• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Meski Mudah Menular, Hepatitis C Bisa Disembuhkan

Meski Mudah Menular, Hepatitis C Bisa Disembuhkan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Hepatitis C merupakan salah satu jenis penyakit hati yang bisa dengan mudah menular dari satu orang ke orang lainnya. Penularan penyakit ini bisa terjadi melalui darah atau aktivitas tertentu. Namun jangan khawatir, meski mudah menular, hepatitis C adalah penyakit yang bisa disembuhkan. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. 

Sebelumnya perlu diketahui, hepatitis C merupakan penyakit yang terjadi karena ada peradangan pada organ hati. Kondisi ini muncul akibat infeksi virus hepatitis C. Kondisi ini bisa diobati dan sembuh. Namun, ada beberapa kasus yang bisa menyebabkan penyakit yang satu ini berkembang dan menimbulkan komplikasi berupa penyakit liver kronis, hingga kanker hati. Biar lebih jelas, simak ulasannya di sini!

Baca juga: Hati-Hati Hepatitis C yang Menular

Mengobati Hepatitis C

Hepatitis C bisa menular lewat darah, misalnya saat seseorang menerima donor darah dari pengidap penyakit ini. Hal tersebut terjadi karena darah yang didonorkan mungkin mengandung virus hepatitis C dan kemudian masuk ke dalam pembuluh darah orang lain. Selain melalui darah, penyakit ini juga bisa menular melalui hubungan intim tanpa pengaman dengan pengidap hepatitis C. 

Risiko hepatitis C juga meningkatkan pada orang yang berbagi peralatan pribadi dengan pengidap, seperti sikat gigi dan gunting kuku. Risiko penularan penyakit ini juga menjadi lebih besar saat seseorang mendapat atau menjalani prosedur medis dengan peralatan yang tidak steril. Jika mengalami gejala menyerupai sakit hati atau hepatitis, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter. 

Jika ragu dengan gejala yang muncul, kamu bisa coba bertanya terlebih dahulu pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice call dan Chat. Sampaikan keluhan kesehatan yang dialami dan dapatkan rekomendasi terbaik dari dokter terpercaya. Download aplikasi Halodoc sekarang di App Store atau Google Play! 

Baca juga: A, B, C, D, atau E, Jenis Hepatitis yang Paling Parah?

Sayangnya, sebagian besar kasus hepatitis C muncul tanpa gejala. Maka dari itu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Namun, tidak perlu terlalu khawatir, sebab tidak semua hepatitis C berkembang menjadi kronis. Dengan kata lain, peluang sembuh pada pengidap penyakit ini cukup besar. Selain itu, tidak semua kondisi hepatitis C perlu menerima pengobatan. Penyakit ini bisa disembuhkan dengan sendirinya jika pengidapnya memiliki kekebalan tubuh yang baik. 

Kondisi ini biasanya baru akan diobati jika setelah pemeriksaan dokter menganggap pengobatan atau konsumsi obat-obatan tertentu dibutuhkan. Namun, ada cara yang perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit hepatitis, yaitu pemberian vaksin. Tidak hanya pada hepatitis C, vaksin yang diberikan juga bisa mencegah hepatitis A dan B. 

Pasalnya, pengidap hepatitis C yang terinfeksi hepatitis A atau hepatitis B bisa mungkin akan mengalami komplikasi lebih parah. Hepatitis A dan hepatitis B dapat menimbulkan kerusakan hati tambahan dan memperparah komplikasi dari hepatitis C kronis. Kamu bisa mendapat vaksin di rumah sakit terdekat yang menyediakannya. 

Baca juga: 10 Tanda Hepatitis yang Tidak Boleh Diabaikan

Selain dengan pengobatan medis, mencegah hepatitis C juga bisa dilakukan dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti rutin berolahraga, berhenti merokok, membatasi atau berhenti konsumsi minuman beralkohol, serta konsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang. Mencegah penyakit ini juga bisa dilakukan dengan tidak berbagi atau menggunakan alat pribadi bersama dengan pengidap hepatitis C. 

Pada kondisi yang parah, hepatitis C mungkin menyebabkan pengidapnya mengalami komplikasi berupa sirosis atau kanker hati. Kalau sudah begitu, pengobatan biasanya akan disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya melakukan cangkok hati. Hal ini bertujuan untuk mengganti organ hati yang fungsinya sudah menurun atau menghilang akibat infeksi virus

Referensi 
CDC. Diakses pada 2020. Hepatitis C
World Health Organization. Diakses pada 2020. Hepatitis C.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Hepatitis C.
WebMD. Diakses pada 2020. Hepatitis C and the Hep C Virus.