19 November 2018

Operasi Plastik Bisa Sebabkan Emboli Paru, Benarkah?

Operasi Plastik Bisa Sebabkan Emboli Paru, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Berbagai cara dilakukan oleh wanita untuk bisa tampil cantik. Salah satu cara praktis yang kerap ditempuh adalah operasi plastik. Namun, seperti berbagai prosedur bedah lainnya, operasi plastik juga dapat memunculkan berbagai risiko. Salah satunya adalah emboli paru. Sebelum membahas mengenai kolerasi antara operasi plastik dan emboli paru, mari simak terlebih dahulu sedikit tentang penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah ini.

Emboli paru adalah suatu kondisi tersumbatnya pembuluh darah arteri pulmonalis yang bertugas memasok darah ke paru-paru. Kondisi ini biasanya terjadi akibat adanya pembekuan darah (clot). Pembekuan darah yang kecil dapat merusak paru, tetapi ketika pembekuan darah yang terjadi cukup besar, aliran darah menuju paru bisa saja berhenti. Bahkan, kondisi ini berpotensi menyebabkan kematian.

Pada sebagian besar kasus, emboli paru disebabkan oleh bekuan darah yang berasal dari kaki atau tungkai kaki yang patah, kemudian bekuan darah tersebut lepas dan mengalir ke paru-paru, mengikuti aliran darah. Bekuan darah pada pembuluh vena yang dekat dengan kulit mungkin saja tidak menyebabkan masalah. Namun, ketika pembekuan terjadi pada pembuluh vena bagian dalam (deep vein thrombosis), emboli paru dapat terjadi.

Gejala yang Umum Terjadi

Umumnya, emboli paru akan memunculkan beberapa gejala berikut:

  1. Sesak napas tiba-tiba.

  2. Nyeri dada yang tajam, yang memburuk ketika batuk atau menarik napas dalam.

  3. Batuk yang mengeluarkan riak berbusa berwarna merah muda.

  4. Denyut jantung meningkat atau tidak teratur.

  5. Pusing.

  6. Kesulitan menangkap napas, yang bisa berkembang baik tiba-tiba atau seiring waktu.

  7. Bernapas cepat.

Pada kasus emboli paru yang sudah parah, pengidap biasanya akan mengalami gejala-gejala lain seperti syok, kehilangan kesadaran, gagal jantung, dan kematian. Ketika gejala-gejala berat seperti itu terjadi, pertolongan medis sangat diperlukan sesegera mungkin.

Bagaimana Operasi Plastik Menyebabkan Emboli Paru?

Seperti dikatakan di awal, bahwa sebenarnya, setiap tindakan operasi, termasuk operasi plastik, dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Terlebih pada lansia atau orang yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah, serta yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan darah lainnya.

Emboli paru yang terjadi sebagai dampak dari operasi plastik terjadi ketika jaringan lemak yang ‘longgar’ memasuki peredaran darah melalui robekan pembuluh darah, yang terjadi saat prosedur operasi plastik dilakukan. Serpihan-serpihan lemak dapat terjebak dalam pembuluh darah dan menyumbat pembuluh darah pada paru-paru. Pada beberapa kasus, penyumbatan tersebut juga dapat terjadi pada otak, dan menimbulkan berbagai komplikasi fatal.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk melakukan operasi plastik, penting untuk berdiskusi secara detail terlebih dahulu pada dokter, perihal kondisi fisik dan risiko apa saja yang mungkin terjadi pasca operasi. Pastikan juga dokter bedah plastik yang akan menangani memang kompeten dalam bidangnya.

Itu lah sedikit penjelasan tentang emboli paru yang mungkin terjadi sebagai dampak dari operasi plastik. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal kondisi ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Baca juga: