• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Lebih Dalam tentang Vitamin A

Mengenal Lebih Dalam tentang Vitamin A

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Apabila kamu beranggapan bahwa vitamin A hanya berguna untuk kesehatan mata, anggapan ini keliru. Sebab, vitamin A tidak hanya sebatas untuk itu saja. Vitamin A ialah vitamin yang hanya dapat larut dalam lemak.

Selain berfungsi dalam proses penglihatan dan menjaga kesehatan mata, vitamin A juga akan melindungi tubuhmu dari berbagai mikroorganisme asing dan patogen penyebab penyakit. Hal ini dikarenakan vitamin A mengandung antioksidan, yakni betakaroten yang berguna untuk menangkal radikal bebas.

Baca juga: Enggak Hanya Wortel, 9 Makanan ini Baik untuk Mata

Ketahui Manfaat dari Vitamin A

Dilansir dari situs halaman UK National Health Service, vitamin A sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti membantu pertahanan alami tubuh untuk melawan penyakit maupun infeksi yang mengganggu kesehatan tubuh kamu. Tidak hanya itu, vitamin A juga diketahui sangat baik untuk membantu penglihatan seseorang menjadi lebih optimal. Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Eyes Institute, mengenai penyakit mata yang berkaitan dengan usia, seperti degenerasi makula nyatanya dapat dikurangi dengan mengonsumsi antioksidan tingkat tinggi dalam vitamin A sekitar 25 persen.

Tidak hanya berguna untuk menjaga kesehatan penglihatan, menurut Dr. David Greuner seorang direktur dan salah satu pendiri NYC Surgical Associates, terpenuhinya kebutuhan vitamin A dalam tubuh dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan beberapa bagian tubuh lainnya.

Menurut situs halaman Live Science, kebutuhan vitamin A yang terpenuhi dengan baik nyatanya dapat membantu pembentukan dan pemeliharaan gigi, tulang, jaringan lunak, sel darah putih dan juga sistem kekebalan tubuh seseorang. Tidak ada salahnya untuk bertanya langsung pada dokter mengenai manfaat yang dirasakan ketika mencukupi kebutuhan vitamin A melalui aplikasi Halodoc.

Inilah Sumber Vitamin A

Vitamin A berasal dari dua sumber, sumber yang berasal dari hewan yang termasuk dalam retinol disebut retinoid. Sementara, sumber yang berasal dari tanaman disebut karotenoid dan sumber ini termasuk dalam beta-karoten. Tubuh mengubah beta-karoten menjadi vitamin A. Nah, karotenoid ini juga termasuk diantaranya lycopene, lutein, dan zeaxanthin, memiliki sifat biologis yang penting, termasuk antioksidan, dan kegiatan photoprotective.

Nah, untuk mendapatkan manfaat vitamin A secara maksimal tiap hari, makanan yang dapat kamu konsumsi, antara lain:

  • Wortel.
  • Minyak ikan.
  • Susu dan olahannya, termasuk mentega dan tepung susu.
  • Keju dan olahannya.
  • Hati dan daging sapi.
  • Daging dan telur ayam.
  • Sarden dan beberapa jenis ikan.
  • Kacang merah.
  • Ubi kuning, ubi jalar, dan ubi rambat merah.
  • Sayur-sayuran hijau, seperti bayam, kacang panjang, rumput laut, kangkung, semanggi, terong, dan lain sebagainya.
  • Buah-buahan seperti apel, mangga, dan sukun, tapi umumnya banyak terdapat pada buah-buahan berwarna kuning seperti pisang dan pepaya.

Baca juga: Seberapa Penting Suplemen Vitamin A untuk Kesehatan Mata Anak?

Kebutuhan Vitamin A

Dilansir dari National Institutes of Health, kebutuhan vitamin A tiap orang nyatanya berbeda. Kondisi ini disesuaikan dengan usia dan kegiatan masing-masing tiap orang. Asupan vitamin A yang dianjurkan untuk orang-orang yang berusia diatas 14 tahun antara 700-900 mikrogram. Sedangkan wanita hamil dan menyusui disarankan memenuhi kebutuhan vitamin A sebanyak 1.200 hingga 1.300 mikrogram setara dengan aktivitas retinol perharinya. Sedangkan bayi dan anak-anak dibawah usia 14 tahun kebutuhan vitamin A lebih rendah dari 700 mikrogram.

Baca juga: 5 Tips Masak Tanpa Merusak Gizi Makanan

Efek Kelebihan Vitamin A

Vitamin A juga dapat menjadi racun jika dikonsumsi dalam dosis tinggi. Hindari mengonsumsi vitamin A melebihi kebutuhan harian yang direkomendasikan tanpa terlebih dahulu berbicara dengan dokter. Asupan vitamin A yang terlalu banyak saat  hamil juga dapat menyebabkan cacat lahir yang serius. Maka dari itu, ketimbang mengonsumsi suplemen vitamin A, lebih baik kamu mendapatkannya melalui makanan-makanan yang sebelumnya sudah disebutkan.

Referensi:
UK National Health Service. Diakses pada 2019. Vitamins and Minerals
Live Science. Diakses pada 2019. Vitamin A
National Institutes of Health. Diakses pada 2019. Vitamin A