• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos Kedutan Telapak Tangan Kiri yang Perlu Diluruskan

Mitos Kedutan Telapak Tangan Kiri yang Perlu Diluruskan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Mitos Kedutan Telapak Tangan Kiri yang Perlu Diluruskan

“Masih suka percaya tentang mitos kedutan telapak tangan yang belum jelas kebenarannya? Kedutan bisa terjadi di area tubuh manapun, termasuk di telapak tangan. Kedutan telapak tangan biasanya disebabkan oleh terlalu banyak konsumsi kafein, dehidrasi, hingga kram otot.”

Halodoc, Jakarta – Tentu kamu pernah mendengar tentang mitos kedutan telapak tangan kiri, yang dikaitkan ramalan primbon. Padahal mitos kedutan tangan tersebut belum terbukti kebenarannya. Dalam dunia medis, kedutan disebut juga sebagai kejang otot. 

Kejang otot yang tidak disengaja atau kedutan mioklonik dapat terjadi kapan saja dan terjadi di mana saja di tubuh, termasuk kedutan telapak tangan. Meskipun kedutan telapak tangan terjadi hanya beberapa saat, tidak jarang juga berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam. Agar tidak terpengaruh dengan mitos tentang kedutan telapak tangan kiri, sebaiknya ketahui fakta medis yang sebenarnya.

Baca juga: Mata Kedutan Sebelah Kiri Karena Stres, Benarkah?

Penyebab Kedutan Telapak Tangan Menurut Medis

Seiring dengan gerakan yang tidak terkendali, kedutan telapak tangan juga bisa disertai dengan gejala seperti:

  • Nyeri.
  • Terbakar atau kesemutan di jari.
  • Mati rasa.
  • Gemetar.

Kedutan juga hal yang biasa dan tidak perlu dikhawatirkan. Meski begitu, ada kemungkinan kedutan telapak tangan bisa menjadi indikasi atau kondisi yang lebih serius. 

Nah, berikut ini beberapa penyebab kedutan telapak tangan:

  1. Kafein

Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan tubuh berkedut, termasuk di tangan. Kafein mengandung stimulan yang dapat menyebabkan kontraksi otot. Jika kamu merasa tangan mulai berkedut setelah minum kopi pagi atau minuman energi, maka pertimbangkan untuk beralih ke minuman tanpa kafein. 

  1. Dehidrasi

Dehidrasi mempengaruhi fungsi otot. Kurangnya asupan air dapat menyebabkan otot kram, kejang, dan berkontraksi tanpa sadar. Jika dehidrasi, kamu mungkin juga mengalami:

  • Sakit kepala.
  • Kulit kering.
  • Bau mulut.
  • Panas dingin.
  • Kelelahan.
  1. Kram otot

Kram otot sering disebabkan oleh aktivitas yang berlebihan dan berat. Hal ini dapat menyebabkan otot menegang atau berkontraksi, serta mengakibatkan kedutan dan nyeri. Meskipun dapat mempengaruhi bagian tubuh mana pun, kram otot sering terjadi pada:

  • Tangan.
  • Paha belakang.
  • Paha depan.
  • Betis.
  • Kaki. 
  • Carpal tunnel syndrome, terjadi ketika saraf median tertekan saat melewati tangan.
  • Penggunaan gerakan tangan berulang. 
  • Kehamilan.
  • Keturunan.
  • Diabetes.
  • Artritis reumatoid.

Baca juga: Mata Kiri Sering Kedutan, Pertanda Apa?

  1. Carpal Tunnel Syndrome

Selain kedutan telapak tangan, seseorang mungkin juga mengalami gejala termasuk:

  • Mati rasa atau kesemutan di tangan atau jari.
  • Nyeri, bisa menjalar ke lengan bawah.
  • Kelemahan.

Gejala carpal tunnel syndrome akan memburuk seiring waktu tanpa perawatan yang tepat. Jika didiagnosis lebih awal, dokter akan merekomendasikan perawatan non-bedah. Contohnya menggunakan penyangga atau minum obat. Dalam kasus yang parah, pembedahan mungkin juga diperlukan. 

  1. Distonia

Distonia adalah suatu kondisi yang menyebabkan kontraksi otot berulang dan tidak disengaja. Kondisi ini dapat mempengaruhi seluruh tubuh atau hanya satu bagian, seperti tangan. Kedutan dapat berkisar ringan hingga berat. Bahkan juga menyebabkan komplikasi seperti:

  • Nyeri.
  • Kelelahan.
  • Kesulitan menelan.
  • Kesulitan berbicara.
  • Ketidakmampuan fisik.
  • Kebutaan fungsional.

Hingga saat ini belum ada obat untuk distonia, tapi perawatan dan obat resep dapat memperbaiki gejala dan kualitas hidup. 

  1. Penyakit Huntington

Kondisi ini menyebabkan degenerasi sel saraf progresif di otak. Akibatnya, dapat menyebabkan gangguan gerakan dan kognitif. Gejala pun bervariasi dari satu orang ke orang lain. Beberapa gejala umum meliputi:

  • Kontraksi otot.
  • Menyentak atau berkedut tanpa disengaja.
  • Keseimbangan yang buruk.
  • Kesulitan berbicara.
  • Fleksibilitas terbatas.
  • Ledakan tidak terkendali.

Baca juga: 5 Makna Kedutan di Bagian Tubuh

Untuk kondisi ini juga belum ada obat untuk penyakit Huntington. Namun, pengobatan dan terapi medis dapat membantu meningkatkan kualitas hidup sementara gejala gangguan gerakan diobati.

Nah itulah penyebab kedutan telapak tangan menurut medis. Sebaiknya hindari untuk percaya tentang mitos-mitos kesehatan, karena kebenarannya masih diragukan. Jika kamu khawatir dengan kedutan telapak tangan yang kamu alami, langsung saja tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter pasti akan memberitahukan penanganan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. 6 Causes of Hand Twitching
Medical News Today. Diakses pada 2021. Causes and treatments for twitching fingers
WebMD. Diakses pada 2021. Causes of Muscle Twitches and SpasmsWebMD. Diakses pada 2021. Eye Twitching