• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Osteosarcoma, Kanker Tulang yang Menyerang di Bawah Usia 20an
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Osteosarcoma, Kanker Tulang yang Menyerang di Bawah Usia 20an

Osteosarcoma, Kanker Tulang yang Menyerang di Bawah Usia 20an

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 29 Mei 2020
Osteosarcoma, Kanker Tulang yang Menyerang di Bawah Usia 20an

Halodoc, Jakarta - Istilah osteosarcoma merupakan salah satu jenis kanker tulang yang umum ditemui pada remaja di bawah usia 20 tahun. Jenis kanker tulang yang satu ini umum menyerang tulang-tulang berukuran besar pada bagian tubuh yang memiliki tingkat pertumbuhan yang cepat. Biasanya, kanker ini berkembang pada anak di masa remaja, karena tulang tumbuh dalam fase yang paling cepat.

Saat anak mengalami fase pertumbuhan tulang cepat, maka mereka akan lebih berisiko mengidap kanker tulang jenis ini. Osteosarcoma termasuk salah satu kanker agresif yang masih bisa disembuhkan. Penyakit ini rentan dialami oleh anak laki-laki ketimbang anak perempuan. Berikut gejala osteosarcoma yang perlu kamu waspadai!

Baca juga: Alasan Remaja Rentan Terkena Osteosarcoma

Apa Saja Gejala Osteosarcoma yang Perlu Diwaspadai?

Osteosarcoma terjadi karena adanya kesalahan kode genetik pada DNA anak. Kesalahan tersebut yang menyebabkan sel-sel yang bertanggung jawab untuk menciptakan pertumbuhan tulang justru memicu pertumbuhan tumor. Selain kesalahan kode genetik DNA pada anak, satu-satunya faktor dari luar yang bisa menyebabkan munculnya kanker tulang jenis ini adalah paparan radiasi.

Sama seperti kanker pada umumnya, kanker tulang osteosarcoma akan menimbulkan rasa sakit dan pembengkakan pada area yang terkena oleh sel-sel kanker. Rasa sakit tersebut kemudian akan hilang sementara waktu, dan datang kembali dengan intensitas yang lebih parah pada malam hari. Berikut gejala osteosarcoma lainnya:

  • Rasa nyeri dan sakit pada persendian atau tulang.

  • Gerakan tubuh menjadi terbatas.

  • Sendi atau tulang akan sakit saat disentuh.

  • Sendi atau tulang mengalami pembengkakan.

  • Benjolan di sekitar tulang atau ujung tulang. 

  • Jika benjolan muncul pada kaki, berjalan akan pincang.

Bagian tulang yang biasanya terkena osteosarcoma adalah tulang kering, tulang lutut, dan tulang paha. Bukan itu saja, tumor juga bisa terbentuk pada area tulang panggul, tulang bahu, atau tulang rahang.

Segera temui dokter di rumah sakit terdekat jika kamu merasakan seluruh gejala yang telah disebutkan. Apalagi, jika gejala yang kamu alami tidak kunjung hilang, atau tidak ada penyebab pasti dari gejala yang muncul tersebut. Tubuh masing-masing pengidap akan menunjukkan gejala osteosarcoma yang berbeda. Pastikan untuk mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatanmu, ya!

Baca juga: Menyerang Tulang Anak, Ini Penanganan Osteosarcoma

Bagaimana Langkah Mendiagnosa Osteosarcoma?

Langkah mendiagnosa merupakan langkah yang diambil oleh dokter untuk mengidentifikasi penyakit osteosarcoma pada pengidapnya. Berikut beberapa langkah diagnosis yang diambil oleh dokter:

  • Tes darah, yang dilakukan untuk mendeteksi kanker tulang dari perubahan kandungan darah dalam tubuh. Hasil akan menunjukkan apakah penyakit berasal dari osteosarcoma atau radang sendi.

  • Rontgen tulang, yang dilakukan dengan menyuntikkan bahan radioaktif ke pembuluh darah. Tulang dengan kondisi normal akan menyerap lebih lambat bahan radioaktif dibanding tulang yang bermasalah

  • CT scan, yang dilakukan untuk mengetahui seberapa parah penyebaran kanker ke organ di sekitarnya.

  • MRI scan, yang dilakukan untuk mendapatkan hasil gambaran tulang lebih detail, serta informasi seberapa parah penyebaran kanker ke organ di sekitarnya.

  • Positron emission tomography, yang dilakukan dengan menunjukkan bagaimana organ atau jaringan tubuh bekerja dengan memanfaatkan bahan radioaktif.

  • Biopsi, yang dilakukan dengan mengambil sampel jaringan atau tulang dari bagian tubuh yang terasa nyeri atau membengkak.

Baca juga: Radiasi di Tulang Bisa Sebabkan Osteosarcoma

Cara pengobatan osteosarcoma sendiri akan tergantung dari tingkat keparahan dan lokasi osteosarcoma. Proses pengobatannya pun biasanya dilakukan setelah sederet proses diagnosis tersebut dilakukan.

Referensi:
Cancer.org. Diakses pada 2020. What Is Osteosarcoma.
WHO. Diakses pada 2020. Osteosarcoma.
Medline Plus. Diakses pada 2020. Osteosarcoma.