Mengidap Trigeminal Neuralgia, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Mengidap Trigeminal Neuralgia, Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh

Halodoc, Jakarta – Trigeminal neuralgia adalah kondisi nyeri kronis yang memengaruhi saraf trigeminal yang membawa sensasi dari wajah ke otak. Jika kamu mengidap trigeminal neuralgia, rangsangan ringan pada wajah, seperti menyikat gigi atau merias wajah dapat memicu sentakan rasa sakit luar biasa.

Pada awalnya, kamu mungkin mengalami serangan singkat dan ringan. Tapi, trigeminal neuralgia dapat berkembang yang menyebabkan serangan nyeri bakar yang lebih lama dan sering. Neuralgia trigeminal lebih sering memengaruhi perempuan ketimbang laki-laki dan itu lebih cenderung terjadi pada orang yang berusia lebih dari 50 tahun.

Baca juga: Penyebab Seseorang Bisa Terkena Trigeminal Neuralgia

Karena beragam pilihan perawatan yang tersedia, memiliki neuralgia trigeminal tidak selalu berarti kamu akan mengalami kesakitan. Dokter biasanya dapat secara efektif mengelola trigeminal neuralgia dengan obat-obatan, suntikan, atau operasi.

Gejala neuralgia trigeminal dapat mencakup satu atau lebih dari pola-pola ini:

  1. Episode rasa sakit yang parah, menembak, atau menusuk yang mungkin terasa, seperti sengatan listrik

  2. Serangan rasa sakit spontan atau serangan yang dipicu oleh hal-hal, seperti menyentuh wajah, mengunyah, berbicara, atau menyikat gigi

  3. Serangan rasa sakit berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit

  4. Episode beberapa serangan yang berlangsung berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan atau lebih lama. Beberapa orang mengalami menstruasi ketika mereka tidak merasakan sakit

  5. Rasa sakit konstan, rasa terbakar yang mungkin terjadi sebelum berevolusi menjadi nyeri spasme, seperti neuralgia trigeminal

  6. Nyeri di daerah yang disuplai oleh saraf trigeminal, termasuk pipi, rahang, gigi, gusi, bibir, atau mata dan dahi lebih jarang.

  7. Nyeri memengaruhi satu sisi wajah pada satu waktu, meskipun mungkin jarang memengaruhi kedua sisi wajah

  8. Nyeri terfokus pada satu titik atau menyebar dalam pola yang lebih luas

  9. Serangan bisa menjadi lebih sering dan intens dari waktu ke waktu

Baca juga: Waspada, Trigeminal Neuralgia Bisa Menyerang 8 Area Wajah Ini

Pada trigeminal neuralgia, juga disebut tic douloureux, fungsi saraf trigeminal terganggu. Biasanya, masalahnya adalah kontak antara pembuluh darah normal, dalam hal ini arteri atau vena dan saraf trigeminal di dasar otak. Kontak ini memberi tekanan pada saraf dan menyebabkannya tidak berfungsi.

Neuralgia trigeminal dapat terjadi sebagai akibat dari penuaan atau bisa juga berhubungan dengan multiple sclerosis atau kelainan serupa yang merusak selubung mielin yang melindungi saraf tertentu. Neuralgia trigeminal juga dapat disebabkan oleh tumor yang menekan saraf trigeminal.

Beberapa orang mungkin mengalami trigeminal neuralgia karena lesi otak atau kelainan lainnya. Dalam kasus lain, cedera bedah, stroke atau trauma wajah mungkin bertanggung jawab atas trigeminal neuralgia.

Baca juga: Inilah Prosedur Penanganan Bagi Pengidap Trigeminal Neuralgia

Berbagai pemicu dapat memicu rasa sakit neuralgia trigeminal, termasuk:

  1. Cukuran

  2. Menyentuh wajah

  3. Makan

  4. Minum

  5. Menggosok gigi

  6. Mengobrol

  7. Mengenakan make up

  8. Terpapar angin sepoi-sepoi

  9. Tersenyum

  10. Mencuci muka

Baca juga: 5 Gejala Penyakit Saraf yang Perlu Diketahui

Dokter akan mendiagnosis trigeminal neuralgia terutama berdasarkan deskripsi rasa sakit, termasuk:

  • Tipenya. Nyeri yang berhubungan dengan trigeminal neuralgia tiba-tiba, seperti syok, dan singkat.

  • Lokasi. Bagian-bagian pada wajah yang terkena rasa sakit akan memberi tahu dokter saraf trigeminal yang terlibat.

  • Pemicu. Nyeri yang berhubungan dengan trigeminal neuralgia biasanya disebabkan oleh rangsangan ringan pada pipi, seperti dari makan, berbicara, atau bahkan menghadapi angin sepoi-sepoi yang sejuk.

Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai trigeminal neuralgia, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.