20 August 2017

Migrain Saat Menstruasi? Begini Cara Mengatasinya

Migrain Saat Menstruasi, Begini Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta - Adalah hal lumrah bila seorang wanita mengalami menstruasi. Menstruasi merupakan proses alami yang selalu dialami oleh setiap wanita setiap bulannya. Menstruasi merupakan bagian dari siklus berulang yang dialami oleh setiap wanita, di mana saat menstruasi, wanita mengeluarkan darah haid selama beberapa hari. Pada umumnya siklus menstruasi ini terjadi setiap 28 hari sekali, walaupun bisa bervariasi, bisa lebih pendek atau lebih panjang dengan rentang normal antara 24-35 hari.

Terkadang siklus menstruasi membuat wanita merasa tak nyaman dengan berbagai gejala atau kondisi fisik yang terjadi, salah satunya adalah sakit kepala sebelah atau migrain. Sebagai informasi, wanita yang mengalami sakit kepala maupun migrain menjelang atau selama menstruasi dialami oleh sekitar 60% wanita yang memiliki riwayat migrain. Gejala fisik tersebut dirasakan sekitar dua hari menjelang menstruasi sampai tiga hari setelah menstruasi berakhir.

Memang banyak faktor yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami sakit kepala. Namun, biasanya sakit kepala yang terjadi saat menstruasi umumnya dipengaruhi oleh perubahan hormon dalam tubuh wanita. Kedua hormon tersebut yakni hormon estrogen dan progesteron yang berperan untuk masa kehamilan dan masa menstruasi. Kedua hormon ini juga bisa berdampak pada senyawa kimia penyebab sakit kepala dalam otak. Sebelum menstruasi kadar estrogen dan progesteron pada tubuh seseorang menurun, hal tersebutlah yang menimbulkan gejala seperti sakit kepala.

Migrain yang terjadi saat mentsruasi sering disebut dengan menstrual migrain. Menstrual migrain merupakan sakit kepala sebelah yang dialami sebelum atau selama periode menstruasi. Kemunculan menstrual migrain berhubungan dengan adanya produksi hormon prostaglandin yang meningkat selama periode menstruasi. Hormon prostaglandin ini bisa menjadi pendorong munculnya rasa sakit dan juga rasa sakit  seperti nyeri atau sakit kepala/migrain selama menstruasi. Bukan hanya itu kemunculan menstrual migrain berkaitan pula dengan perubahan dua hormon yakni estrogen dan progesteron yang terjadi selama siklus menstruasi. Sebelum menstruasi kadar estrogen dalam tubuh mengalami penurunan secara drastis sehingga memicu timbulnya migrain.

Sebenarnya saat menstruasi, keluhan migrain bisa berlanjut dan berangsur menghilang seiring dengan selesainya periode menstruasi. Cara atasi migrain saat menstruasi bisa dilakukan dengan pemberian kombinasi obat antiinflamasi non-steroid dan golongan triptan. Bila kamu cukup sering mengalami migrain sebelum dan selama menstruasi, maka beberapa cara atasi migrain saat menstruasi ini bisa kamu lakukan untuk mengurangi keluhan yang muncul:

1.  Jangan terlalu lelah, batasi aktivitas fisik yang berat.
2.  Beristirahat cukup dan mengatur waktu tidur yang teratur selama 7-8 jam setiap malam.
3. Jika sakit kepala terasa mengganggu dapat mengonsumsi obat analgetik seperti paracetamol untuk meredakannya.
4.  Konsumsi makanan yang bergizi seimbang.
5.  Batasi konsumsi garam.
6.  Meminimalisir stres.
7.  Kompres es dapat membantu meredakan migrain
8.  Hindari konsumsi kafein, alkohol, dan rokok.
9.  Berolahraga secara rutin dapat mengurangi keluhan sakit kepala yang timbul.


Semoga informasi tentang cara atasi migrain saat menstruasi di atas bermanfaat. Namun, bila kamu butuh saran lebih seputar cara atasi migrain saat menstruasi, tak perlu ragu untuk menanyakan apapun keluhan melalui aplikasi Halodoc. Halodoc merupakan aplikasi kesehatan terbaru yang akan menghubungkan kamu dengan dokter spesialis pilihan terbaik dan terpercaya melalui chat, video call atau voice call. Bukan cuma itu, kamu pun bisa beli obat melalui smartphone di Halodoc, sehingga tidak perlu lagi repot keluar rumah untuk pergi ke apotek dengan cepat, aman dan nyaman. Download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play.

BACA JUGA: Atasi Migrain, Terapkan Cara Ini!