• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Olahraga yang Aman Dilakukan saat Menopause

4 Olahraga yang Aman Dilakukan saat Menopause

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Semua orang pasti akan bertambah tua setiap harinya, yang akan diikuti oleh penurunan fungsi tubuh. Pada wanita, saat usianya sudah mencapai 40 atau 50 tahun, menopause akan terjadi. Hal tersebut dapat menyebabkan hormon reproduksi berhenti dengan pertanda siklus menstruasi yang berakhir secara alami. Selain itu, hal ini juga dapat membuat wanita lebih malas untuk berolahraga.

Padahal, olahraga penting untuk dilakukan agar dapat menjaga tubuh untuk tetap sehat. Walau begitu, tidak semua olahraga cocok untuk dilakukan saat wanita sudah memasuki masa menopause. Inilah beberapa olahraga untuk mencegah segala risiko kesehatan yang dapat terjadi saat menopause!

Baca juga: Cegah Kenaikan Berat Badan setelah Menopause dengan Cara Ini

Olahraga saat Wanita Memasuki Masa Menopause

Saat wanita sudah memasuki masa menopause, beberapa gejala yang tidak nyaman mungkin terjadi, seperti hot flashes dan perubahan suasana hati. Hal ini dapat membuat seseorang merasa tidak termotivasi untuk berolahraga. Padahal, seseorang yang melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membuat gejala dari menopause untuk diredam. Selain itu, hal tersebut penting untuk dapat mengendalikan tubuh kembali.

Setiap wanita dapat mengalami beberapa gejala menopause yang berbeda-beda. Pada beberapa orang, gejalanya mungkin ringan dan dapat berlalu dengan cepat. Namun, pada beberapa lainnya dapat terjadi berlarut-larut, sehingga butuh kebugaran dan pengurangan stres dengan cara berolahraga. Penting untuk mengetahui olahraga yang baik dilakukan saat menopause karena usia yang tidak muda lagi. Berikut beberapa olahraga yang cocok untuk dilakukan:

  1. Cardio

Salah satu olahraga yang baik dilakukan saat menopause adalah cardio. Aktivitas aerobik ini dilakukan dengan memanfaatkan beberapa otot besar sambil menjaga detak jantung pada tubuh. Beberapa kegiatan cardio yang baik dilakukan adalah berjalan, jogging, bersepeda, hingga renang. Jika kamu tidak terbiasa, cobalah untuk mengawalinya selama 10 menit yang secara perlahan intensitasnya akan ditingkatkan.

  1. Latihan Kekuatan

Kamu juga dapat melakukan latihan kekuatan sebagai salah satu olahraga saat memasuki masa menopause. Hal ini juga dilakukan untuk menurunkan risiko terjadinya osteoporosis yang membuat tulang rusak. Olahraga ini dapat membantu meningkatkan kekuatan tulang dan otot, membakar lemak tubuh, hingga meningkatkan metabolisme pada tubuh.

Baca juga: Cara Melewati Masa Menopause Tanpa Rasa Cemas

Kamu juga dapat bertanya pada dokter dari Halodoc terkait beberapa gerakan atau olahraga yang cocok untuk dilakukan saat sudah memasuki masa menopause. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di Apps Store atau Play Store!

  1. Yoga dan Meditasi

Yoga dan meditasi juga dapat menjadi salah satu alternatif olahraga yang dapat dilakukan oleh wanita ketika sudah memasuki masa menopause. Teknik relaksasi ini sangat baik untuk menenangkan saraf dengan cara memusatkan pikiran dan meringankan gejala-gejala dari menopause, seperti hot flashes, sifat mudah marah, dan kelelahan. Kamu dapat melakukan gerakan pernapasan dalam, yoga, hingga meditasi.

  1. Zumba

Salah satu olahraga yang sedang populer saat ini sekaligus menyehatkan tubuh, terutama saat wanita sudah memasuki masa menopause adalah zumba. Olahraga ini dilakukan dengan sekelompok orang, sehingga kamu tidak akan mudah bosan. Gerakan zumba dilakukan dengan menggabungkan salsa, merengue, dan musik yang terinspirasi dari latin. Gerakan ini dapat membakar kalori dan melatih otot-otot di tubuh karena semua bagian tubuh bergerak saat melakukannya.

Baca juga: 5 Cara Tingkatkan Gairah Seksual Wanita saat Menopause

Itulah beberapa pilihan olahraga yang aman dilakukan untuk wanita yang sudah memasuki masa menopause. Meski sudah terbilang tidak muda lagi, kesehatan tubuh harus selalu dijaga. Dengan begitu, beberapa penyakit yang dapat berdampak buruk pada tubuh juga dapat dihindari.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. The Best Activities to Do During Menopause.
Everyday Health Diakses pada 2020. The Best Exercises for Menopause.