05 March 2018

Musik Klasik Bikin Pintar, Masa Sih?

Musik Klasik Bikin Pintar, Masa Sih?

Halodoc, Jakarta - Salah satu manfaat mendengar musik klasik yang sudah banyak diketahui adalah dapat meningkatkan kecerdasan otak anak. Namun, benarkah anggapan ini? Nah, agar enggak salah, sebaiknya cari tahu serba serbi manfaat mendengar musik klasik berikut ini, ya.

Awal Mula Mitos Berkembang

Mitos ini dimulai pada tahun 1950, saat seorang dokter THT yang bernama Albert Tomatis mengklaim jika mendengarkan musik Mozart bisa membantu orang yang mengalami gangguan pendengaran dan berbicara. Studi tahun 1990-an juga mengklaim jika IQ siswa mengalami peningkatan setelah mendengarkan musik Mozart selama 10 menit sebelum melakukan tes IQ. Serta studi tahun 1993 oleh peneliti dari Universitas California yang mengklaim jika siswa yang mendengarkan musik Mozart sebelum ujian berhasil melewati tes dengan lebih baik dibandingkan yang tidak. Akibatnya, karena beberapa klaim tersebut, muncullah istilah Mozart Effect, yaitu kondisi peningkatan kepintaran beberapa saat setelah mendengar musik klasik gubahan Mozart.

Musik Klasik Bikin Bayi Pintar, Benarkah?

Banyaknya klaim bahwa manfaat mendengar musik klasik bikin bayi pintar membuat peneliti dari Universitas Appalachian State melakukan pengujian ulang. Hasilnya, studi tersebut tidak menemukan adanya kaitan antara tingkat kepintaran bayi dengan musik klasik. Sehingga bisa disimpulkan jika bayi tidak akan terlahir lebih pintar jika didengarkan musik klasik saat berada di dalam kansungan. Temuan tersebut didukung oleh studi dari Public Library of Science (PLoS) yang menemukan bahwa meskipun bayi mampu beradaptasi dengan lingkungan sejak di dalam kandungan, mereka belum bisa belajar karena pertumbuhan dan perkembangan otak bayi baru akan terjadi setelah bayi lahir.

Musik Klasik Bikin Fokus Belajar, Benarkah?

Sebenarnya, tidak hanya musik klasik yang bikin kamu fokus belajar. Karena faktanya, semua jenis musik bisa bikin kamu lebih fokus belajar. Ini karena secara umum, musik dapat bertindak sebagai stimulan terhadap otak. Sehingga mendengarkan musik bisa membuat otak membangun jalan kecil antara memori dan pusat emosi, sehingga otak tetap terjaga. Akibatnya, saat kamu mendengarkan musik yang kamu sukai saat belajar, kamu akan lebih rileks dan fokus.

Lalu, Apa Saja Manfaat Mendengarkan Musik?

Selain bikin kamu fokus, mendengarkan musik juga bisa memberikan banyak manfaat lho, seperti:

  • Meningkatkan produktivitas.
  • Membantu seseorang melupakan rasa nyeri di tubuhnya.
  • Membantu seseorang tidur lebih cepat sehingga meningkatkan kualitas tidur.
  • Menurunkan tingkat stres dan menstabilkan seluruh sistem tubuh dan pikiran.
  • Menurunkan detak jantung yang terlalu cepat dan menurunkan tekanan darah.
  • Meningkatkan kadar serotonin di otak, sehingga membuat kamu merasa tenang dan bahagia.
  • Membuat tubuh menjadi rileks dan dapat membuat sistem tubuh bekerja menyembuhkan diri sendiri lebih baik.

Jadi, selama kamu menikmati musik yang kamu dengarkan, musik akan memberikan banyak manfaat, termasuk musik klasik. Jika kamu punya pertanyaan seputar mitos lain yang pernah kamu dengar, kamu bisa lho menanyakannya ke dokter yang terpercaya di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc kapan saja dan dimana saja melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, ayo download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play.