Pengidap Hipertiroidisme Rentan Terkena Krisis Tiroid

Pengidap Hipertiroidisme Rentan Terkena Krisis Tiroid

Halodoc, Jakarta - Kadar hormon yang tidak seimbang di dalam tubuh adalah kondisi yang tidak bisa dianggap remeh. Misalnya kadar hormon tiroksin yang terlalu tinggi dalam tubuh, maka seseorang mengidap hipertiroidisme. Hormon tiroksin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid, ia memiliki peran yang penting dalam proses metabolisme. Jadi, saat seseorang mengalami hipertiroidisme, maka ia mengalami gangguan metabolisme. 

Parahnya lagi, kondisi hipertiroidisme yang tidak mendapat penanganan dengan baik bisa menyebabkan seseorang mengalami krisis tiroid. Kondisi ini mengancam nyawa, sebab saat krisis tiroid, detak jantung, tekanan darah, dan suhu tubuh pasien bisa meningkat drastis sampai kadar yang begitu membahayakan. 

Baca Juga: 5 Makanan yang Baik untuk Pengidap Tiroid

Orang dengan hipertiroidisme juga dapat mengalami krisis tiroid setelah dipicu oleh beberapa hal berikut ini:

  • Trauma.

  • Operasi.

  • Tekanan emosional (stres) yang begitu berat.

  • Stroke.

  • Ketoasidosis diabetik.

  • Gagal jantung kongestif.

  • Emboli paru.

Gejala dari Krisis Tiroid

Saat seseorang mengalami gangguan hipertiroidisme yang berujung ke krisis tiroid, maka ia mengalami beberapa gejala, antara lain: 

  • Denyut jantung yang cepat, melebihi 140 denyut per menit, dan atrial fibrilasi.

  • Demam tinggi.

  • Berkeringat terus-menerus.

  • Gemetar.

  • Gelisah.

  • Kebingungan.

  • Diare.

  • Tidak sadarkan diri.

Baca Juga: Perlu Waspada, Wanita Lebih Rentan Terkena Kanker Tiroid

Diagnosis Krisis Tiroid

Krisis tiroid adalah suatu kondisi gawat darurat, sehingga diagnosis dan pengobatan harus dilakukan sesegera mungkin. Diagnosis bisa dilakukan dengan pemeriksaan fisik. Jika kondisi pasien sesuai dengan tanda-tanda krisis tiroid, maka dokter segera melakukan pengobatan tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Sementara itu, pemeriksaan laboratorium yang bisa dilakukan adalah tes darah, meliputi: 

  • Pemeriksaan kadar hormon tiroid dan hormon yang menstimulasi kerja kelenjar tiroid (TSH), yaitu ketika kadar hormon tiroid lebih tinggi dari normal, dan TSH lebih rendah dari normal.

  • Hitung darah lengkap, untuk mendeteksi adanya infeksi di dalam tubuh.

  • Pengukuran kadar gas dan elektrolit dalam darah.

  • Pengukuran kadar kalsium, yang ditandai kadar kalsium lebih tinggi dari nilai normal.

Selain pemeriksaan darah, pemeriksaan penunjang lain yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Tes urine (urinalisis).

  • Foto rontgen dada, untuk melihat pembesaran jantung dan menumpuknya cairan pada paru-paru akibat gagal jantung.

  • Elektrokardiografi, untuk mendeteksi adanya gangguan irama jantung.

  • CT scan kepala, untuk melihat kondisi saraf.

Pengobatan Krisis Tiroid

Mereka yang mengalami krisis tiroid harus mendapatkan penanganan secepat mungkin melalui perawatan intensif di rumah sakit. Penanganan dilakukan dengan tujuan mengatasi produksi dan pelepasan hormon tiroid yang berlebihan dan mengatasi penurunan fungsi organ yang terjadi.

Untuk mengatasinya, penanganan dilakukan dengan memberikan obat antitiroid untuk mengendalikan aktivitas yang meningkatkan kadar hormon tiroid. Beberapa obatnya antara lain propylthiouracil (PTU) atau methimazole. Selain antitiroid, cairan lugol (kalium iodida), obat pengatur irama jantung, serta kortikosteroid juga diberikan. 

Sementara itu, guna meredakan gejala sesak napas, dokter memberikan oksigen tambahan. Sedangkan untuk untuk mengatasi demam, dokter memberikan obat penurun panas, seperti paracetamol.

Jika pengidap krisis tiroid mendapatkan perawatan tepat, maka kondisinya bisa membaik dalam waktu 1-3 hari pasca dilakukan pengobatan. Namun, ia wajib mendapat pengawasan dari dokter spesialis endokrin untuk menentukan kelanjutan dari pengobatan agar hal ini tidak kambuh. Apabila bentuk penanganan di atas tidak efektif, maka operasi pengangkatan kelenjar tiroid bisa dijadikan pilihan untuk mengobati krisis tiroid.

Baca Juga: Disfungsi Tiroid Ternyata Dapat Sebabkan Menoragia

Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut, kamu dapat berdiskusi dengan dokter dari Halodoc. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!