• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Obat-Obatan yang Biasa Diberikan pada Pengidap Lupus
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Obat-Obatan yang Biasa Diberikan pada Pengidap Lupus

Obat-Obatan yang Biasa Diberikan pada Pengidap Lupus

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 25 Februari 2022

“Gejala lupus dan tingkat keparahannya dapat berbeda-beda pada setiap pengidap. Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit lupus. Adapun pengobatan hanya untuk meringankan gejala. Beberapa obat yang biasa diberikan pada pengidap lupus yaitu mulai dari obat NSAID hingga kortikosteroid.”

Obat-Obatan yang Biasa Diberikan pada Pengidap LupusObat-Obatan yang Biasa Diberikan pada Pengidap Lupus

Halodoc, Jakarta – Lupus merupakan penyakit autoimun, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh salah mengira jaringan sehat sebagai kuman, virus, dan penyerang lainnya. Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan lupus. Namun, obat-obatan tertentu dapat meringankan gejala penyakit ini.

Gejala lupus dan tingkat keparahannya dapat bervariasi pada setiap orang. Pastikan untuk bekerja sama dengan dokter untuk membuat rencana perawatan yang tepat. Kamu mungkin bisa mempelajari tentang jenis obat yang dapat mengobati gejala lupus. Simak apa saja obat-obatan yang biasa diberikan pada pengidap lupus.

Obat-obatan untuk Merawat Pengidap Lupus

Obat-obatan lupus bekerja dengan cara yang berbeda. Obat mana yang pengidap butuhkan, tergantung pada kasus khusus yang ia alami. Berikut ini setidaknya beberapa obat-obatan yang biasa diberikan pada pengidap lupus:

  1. Obat antiinflamasi non-steroid (NSAID)

Obat-obatan umum ini seperti aspirin atau ibuprofen, membantu mengurangi pembengkakan, kekakuan, dan nyeri. Untuk beberapa orang dengan lupus yang sangat ringan, NSAID saja sudah cukup untuk mengendalikan gejala. 

  1. Obat Antimalaria

Hydroxychloroquine digunakan untuk mengobati malaria. Para peneliti menemukan bahwa obat ini juga membantu penyakit lupus. Obat tersebut bekerja dengan baik dengan kasus lupus ringan hingga sedang. Obat dapat membantu meringankan gejala lupus seperti pembengkakan sendi dan ruam kulit. Namun, hydroxychloroquine tidak digunakan sendiri untuk kasus lupus yang parah, dimana ginjal atau organ lain terlibat.

  1. Benlysta

Obat Benlysta dapat digunakan untuk mengobati lupus dalam kombinasi dengan obat lupus lainnya. Meskipun tidak menguntungkan semua pengidap lupus, tapi obat tersebut membantu mengurangi beberapa dosis steroid yang dapat memberikan efek samping mengganggu. 

Benlysta merupakan antibodi yang mengenali dan memblokir protein dalam sistem kekebalan, yang berkontribusi terhadap serangan sistem kekebalan pada sel-sel tubuh sendiri. Efek samping yang paling umum ada mual, diare, dan demam. 

  1. Kortikosteroid

Steroid dapat menjadi pengobatan yang menyelamatkan nyawa bagi pengidap lupus. Selama serangan lupus serius yang mempengaruhi organ seperti ginjal, steroid dosis tinggi dapat dengan cepat mengontrol gejala. Namun, steroid juga dapat memiliki efek samping yang perlu diperhatikan. Misalnya:

  • Penambahan berat badan.
  • Perubahan suasana hati.
  • Depresi.

Dalam jangka panjang, obat-obatan ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan komplikasi tulang lainnya, infeksi, dan kondisi terkait berat badan. Contohnya seperti diabetes atau tekanan darah tinggi. 

  1. Obat Imunosupresif

Karena lupus adalah penyakit yang disebabkan oleh sistem kekebalan yang terlalu aktif, obat-obatan yang menekan sistem kekebalan dapat membantu meringankan gejala. Obat kuat tersebut antara lain:

  • Azathioprine.
  • Cyclophosphamide.
  • Methotrexate.
  • Mycophenolate mofetil.
  • dan lain-lain.

Obat-obatan tersebut umumnya digunakan pada orang yang mengidap lupus parah, ketika kortikosteroid tidak bekerja atau bukan pilihan yang tepat. Hanya saja Imunosupresif dapat menyebabkan efek samping yang serius, karena menghambat kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Jika kamu menggunakan obat ini, maka perlu mendapatkan perhatian medis pada tanda pertama infeksi atau penyakit.

Nah, itulah obat-obatan yang biasa digunakan pengidap lupus. Karena lupus dapat menyebabkan begitu banyak gejala yang berbeda, penyakitnya bisa jadi sulit untuk ditangani. Pengidapnya memerlukan bantuan beberapa dokter, setidaknya dokter umum, ahli reumatologi, dan ahli lainnya tergantung pada gejala lupus yang dialami.

Nah, bagi kamu yang mau tahu lebih jauh mengenai penyakit lupus, bisa kok bertanya langsung pada dokter di Halodoc. Jika kamu mendapatkan resep dari dokter, kamu bisa cek kebutuhan medis melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2022. Lupus Medications and Treatments
Healthline. Diakses pada 2022. List of Common Lupus Medications