Deskripsi & Manfaat

Deskripsi & Manfaat

Deskripsi

Acetin 200 mg adalah obat yang mengandung N-acetylcysteine (NAC). Informasi Umum Terkait Kandungan: N-acetylcysteine (NAC) berfungsi sebagai pengencer dahak (mukolitik). Dahak yang kental menjadi padat karena protein-protein di dalamnya saling terhubung kuat melalui ikatan disulfida. N-acetylcysteine bekerja dengan cara memutus ikatan-ikatan disulfida tersebut. N-acetylcysteine diindikasikan untuk mengobati berbagai kondisi pernapasan yang ditandai dengan sekresi dahak (mukus) yang kental, berlebihan, atau abnormal, yang sulit dikeluarkan. Ketika ikatan ini putus, struktur protein dalam dahak terurai, sehingga secara signifikan mengurangi kekentalannya. Hal ini membuat dahak lebih encer dan mudah untuk dikeluarkan dari saluran pernapasan. Ini mencakup penyakit bronkial dan paru akut serta kronis seperti bronkitis (akut dan kronis, termasuk eksaserbasi akut), emfisema paru, bronkiektasis, dan pneumonia. Selain itu, N-acetylcysteine juga diindikasikan untuk mukovisidosis (Cystic Fibrosis) guna membantu pengenceran dahak yang sangat kental pada kondisi tersebut, serta kondisi khusus yang memerlukan pembersihan dahak, termasuk pada pasien trakeostomi, komplikasi paru pasca operasi atau trauma dada, dan juga sebelum prosedur diagnostik seperti bronkoskopi untuk mengatasi sumbatan dahak. Lebih lanjut, N-acetylcysteine digunakan untuk Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK/COPD) dan Bronkitis Kronis, yaitu kondisi dengan gangguan pembersihan sekresi mukosa paru. Singkatnya, obat ini digunakan untuk memfasilitasi pengeluaran dahak yang kental dan lengket dari saluran pernapasan.

Dosis & Aturan Pakai

Dosis & Aturan Pakai

Dosis

Dewasa dan anak usia > 14 tahun: 1 kapsul 2-3 kali sehari. Anak usia 6-14 tahun: 1 kapsul 2 kali sehari.
Mukovisidosis Anak > 6 tahun : 1 kapsul 3 kali sehari.

Aturan Pakai

Sesudah makan

Informasi Keamanan

Informasi Keamanan

Kategori Kehamilan: B Aman

Obat ini cenderung aman untuk ibu hamil dan janin. Tidak ada risiko terhadap janin berdasarkan riset hewan, tetapi riset pada manusia masih terbatas.

Perhatian

Hati-hati penggunaan obat ini pada: - Pasien yang menderita asma bronkial harus dimonitor dengan ketat selama terapi.Bila terjadi bronkospasme pengobatan harus segera dihentikan dan pengobatan yang sesuai harus dilakukan. - Perhatian dianjurkan pada pasien dengan ulkus peptikum atau pasien yang mempunyai riwayat tersebut, khususnya pemberian bersamaan dengan obat lain yang mempunyai efek iritasi pada mukosa lambung. - Anak-anak dibawah 2 tahun karena pada usia tersebut kemampuan untuk mengeluarkan dahak masih terbatas Kehamilan dan menyusui. Kategori Kehamilan : Kategori B: Mungkin dapat digunakan oleh wanita hamil. Penelitian pada hewan uji tidak memperlihatkan ada nya risiko terhadap janin, namun belum ada bukti penelitian langsung terhadap wanita hamil.

kontraindikasi

Hipersensitif terhadap Acetylcysteine atau zat tambahan obat ini. Anak-anak dibawah 2 tahun karena pada usia tersebut kemampuan untuk mengeluarkan dahak masih terbatas

Efek Samping

Obat ini mungkin dapat menyebabkan efek samping, meskipun tidak terjadi di semua orang.
Efek samping yang mungkin terjadi: mual, muntah, sakit perut, ruam kulit.

Interaksi Obat

- Penggunaan bersama dengan obat batuk penekan (antitussive drugs) ini harus dilakukan dengan hati-hati. Kombinasi ini dapat menyebabkan penumpukan dahak (mucus stasis) karena refleks batuk ditekan. - Arang aktif pada pengobatan saluran pencernaan, mungkin mengurangi efektifitas Acetylcysteine. - Antibiotik oral. Disarankan diberikan dengan selang waktu 2 jam. - Nitrogliserin, untuk pengobatan jantung. Penggunaan bersamaan dapat menimbulkan turunnya tekanan darah dan sakit kepala.

Detail Produk

Detail Produk

Indikasi Umum

Sebagai obat batuk mukolitik untuk mengencerkan dahak di saluran pernapasan

Komposisi

Acetylcysteine 200 mg

Golongan Produk

Obat Bebas Terbatas (Biru)

Manufaktur

Sanbe Farma

Kemasan

Dus, 3 Strip @ 10 Kapsul

No. Registrasi

BPOM: DTL2022259301A1

Diperbarui: 31 Des 2025