bayi yang sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna bisa meningkatkan risiko tertular virus meningitis, herpes simplex, dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya. Ingin tahu lebih lanjut mengenai hal ini, baca artikel ini.

Bahaya Tersembunyi dari Rasa Gemas pada Bayi

Dilansir dari laman The Healthy, sebuah kisah menyedihkan datang dari seorang bayi berusia 18 hari yang meninggal setelah tertular virus meningitis. Awalnya dilahirkan bayi ini sangat sehat, tetapi kondisinya mendadak nge-drop dan setelah diperiksa tim dokter ternyata mengidap virus herpes simplex. 

Padahal, orang tuanya dicek tidak mengidap virus ini, besar kemungkinan si bayi mendapatkannya dari paparan orang luar. Biasanya, virus ini tidak membahayakan nyawa orang dewasa, tetapi bisa menjadi serius dan mematikan pada bayi.

Itulah alasannya kenapa orang tua dilarang membiarkan orang-orang mencium dan menyentuh bayinya. Dan sebagai orang luar juga, kita harus menahan diri untuk tidak menyentuh bayi yang baru lahir. 

Baca juga: Pahami 5 Etika Menjenguk Bayi yang Baru Lahir

Ini bukan sekadar ketakutan tanpa alasan, menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh NSW Health, anak-anak berada pada peningkatan risiko terkena penyakit menular tertinggi. Ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang dengan baik. Bayi dalam kondisi sakit atau dengan kelahiran prematur lebih tinggi tertular penyakit. 

Karenanya, orang tua perlu membatasi kontak bayi dengan orang luar ataupun orang asing setelah beberapa minggu meninggalkan rumah sakit. Pun, kalau ada yang datang berkunjung ke rumah, pastikan pengunjung mencuci tangan dengan air hangat dan sabun sebelum menyentuh bayi. 

Pastikan juga orang tua tidak menerima kunjungan teman ataupun kerabat yang sedang sakit. Hindari juga membawa bayi ke tempat ramai yang memiliki AC, seperti pusat perbelanjaan, stasiun, ataupun tempat-tempat umum yang sirkulasi udaranya tertahan.

Risiko yang Bisa Diperoleh Bayi dari Sentuhan dan Ciuman

Berikut ini beberapa kondisi yang bisa dipicu karena ciuman dan sentuhan:

  1. Herpes Oral

Tadi sudah dijelaskan sebelumnya kalau bayi rentan mengalami herpes oral. Ini disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 1 (HSV 1) dan dimulai sebagai lepuh kecil di sekitar bibir atau mulut. Dari area tersebut, penyakit ini bisa menyebar ke area wajah yang lebih luas, seperti hidung, pipi, dan dagu. Masalahnya tidak berhenti di situ, ketika virus masuk ke dalam tubuh, virus itu akan bertahan seumur hidup. 

  1. Penyakit Pernafasan akibat Paparan RSV (Respiratory Syncytial Virus)

RSV mengarah ke suatu kondisi di mana paru-paru bayi terinfeksi yang membuat bayi sulit bernapas. 

Baca juga: Tahapan Penting Tumbuh Kembang Bayi di Tahun Pertama

  1. Alergi 

Banyak anak-anak dan orang dewasa mengalami alergi yang disebabkan oleh beberapa atau makanan lainnya. Orang luar biasanya tidak begitu paham kalau bayi perlu terbebas dari  makanan yang bisa menimbulkan alergi.

Bahkan ketika seseorang datang berkunjung menggunakan produk makeup tertentu, mereka tidak tahu kalau ada gluten dalam lipstiknya. Gluten dapat menyebabkan respons autoimun dalam tubuh yang bisa menempatkan anak pada risiko kesehatan. 

Sama halnya juga dengan paraben, formaldehyde, warna buatan dan banyak lagi. Ini dianggap sebagai pengganggu endokrin dan bahkan telah ditemukan dikaitkan dengan risiko kanker. Karena itu, disarankan agar orang yang menggunakan produk seperti itu menghindari mencium bayi. Dengan cara ini, orang tua dapat melindungi bayi dari paparan kosmetik yang mengandung bahan kimia beracun tersebut.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai hal ini bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:
Parenting Firstcry. Diakses pada 2019. Kissing a Baby- Is it a Harmful for Your Child?
Essential Baby. Diakses pada 2019. Why you should never let people kiss your baby?
The Healthy. Diakses pada 2019. The Scary Reason You Should Never Let Anyone Kiss Your Baby.