• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Kebiasaan Buruk Ini Sebabkan Osteoporosis

Hati-Hati, Kebiasaan Buruk Ini Sebabkan Osteoporosis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Osteoporosis adalah penyakit tulang yang mempunyai ciri-ciri khas berupa massa tulang yang rendah, disertai mikro arsitektur tulang, dan penurunan kualitas jaringan tulang yang pada akhirnya dapat menimbulkan kerapuhan tulang.

Pada umumnya, osteoporosis disebabkan oleh menurunnya kepadatan tulang seiring bertambahnya usia. Sebenarnya osteoporosis bisa terjadi pada semua orang, tetapi beberapa orang yang sudah memasuki usia lanjut lebih berisiko dan lebih cepat mengalami kondisi ini dibandingkan yang lain. Hal ini karena saat muda, tulang manusia beregenerasi dengan cepat serta berada dalam kondisi paling padat dan kuat.

Namun seiring pertambahan usia, tulang lama tidak segera tergantikan dengan tulang baru dan tidak lagi bertumbuh. Hal ini membuat tulang secara perlahan menjadi lebih rapuh dari waktu ke waktu. Makin tua, kepadatan tulang semakin berkurang. Tulang menjadi melemah, keropos, dan lebih rentan retak.

Penyebab Osteoporosis

Tulang adalah organ tubuh yang hidup dan terus bertumbuh. Tulang terus berubah sepanjang hidup, beberapa sel-sel tulang larut dan sel-sel tulang baru bertumbuh kembali dalam proses yang disebut remodeling. Namun bagi pengidap osteoporosis, proses pengeroposan lebih cepat daripada proses remodeling. Apa saja yang jadi penyebab osteoporosis? Berikut penjelasannya.

1. Penyebab Osteoporosis Pada Wanita

Penyebab paling umum dari osteoporosis yang terjadi pada wanita adalah kekurangan kadar estrogen, menurut Paul Mystkowski, MD, seorang ahli endokrinologi di Virginia Mason Medical Center. Pengeroposan tulang terjadi lebih cepat setelah menopause, saat di mana seorang wanita kehilangan banyak estrogen. Seiring berlalunya waktu, risiko osteoporosis dan patah tulang semakin meningkat karena proses pengeroposan tulang lebih cepat dibandingkan proses remodeling. Seorang wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan ovarium juga bisa mengalami osteoporosis dan kondisi kepadatan tulang yang rendah.

2. Penyebab Osteoporosis Pada Pria

Pria membutuhkan hormon testosteron dan estrogen yang memadai untuk menjaga kepadatan tulang. Sebab, tubuh pria mengubah testosteron menjadi estrogen yang memberi makan tulang. Itulah mengapa pria yang memiliki kadar hormon testosterone rendah berisiko tinggi mengalami osteoporosis. Selain itu, gaya hidup juga sering menjadi penyebab osteoporosis pada pria.

Baca juga: Ketahui 5 Faktor Risiko Osteoporosis pada Pria

3. Kekurangan Kalsium

Tanpa kalsium, tubuh tidak sanggup membangun kembali sel-sel tulang baru selama proses remodeling tulang. Tulang merupakan kumpulan dari dua mineral kalsium dan fosfor. Kamu memerlukan kadar kalsium yang stabil dalam darah karena banyak organ, terutama jantung, otot, dan saraf, bergantung pada kalsium. Ketika organ-organ ini membutuhkan kalsium, mereka mengambilnya dari tempat penyimpanan mineral di tulang. Semakin lama tulang menjadi rapuh karena persediaan kalsium dalam tulang semakin menipis.

4. Kekurangan Vitamin D

Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan pengeroposan tulang. vitamin D aktif yang disebut kalsitriol, lebih mirip dengan hormon daripada vitamin. Di antara banyaknya manfaat vitamin tersebut, salah satunya adalah membantu tubuh menyerap dan menggunakan kalsium.

Kebiasaan Penyebab Osteoporosis

Bukan hanya disebabkan oleh kurangnya asupan kalsium, osteoporosis juga dapat disebabkan oleh kebiasaan yang tanpa sadar kamu lakukan sehari-hari. Kebiasaan tersebut di antaranya adalah:

1. Kurang Aktivitas Fisik

Semakin sering kamu menggunakan atau menggerakkan tulang, maka tulang akan menjadi semakin kuat. Sebaliknya jika kamu terlalu banyak istirahat dan kurang aktivitas fisik, maka akan kehilangan massa tulang. Sebaiknya melakukan aktivitas fisik secara teratur. Jalan kaki merupakan salah satu aktivitas terbaik untuk mencegah osteoporosis.

Baca juga: Jalan Kaki, Olahraga Ringan yang Punya Banyak Manfaat

  1. Banyak Mengonsumsi Daging

Daging memang baik untuk pembentukan otot. Namun, diet tinggi protein dapat menyebabkan ginjal mengeluarkan lebih banyak kalsium. Kehilangan banyak kalsium dapat menyebabkan berkurangnya mineral dalam tulang yang bisa mengakibatkan osteoporosis.

  1. Banyak Mengonsumsi Makanan Asin

Kebiasaan lain yang dapat menyebabkan osteoporosis adalah terlalu banyak mengonsumsi makanan asin. Saat mengonsumsi banyak garam, ginjal akan bekerja ekstra untuk mengeluarkan natrium, saat itu jugalah kalsium akan ikut terbuang.

  1. Kurang Mendapatkan Cahaya Matahari

Cahaya matahari adalah sumber vitamin D yang penting untuk membantu penyerapan kalsium. Bila kamu sering menghindari cahaya matahari, maka kamu akan kekurangan vitamin D, yang bisa menjadi penyebab pengeroposan tulang.

  1. Minum Alkohol

Terlalu banyak mengonsumsi alkohol juga dapat menghambat penyerapan kalsium. Selain itu, alkohol juga dapat memengaruhi kinerja pankreas dan hati, yang berpengaruh pada jumlah kalsium dan vitamin D di dalam tubuh. Alkohol juga dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Hal tersebut dapat menyebabkan berkurangnya kepadatan tulang.

Baca juga: Cegah Osteoporosis dengan 6 Langkah Ini

Jadi, kebiasaan sehari-hari yang dapat menyebabkan osteroporosis di atas ya. Untuk mendapatkan asupan kalsium dan vitamin D yang kamu butuhkan untuk tulang yang kuat, kamu bisa meminum suplemen. Beli vitamin dan suplemennya di Halodoc saja. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. 6 Habits That Are Bad for Your Bones.
Healthline. Diakses pada 2020. Know Your Osteoporosis Risk.