• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal 5 Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi Tubuh
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal 5 Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi Tubuh

Mengenal 5 Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi Tubuh

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Juli 2022

“Terdapat beberapa fungsi sitoplasma yang penting bagi tubuh. Salah satunya adalah sebagai perantara transportasi zat dari luar sel ke organel (inti sel).”

Mengenal 5 Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi TubuhMengenal 5 Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi Tubuh

Halodoc, Jakarta – Tubuh manusia diperkirakan terdiri atas triliunan sel, yaitu unit terkecil dari organisme hidup. Perlu diketahui bahwa setiap sel terbagi menjadi tiga bagian. Mulai dari membran sel, nukleus atau inti sel, dan sitoplasma. Nah, sitoplasma merupakan bagian penting dalam sebuah sel. 

Sayangnya, tidak semua orang mengetahui apa fungsi dari sitoplasma. Padahal, bagian  ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh. Lantas, kira-kira apa saja fungsi sitoplasma yang penting bagi tubuh? Yuk, simak ulasannya di sini!

Apa yang Dimaksud dengan Sitoplasma?

Sebelum membahas fungsi penting sitoplasma bagi tubuh, sebaiknya kamu mengetahui apa yang dimaksud dengan sitoplasma secara lebih mendalam. Sitoplasma merupakan zat bening seperti gel di dalam membran sel tetapi terletak di luar membran inti. Secara umum, sitoplasma menjadi tempat untuk organel sel menjalankan fungsinya. 

Berikut adalah beberapa organel-organel sel yang terdapat di dalam sitoplasma beserta fungsinya:

1. Mitokondria

Organel sel ini merupakan salah satu dari berbagai organel seluler bulat atau panjang dari kebanyakan eukariota yang ditemukan di luar nukleus. Mitokondria berfungsi sebagai tempat untuk memproduksi energi melalui sintesis ATP (adenosin trifosfat) untuk sel melalui respirasi seluler. Nantinya, energi yang dihasilkan merupakan energi yang kaya akan lemak, protein, dan enzim.

2. Ribosom

Ribosom merupakan struktur antar sel yang terbuat dari RNA dan protein yang menjadi tempat sintesis protein dalam sel. Organel sel ini membaca urutan messenger RNA (mRNA) dan menerjemahkan kode genetik tersebut menjadi rangkaian asam amino tertentu, yang tumbuh menjadi rantai panjang yang terlipat untuk membentuk protein.

3. Retikulum Endoplasma

Merupakan jaringan membran di dalam sel tempat protein dan molekul lain bergerak. Protein tersebut sebelumnya diproduksi pada organel yang disebut ribosom. Perlu diketahui bahwa retikulum endoplasma merupakan organel terbesar di dalam sel. Organel ini terdiri dari dua tipe, yaitu retikulum endoplasma kasar dan halus.

4. Aparatus Golgi

Aparatus golgi merupakan setumpuk kantung datar kecil yang dibentuk oleh membran di dalam sitoplasma. Terkait fungsinya, aparatus golgi menyiapkan protein dan molekul lipid (lemak) untuk digunakan di tempat lain di dalam dan di luar sel.

5. Lisosom

Organel sel ini terlibat dengan berbagai proses sel, seperti memecah bagian sel yang berlebihan. Lisosom juga berfungsi dalam menghancurkan virus atau bakteri yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Jika sel tertentu pada tubuh rusak, lisosom juga dapat membantu sel tersebut untuk menghancurkan diri sendiri. Proses ini dikenal dengan istilah medis kematian sel terprogram, atau apoptosis.

Fungsi Sitoplasma yang Penting bagi Tubuh

Terdapat beberapa fungsi sitoplasma yang penting bagi tubuh, antara lain:

  1. Sebagai perantara transportasi zat dari luar sel ke organel (inti sel).
  2. Berfungsi sebagai pelarut untuk semua protein dan senyawa di dalam sel.
  3. Memberi bentuk pada suatu sel.
  4. Berfungsi sebagai lokasi pembongkaran dan penyusunan zat-zat tertentu melalui reaksi kimia.
  5. Berperan sebagai tempat penyimpanan bahan-bahan kimia yang penting untuk metabolisme sel.

Itulah penjelasan mengenai beberapa fungsi sitoplasma yang penting bagi tubuh. Mulai dari sebagai perantara transportasi zat dari luar sel ke organel sel, hingga berperan sebagai tempat penyimpanan bahan kimia penting untuk metabolisme sel. Dengan memahami beragam fungsi dari sitoplasma, menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh tentu merupakan hal penting untuk dilakukan.

Oleh karena itu, pastikan untuk menerapkan pola hidup sehat seperti memenuhi segala asupan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain dari konsumsi makanan sehat, kamu bisa memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh melalui penggunaan suplemen kesehatan.

Nah, jika saat ini kamu membutuhkannya, kamu bisa cek kebutuhan vitamin dan suplemen melalui aplikasi Halodoc. Tentunya tanpa perlu keluar rumah atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 

Britannica. Diakses pada 2022. Cytoplasm. 
Medical News Today. Diakses pada 2022. What is a cell?
National Cancer Institute. Diakses pada 2022. Cell Structure. 
National Human Genome Institute. Diakses pada 2022. LYSOSOME. 
Dr. Anna Yuliana, M. Si dan Mochamad Fathurohman (2020:104-105). Diakses pada 2022. Teori Dasar dan Implementasi Perkembangan Biologi Sel dan Molekuler.