Pakai Bedak Bisa Menghilangkan Bau Kaki?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Pakai Bedak Bisa Menghilangkan Bau Kaki?

Halodoc, Jakarta – Bau kaki bisa dialami siapa saja, mulai dari remaja, wanita hamil, orang tua, orang-orang dengan penyakit jantung dan diabetes, dan orang-orang yang mengalami stres. Kenapa kaki memiliki bau yang sangat menyengat? 

Menurut American Podiatric Medical Association,  kaki memiliki sekitar setengah juta kelenjar keringat, dan ini dapat menyebabkan banyak keringat. Saat kamu memakai kaus kaki dan sepatu, keringatnya terperangkap di dalamnya. Bakteri dan jamur dapat tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap ini dan dapat menghasilkan bau. Apakah bedak bisa menghilangkan bau kaki?

Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Bedak

Bisa jadi berkurang, tetapi bisa juga malah menimbulkan bau dan masalah lainnya lagi. Ini terjadi kalau kamu tidak mengenyahkan masalah utama dari penyebab bau kaki tersebut. Kaki yang tidak bau dimulai dengan teknik mencuci yang benar apalagi banyak dari kita melakukan kesalahan.

Untuk mengatasi bau kaki, basuh kaki dengan sabun antibakteri setiap hari. Lalu, keringkan kaki secara menyeluruh setelah mandi, berikan perhatian khusus pada area di antara jari-jari kaki, karena di situlah kelembapan terkumpul. 

Baca juga: Ini 8 Cara Praktis Menghilangkan Bau Kaki

Akhirnya untuk perlindungan ekstra, semprotkan sepatu dan kaki dengan bubuk semprotan kaki yang bermanfaat untuk menghilangkan bau kaki. Proses yang detail ini akan memastikan kaki memang sudah dijaga kebersihannya sejak semula.

Kamu juga bisa menggunakan pengobatan rumahan untuk menghilangkan bau kaki. Obat rumahan seperti rendaman garam, teh, dan cuka bisa digunakan. Namun, kamu tidak bisa hanya mengandalkan ramuan alami ini jika memang tidak menjaga kebersihan. 

Kalau kamu tetap menggunakan kaus kaki dan sepatu yang kotor atau lembap masalah bau kaki akan tetap ada. Bagaimana mengaplikasikan resep rumahan untuk mengatasi bau kaki? Selengkapnya, ada di bawah ini.

  1. Rendaman Air Cuka

Cobalah merendam kaki setiap hari dalam rendaman air yang sudah diberi cuka. Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat bakteri yang menyebabkan bau. Selain cuka, kamu juga bisa menggunakan 4 atau 5 kantong teh untuk satu liter air. Biarkan dingin dan rendam kaki selama sekitar 20 menit setiap hari. 

Kamu juga bisa menggunakan garam yang dituangkan di dalam air. Rendam kaki selama 10–15 menit dan keringkan sampai bersih. 

  1. Mengenakan Kaus Kaki dan Sepatu yang Nyaman 

Setelah mengatasi bau kaki, saatnya untuk beralih ke pencegahan yang berkelanjutan. Untuk mencegah kaki yang bau mulai dari awal, belilah kaus kaki dan sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa bernapas. 

Bahan sintetis memberikan ventilasi lebih sedikit daripada bahan alami, sehingga kaos kaki polyester atau nilon dapat meningkatkan jumlah keringat dibandingkan dengan bahan kapas. Bahan alami (kapas dan wol) umumnya memberikan lebih banyak ventilasi, karenanya dapat membatasi pertumbuhan bakteri.

Baca juga: 10 Makanan Tersehat yang Harus Dikonsumsi Wanita (Bagian 2)

Prinsip yang sama juga diterapkan pada sepatu. Kenakan sepatu yang terbuat dari bahan yang bisa bernapas seperti kulit atau kanvas. Ini akan memungkinkan keringat menguap. Mengenakan sepatu tanpa kaus kaki dapat menyebabkan penumpukan keringat, memungkinkan bakteri tumbuh dari waktu ke waktu. Bahkan, meningkatkan penumpukan sel kulit mati, kotoran, minyak, dan jamur yang tumbuh subur di sela-sela kaki.

Butuh informasi ataupun rekomendasi dan saran mengenai menjaga kebersihan dan perawatan tubuh, tanyakan langsung ke Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan  di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Huffpost. Diakses pada 2019. A Surefire Way To Get Rid Of Stinky Feet Fast.
Healthline. Diakses pada 2019. How to Get Rid of Smelly Feet.