• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Penyebab Asma Kambuh pada Malam Hari yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Asma Kambuh pada Malam Hari yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Asma merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh adanya penyempitan saluran napas, sehingga pengidapnya akan mengalami sesak, kesulitan bernapas, dan nyeri pada bagian dada. Penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa. Penyebabnya beragam, mulai dari cuaca, alergi, faktor lingkungan, hingga kelelahan.

Baca juga: Alasan Asma Bisa Sebabkan Kematian

Asma nokturnal atau nighttime asthma menjadi salah satu jenis asma yang kerap muncul pada malam hari ketika waktu tidur. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun psikologis pengidapnya. Asma nokturnal yang muncul bisa mengganggu waktu tidur sehingga pengidap kurang mendapatkan tidur yang berkualitas.

Tidur yang kurang berkualitas dapat membuat tubuh merasa lelah terus-menerus yang memengaruhi kualitas hidup seseorang. Asma nokturnal dapat disebabkan oleh beberapa faktor penyebab, seperti:

  1. Perubahan Suhu

Pada malam hari, suhu udara akan berangsur menurun, sehingga akan terasa lebih dingin ketimbang siang hari. Gejala-gejala asma pun akan kambuh, imbas adanya penurunan suhu tubuh hingga ke titik tertentu. Cara untuk menghindarinya, pengidap asma bisa melakukan upaya-upaya untuk menghangatkan tubuh, seperti menggunakan selimut, jaket, penghangat ruangan, atau melakukan olahraga-olahraga ringan untuk menaikkan kembali suhu tubuh.

  1. Perubahan Emosi dan Stres

Emosi dan stres pada manusia cenderung meningkat saat menjelang tidur di malam hari. Itulah mengapa ketika mengantuk dan lelah, orang akan lebih sering berkata jujur dan merasa lebih emosional. Alih-alih mengistirahatkan pikiran, tubuh akan membawa pikiran untuk menjelajahi semua kejadian yang pernah terjadi. Saat terjadi perubahan emosi dan stres itulah, pengidap asma merasa penyakitnya kambuh.

  1. Adanya Faktor Pemicu Alergi

Tidak ada salahnya untuk menjaga kebersihan kamar, mulai dari kasur hingga barang-barang yang ada di sekitar area tidur. Asma nokturnal dapat terjadi akibat paparan pemicu asma alergi pada kamar, khususnya kasur. Tungau, debu dan bulu peliharaan nyatanya dapat memicu seseorang alami asma pada malam hari yang menyebabkan terganggunya waktu tidur. Segera periksakan kondisi kesehatan kamu pada rumah sakit terdekat ketika kamu mengalami gejala asma nokturnal, seperti batuk, mengi, sesak pada bagian dada dan napas pendek.

Baca juga: 7 Faktor Utama Penyebab Asma yang Harus Diwaspadai

  1. Posisi Tidur

Posisi tidur yang dipilih dapat memicu kambuhnya asma pada malam hari, lho. Contohnya, tidur terlentang menyebabkan katup yang membatasi lambung dan esophagus terbuka. Hal ini bisa mengakibatkan isi lambung, seperti asam dan enzim-enzim pencernaan, masuk ke dalam esophagus.

Akibatnya, dinding esophagus teriritasi dan terasa nyeri di area dada. Kenaikan asam lambung itu yang akhirnya memicu kambuhnya asma. Oleh sebab itu, pengidap asma sebaiknya hindari posisi tidur ini dan memilih tidur dengan posisi miring.

  1. Gangguan Lambung

Perhatikan kesehatan jika kamu memiliki penyakit yang berkaitan dengan lambung. Gangguan pada lambung, seperti GERD dapat sebabkan kamu alami asma nokturnal. Hal ini asam yang naik ke atas dapat mengiritasi kerongkongan bagian bawah yang menyebabkan penyempitan saluran udara. Lakukan pencegahan terhadap penyakit GERD agar terhindar dari penyebab asma nokturnal.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Pengidap Asma

6. Ritme Sirkadian

Ritme sirkadian merupakan sebuah irama atau ritme dari fungsi tubuh manusia, yang biasanya akan terus berulang dalam 24 jam. Terkadang ritme ini juga disebut sebagai jam tubuh manusia, yang pada jam-jam tertentu fungsi tubuh  mengalami kondisi maksimal dan minimal. Ritme sirkadian ini bisa mengalami perubahan, seperti jam bangun dan tidur manusia. Apabila seseorang mengalami perubahan kegiatan atau fungsi tubuh, hal tersebut akan memengaruhi fungsi lainnya.

Lantas, apa hubungannya dengan asma? Begini, pada tubuh manusia, terdapat hormon melatonin yang perubahannya berperan menjadi penyebab kambuhnya asma pada malam hari. Masalahnya, hormon melatonin ini berkaitan erat dengan ritme sirkadian seseorang. Jika ritme sirkadian seseorang berubah, hormon melatonin juga ikut berubah. Itulah yang membuat pengidap asma merasa kambuh pada malam hari.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2019. Nocturnal Ashtma
Everyday Health. Diakses pada 2019. What Is Nocturnal Ashtma?
National Jewish Health. Diakses pada 2019. Nocturnal Asthma