Menyerang Mulut, Ini 10 Penyebab Terjadinya Oral Thrush

Menyerang Mulut, Ini 10 Penyebab Terjadinya Oral Thrush

Halodoc, Jakarta - Selain sariawan atau bau mulut, ada juga oral thrush yang bisa menimbulkan berbagai masalah pada mulut. oral thrush ini merupakan infeksi jamur pada mulut yang disebabkan oleh Candida albicans, yang terakumulasi pada lapisan mulut. Maka dari itu, oral thrush juga disebut sebagai kandidiasis mulut. Untungnya, kondisi ini enggak menular dan biasanya bisa diatasi dengan obat-obatan antijamur.

Yang perlu diingat, masalah mulut yang satu ini bisa menyerang siapa saja di segala usia. Meski begitu, dalam kebanyakan kasus, oral thrush lebih umum menyerang wanita ketimbang pria. Lantas, apa sih penyebab oral thrush?

Baca juga: 5 Gejala Penyakit yang Bisa Ditunjukkan Lewat Mulut yang Terasa Kering

Kenali Gejala-gejalanya

Gejala dari oral thrush ini enggak hanya menyoal satu-dua kondisi saja. Sebab, gejalanya bisa berbagai macam bergantung dari lokasinya. Nah, berikut beberapa gejala yang sering muncul.

  • Luka berwarna putih krem pada lidah, pipi bagian dalam dan kadang langit-langit mulut, gusi, dan amandel.

  • Timbul sedikit perdarahan jika terjadi luka gores.

  • Hilangnya kemampuan indra pengecap.

  • Luka yang sedikit menimbul, tampilannya seperti keju cottage.

  • Adanya perasaan seperti terdapat kapas pada mulut.

  • Ujung mulut menjadi berwarna kemerahan dan pecah-pecah, terutama pada pengguna gigi palsu.

  • Kemerahan atau timbulnya rasa nyeri yang cukup parah dan menyebabkan kesulitan makan atau menelan.

Baca juga: Begini 4 Tips Sederhana Cegah Infeksi Candidiasis

Untu kasus yang lebih parah, luka ini bisa menyebar ke esofagus, yaitu saluran panjang berotot yang berawal dari belakang mulut, hingga lambung (Candida esophagitis). Dalam kondisi ini, pengidapnya akan kesulitan untuk menelan. Bahkan, akan timbul perasaan seperti ada makanan yang tersangkut pada tenggorokan.

Awasi Penyebab Oral Thrush

Penyakit akibat infeksi candida ini bisa terjadi ketika sistem imun melemah akibat penyakit atau konsumsi obat-obatan tertentu. Misalnya, prednisone atau antibiotik yang dapat mengganggu keseimbangan alami dari mikroorganisme pada tubuh.

Nah, berikut beberapa kondisi atau penyakit yang membuat seseorang rentan terhadap oral thrush.

  • HIV/AIDS: Penyakit ini bisa merusak atau menghancurkan sel sistem imun, sehingga pengidapnya akan rentan terhadap infeksi yang umumnya bisa dilawan tubuh. Yang perlu diperhatikan, oral thrush yang terjadi berulang kali, serta gejala-gejala lainnya dapat menjadi indikasi awal dari defisiensi imun, seperti infeksi HIV.

  • Kanker: Pengobatan kanker berupa kemoterapi akan membuat sistem imun melemah. Nah, kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko infeksi jamur candida, seperti oral thrush.                                                   

  • Diabetes melitus: Pada pengidap diabetes yang kondisinya sudah parah, air liurnya mengandung kadar gula yang tinggi, sehingga meningkatkan risiko perkembangan candida di dalam mulutnya.

  • Infeksi jamur pada Miss V: Infeksi jamur pada Miss V disebabkan oleh jamur yang menyebabkan oral thrush. Meski infeksi jamur tak berbahaya, tapi bila seorang wanita sedang hamil, ia berpotensi menurunkan jamur ke bayi saat persalinan. Alhasil, bayi dapat mengalami oral thrush.

Baca juga: Akibat Jamur, Begini Tips Mencegah Candidiasis

Ada juga penyebab lainnya, seperti:

  • Konsumsi antibiotik, terutama dalam jangka panjang atau dalam dosis tinggi.

  • Menggunakan gigi palsu, terutama bila tidak pas dengan tepat.

  • Pengobatan kortikosteroid yang dihirup untuk asma.

  • Merokok.

  • Kondisi mulut cenderung kering, baik karena masalah kesehatan maupun pengobatan.

  • Kebersihan mulut yang buruk.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!