Operasi Plastik Gagal Bisa Sebabkan Pembengkakan Otak

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Operasi Plastik Gagal Bisa Sebabkan Pembengkakan Otak

Halodoc, Jakarta - Banyak orang yang terobsesi dengan kecantikan wajah dan tubuhnya. Dengan hal ini, orang tersebut rela melakukan apapun agar terlihat berbeda dibanding sebelumnya. Salah satu cara untuk melakukan hal tersebut adalah dengan operasi plastik.

Ketika kamu mengubah bentuk wajah atau tubuh, terdapat risiko yang dapat ditimbulkan. Hal ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi, mulai dari hasil yang tidak sesuai keinginan, terjadinya jaringan parut, hingga pembengkakan pada otak yang dapat menyebabkan kematian.

Baca juga: Seperti Ini Prosedur Operasi Plastik di Wajah

Pembengkakan Otak Dapat Terjadi Karena Operasi Plastik

Operasi plastik atau bedah plastik adalah sebuah cara melalui ilmu kedokteran yang berfungsi untuk memperbaiki bagian tubuh. Hal ini sama seperti operasi lainnya yang ketika dilakukan tanpa risiko. Ketika operasi yang dilakukan gagal, mungkin saja kamu mengalami pembengkakan otak.

Banyak orang yang beranggapan bahwa operasi untuk mengubah bagian dari tubuh ini tidak menyebabkan hal yang fatal, seperti operasi lainnya. Nyatanya, selalu ada risiko yang dapat ditimbulkan ketika kamu melakukan operasi, terutama ketika berhubungan dengan anestesi.

Terdapat suatu kasus yang menyebabkan operasi plastik berdampak pada pembengkakan otak. Hal ini menyebabkan kerusakan pada otak ketika orang tersebut dibius saat akan menjalani operasi plastik. Ternyata ditemukan bahwa anestesi yang disuntikkan di tempat yang salah.

Anestesi tersebut dimasukkan ke tempat yang salah pada tulang belakang orang tersebut, sehingga menyebabkan pembengkakan otak. Selain itu, hal ini juga menyebabkan gagal ginjal dan serangan jantung. Jika semua itu terjadi, orang tersebut akan dibuat koma agar kerusakan lebih lanjut dapat dicegah.

Maka dari itu, sebelum kamu melakukan operasi plastik, ada baiknya untuk meminta saran pada ahlinya. Kamu dapat bertanya tentang bedah pada tubuh kamu pada dokter dari Halodoc supaya hasilnya maksimal. Kamu hanya perlu untuk download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!

Gangguan Lain pada Otak Karena Operasi Plastik

Operasi plastik yang dilakukan juga dapat menyebabkan gangguan lain, seperti kerusakan saraf. Hal ini dapat terjadi karena saraf rusak atau terputus selama dilakukannya pembedahan. Umumnya, saraf yang putus terjadi pada bagian wajah, karena operasi ini dilakukan pada wajah.

Gangguan lainnya yang dapat terjadi disebabkan oleh bedah plastik adalah hematoma. Hal ini dapat menyebabkan suatu area pada tubuh mengalami bengkak dan memar. Pada beberapa kasus, hematoma dapat menjadi cukup besar dan menyebabkan rasa sakit. Hal ini juga dapat mengurangi aliran darah pada area yang mengalaminya.

Baca juga: Operasi Plastik untuk Dapatkan Perut Six Pack, Amankah?

Cara untuk Mengurangi Risiko Komplikasi Operasi Plastik

Gangguan-gangguan yang dapat terjadi dapat dikurangi dengan beberapa hal. Cara terbaik untuk mengurangi risiko dari komplikasi operasi ini adalah dengan memiliki ahli bedah yang profesional. Selain itu, perubahan gaya hidup, seperti berhenti merokok, sangat penting untuk dilakukan sebelum operasi.

Mengonsumsi makanan yang sehat sebelum dan sesudah dilakukan pembedahan juga sebaiknya dilakukan. Pasalnya, asupan makanan sehat dapat mempercepat penyembuhan dan meminimalisir jaringan parut.

Baca juga: Ini Prosedur Operasi Plastik pada Hidung

Referensi:
Very Well Health (2019). Understanding the Risks of Plastic Surgery
BC&G Law Firm (2019). Hidden Dangers of Cosmetic Surgery Result in Brain Damage