• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pahami 3 Hal Ini Terkait Psikologi Anak Usia Dini

Pahami 3 Hal Ini Terkait Psikologi Anak Usia Dini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Perkembangan fisik anak memang penting untuk diperhatikan, namun orangtua juga harus sadar pentingnya menjaga kesehatan mental anak sejak dini. Pembentukan mental anak sejak dini memengaruhi sifat dan perilakunya di masa mendatang. Oleh karena itu, orangtua harus memahami berbagai sisi psikologi anak usia sejak dini agar pertumbuhannya maksimal.

Masa usia dini adalah periode perkembangan anak pada usia antara dua hingga tujuh tahun. Pada usia ini, Si Kecil mengalami perkembangan yang pesat, mulai dari pertumbuhan fisik dan emosionalnya. Nah, berikut ini hal yang perlu orangtua pahami mengenai psikologi anak usia dini. 

Baca juga: Gangguan Psikologis Ini Bisa Terjadi pada Anak

Psikologi Anak Usia Dini yang Wajib Dipahami Orang Tua

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi bagaimana seorang anak tumbuh, seperti genetika dan karakteristik pribadi. Namun, faktor lingkungan seperti hubungan sosial dan budaya tempat tinggal juga memainkan peran penting.

Melansir dari Verywell Mind, ada beberapa konteks utama yang perlu orangtua pertimbangkan dalam menganalisis psikologi anak, seperti :

  1. Konteks Sosial

Hubungan dengan teman sebaya dan orang dewasa memiliki efek pada bagaimana anak-anak berpikir, belajar, dan berkembang. Keluarga, sekolah, dan kelompok sebaya semuanya menjadi faktor penting dari konteks sosial psikologi anak usia dini.

  1. Konteks Budaya

Budaya menyumbangkan nilai, kebiasaan, asumsi, dan cara hidup yang memengaruhi perkembangan anak sepanjang hidupnya. Budaya juga memainkan peran dalam bagaimana anak-anak berhubungan dengan orangtua mereka, jenis pendidikan yang mereka terima dan jenis pengasuhan yang disediakan.

  1. Konteks Sosial Ekonomi

Kelas sosial juga memainkan peran penting dalam perkembangan psikologi anak. Status sosial ekonomi biasanya diukur melalui sejumlah faktor yang berbeda termasuk berapa banyak pendidikan yang dimiliki sang anak, berapa banyak uang yang mereka peroleh, pekerjaan yang mereka lakukan dan di mana mereka tinggal. 

Baca juga: Ketahui Tanda Gangguan Psikologi pada Anak Sejak Dini

Anak-anak yang dibesarkan dalam rumah tangga yang punya status sosial ekonomi tinggi cenderung memiliki akses yang lebih besar terhadap peluang pendidikan, pekerjaan, kesehatan dan hal yang penting lainnya.

Sedangkan anak yang berasal dari rumah tangga dengan status sosial ekonomi rendah mungkin memiliki akses yang lebih sedikit ke hal-hal seperti perawatan kesehatan, nutrisi yang memadai dan pendidikan. Faktor-faktor tersebut memiliki dampak besar pada psikologi anak.

Ketiga konteks ini saling berhubungan seumur hidup anak. Oleh sebab itu, orangtua perlu melakukan sejumlah upaya agar ketiga konteks ini saling berimbang pada sang anak. Misalnya, anak dengan status sosial ekonomi yang rendah dapat memperbanyak hubungan sosial dan ikatan budaya yang kuat untuk memperbaiki ketimpangan ini.

Baca juga: Dampak Keluarga yang Tidak Harmonis pada Psikologi Anak

Memiliki pemahaman yang kuat tentang cara anak-anak tumbuh, berpikir dan berperilaku menjadi sangat penting. Orangtua dan profesional yang bekerja dengan anak-anak, seperti psikolog anak dapat lebih siap untuk membantu anak-anak dalam perawatan mereka. Apabila ibu punya pertanyaan mengenai pengasuhan anak, ibu dapat bicara dengan psikolog melalui aplikasi Halodoc. Lewat aplikasi, ibu dapat menghubungi psikolog kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Referensi:
Verywell Mind. Diakses pada 2020. Child Psychology and Development.
Child Development Institute. Diakses pada 2020. Child Psychology and Mental Health.