• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Minyak CBD Bisa untuk Mengobati Parkinson, Benarkah?

Minyak CBD Bisa untuk Mengobati Parkinson, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Cannabidiol atau akrab disebut dengan CBD merupakan senyawa alami yang ditemukan pada tanaman ganja. Senyawa yang dikenal sebagai cannabinoid ini disinyalir dapat membantu menghilangkan kecemasan, mengurangi rasa sakit, dan menawarkan sifat pelindung saraf

Manfaatnya yang sangat potensial terhadap otak dan sistem saraf telah menarik banyak perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Terlebih bagi orang dengan gangguan neurologis seperti Penyakit Parkinson. Lalu, benarkah minyak CBD bisa membantu mengatasi masalah kesehatan ini? Simak pembahasannya di sini!

Minyak CBD sebagai Pengobatan Penyakit Parkinson

CBD belum pernah digunakan pada orang dengan Penyakit Parkinson dalam jangka panjang. Studi terkait hal ini pun baru dilakukan beberapa dekade lalu. Artinya, penelitian yang dilakukan tentu bersifat sangat terbatas serta dibutuhkan penelitian pendukung lainnya untuk membuktikan efektivitas dari minyak CBD untuk Penyakit Parkinson.

Baca juga: Kenali 4 Tanda Awal Penyakit Parkinson

Meski begitu, beberapa studi menunjukkan bahwa CBD mungkin memiliki beberapa dampak positif terutama jika dikaitkan dengan gejala nonmotorik, seperti depresi, kecemasan, dan gangguan tidur. Sebuah studi kecil yang diterbitkan dalam Clin Neuropharmacol menemukan bahwa menggunakan CBD dalam ganja bisa membantu mengurangi rasa sakit. Namun, studi ini dilakukan dengan menggunakan mariyuana medis yang juga mengandung THC. 

Sementara itu, beberapa pengobatan Penyakit Parkinson yang paling umum dapat menyebabkan gerakan otot yang tidak terkontrol atau tremor. Penanganan dengan obat lain justru bisa membuat kondisi ini menjadi lebih buruk. Kabarnya, minyak CBD bisa membantu mengatasi masalah ini.

Pun, psikosis menjadi salah satu komplikasi dari Penyakit Parkinson. Ini dapat menyebabkan halusinasi, delirium, dan delusi, juga lebih sering terjadi pada orang-orang yang berada di tahap akhir dari penyakit ini. Faktanya, sebanyak 50 persen orang dengan kondisi Penyakit Parkinson mengalami komplikasi berupa psikosis. Pengobatan untuk psikosis karena Parkinson memang tersedia, tetapi tidak sedikit orang yang penasaran dengan manfaat CBD terhadap kondisi ini.

Baca juga: Gejalanya Mirip, Ini Perbedaan Antara Parkinson dan Dystonia

Studi lainnya yang dimuat dalam Journal Psychopharmacol pada individu dengan Penyakit Parkinson dan gejala psikotik menemukan bahwa senyawa tersebut memang membantu mengurangi keparahan gejala dan tidak menimbulkan efek samping. Tidak ketinggalan dengan gangguan tidur yang memang menjadi masalah serius bagi pengidap penyakit ini. Mengalami mimpi buruk dan bergerak ketika tidur sudah menjadi hal biasa. Menurut peneliti, minyak tersebut bisa membantu mengurangi gangguan tidur yang terjadi.

Oleh karena banyaknya potensi manfaat dari CBD bagi pengidap Parkinson, para peneliti menyarankan penggunaan senyawa ini untuk meningkatkan kualitas hidup pengidapnya. Memang benar, karena hal tersebut menjadi perhatian utama pada pengidap Penyakit Parkinson. 

Studi lainnya yang turut dimuat dalam Journal Psychopharmacol menemukan bahwa pengidap Parkinson yang tidak memiliki gejala atau kondisi kejiwaan mengalami peningkatan kualitas hidup dengan penggunaan CBD. Namun, sekali lagi, diperlukan studi lanjutan dengan lingkup yang lebih besar untuk mengetahui dampak jangka panjang dari penggunaan senyawa tersebut. 

Baca juga: 7 Fakta tentang Penyakit Parkinson

Efek Sampingnya

Kebanyakan studi mengatakan bahwa CBD dapat ditoleransi dengan baik, jarang menimbulkan efek samping, dan jika terjadi, efeknya cenderung ringan. Efek ini termasuk kelelahan, perubahan nafsu makan, dan diare atau mual.

Namun, CBD dapat berinteraksi dengan resep dan obat bebas. Jadi, tanyakan dulu pada dokter sebelum menggunakan CBD, gunakan saja aplikasi Halodoc agar tanya jawab bisa lebih mudah. Kamu tidak harus menunggu lama, dokter akan siap membantu mengatasi masalah kesehatan yang kamu alami. 



Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. CBD Oil for Parkinson’s: Can It Help? Maybe, According to Research.
Itay Lotan et al. 2014. Diakses pada 2021. Cannabis (medical marijuana) treatment for motor and non-motor symptoms of Parkinson disease: an open-label observational study. Clin Neuropharmacol 37(2):41-4.
A W Zuardi et al. 2009. Diakses pada 2021. Cannabidiol for the treatment of psychosis in Parkinson's disease. J Psychopharmacol 23(8):979-83.
Marcos Hortes N Chagas et al. 2014. Diakses pada 2021. Effects of cannabidiol in the treatment of patients with Parkinson's disease: an exploratory double-blind trial. J Psychopharmacol 28(11):1088-98.