Osgood-Schlatter Disease, Salah Satu Penyakit Unik yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Osgood-Schlatter Disease, Salah Satu Penyakit Unik yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta - Osgood-Schlatter Disease adalah gangguan sendi dan tulang yang menyebabkan nyeri pada lutut, terutama pada anak dan remaja yang sering berolahraga melompat, seperti misalnya basket, voli, senam, atau balet. Selama melakukan aktivitas tersebut, otot paha bagian depan memberikan tarikan pada tempurung lutut.

Penarikan yang berlebihan ini menyebabkan terjadinya peradangan pada bagian tuberositas tibialis (area di bagian atas tulang kering) yang terangkat ketika kaki bergerak untuk melakukan lompatan, membuat bagian tersebut mengalami pembengkakan yang diikuti dengan rasa nyeri.

Apa Penyebabnya?

Sering kali, Osgood-Schlatter Disease terjadi karena iritasi yang terjadi pada bagian pelat pertumbuhan tulang. Tulang ini tidak bertumbuh di tengah, tetapi di ujung dekat sendi, pada area yang disebut lempeng pertumbuhan.

Baca juga: Cegah Keropos Tulang pada Perempuan, Lakukan Hal Ini

Seiring dengan pertumbuhan anak, area pertumbuhan ini terbentuk dari tulang rawan, bukan tulang permanen. Namun, tulang rawan tidak pernah sekuat tulang permanen, sehingga tingkat stres yang tinggi menyebabkan lempeng pertumbuhan sakit dan membengkak.

Bagaimana Gejala yang Muncul?

Nyeri pada lutut dan pembengkakan yang terjadi tepat di bawah tempurung lutut adalah gejala utama yang bisa dikenali ketika anak mengalami Osgood-Schlatter Disease. Rasa nyeri ini semakin buruk ketika akan melakukan aktivitas tertentu yang melibatkan bagian kaki, seperti berlari, berlutut, melompat, atau jongkok.

Kondisi ini biasanya hanya memengaruhi salah satu lutut, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada keduanya. Rasa nyeri ini pun bisa berlangsung dalam hitungan minggu hingga bulan, dan terus berulang hingga anak sepenuhnya berhenti bertumbuh.

Baca juga: Seputar Penyakit Blount, Kelainan Tulang pada Anak-Anak

Sementara itu, faktor risiko yang terkait dengan penyakit ini adalah usia dan jenis kelamin. Umumnya, anak perempuan mengalami gangguan ini antara usia 10 hingga 13 tahun, sementara anak laki-laki antara 12 hingga 14 tahun, karena anak perempuan cenderung mengalami pubertas lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki.

Untuk jenis kelamin, anak laki-laki cenderung lebih rentan mengalami gangguan kesehatan ini, karena mereka lebih aktif dalam kegiatan olahraga. Biasanya, olahraga yang melibatkan lari, lompat, dan perubahan arah gerak yang cepat cenderung lebih berisiko.

Bagaimana Penanganannya?

Biasanya, Osgood-Schlatter Disease bisa sembuh tanpa memerlukan perawatan khusus, anak hanya perlu beristirahat sampai pembengkakan dan rasa nyeri menghilang. Namun, untuk membantu mengurangi nyeri, berikan obat penghilang nyeri seperti asetaminofen atau ibuprofen.

Baca juga: Pertolongan Pertama yang Tepat Saat Cedera Tulang Kering

Jika memang dibutuhkan, fisioterapi bisa dilakukan. Terapi berfokus pada pengurangan ketegangan pada tendon yang berada di lutut. Latihan penguatan untuk paha bagian depan dan kaki secara umum juga bisa membantu menstabilkan sendi pada lutut. Pada kasus yang sangat jarang terjadi, operasi mungkin dilakukan, jika rasa sakit membuat otot menjadi melemah dan membuat anak kesulitan untuk bergerak. Operasi didasarkan pada penghilangan pertumbuhan tulang yang berlebih.

Nah, itu tadi ulasan mengenai Osgood-Schlatter Disease yang perlu diketahui. Jika sang buah hati menunjukkan gejala akan terjadinya gangguan kesehatan ini, ibu bisa menanyakan gejala untuk menguatkan diagnosanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Layanan Tanya Dokter pada aplikasi ini sangat membantu dalam mengetahui penyakit yang sedang dialami tanpa perlu berkunjung ke klinik. Yuk, hidup sehat lebih mudah dengan Halodoc! Download sekarang ya!