Pengidap Obesitas Rentan Terkena Skiatika, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Pengidap Obesitas Rentan Terkena Skiatika, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Sedang atau pernah mengalami rasa nyeri yang menjalar dari punggung sampai kaki? Awas, bisa jadi kondisi ini menandai serangan skiatika. Dalam dunia medis, skiatika merupakan rasa nyeri yang terjadi di sepanjang jalur saraf.

Saraf panggul sendiri merupakan saraf terpanjang pada tubuh. Letaknya dari belakang tulang panggul, bokong, sampai ke tungkai. Nyeri yang ditimbulkan skiatika ini bisa bervariasi, dari ringan hingga berat.

Nah, lantas apa sih yang bisa memicu terjadinya skiatika? Katanya, pengidap obesitas rentan mengalami gangguan saraf ini, kok bisa? 

Meningkatnya Tekanan pada Tulang

Ingat, obesitas enggak cuma berhubungan dengan penyakit kolesterol, jantung, stroke, atau diabetes saja. Ternyata, obesitas atau penyakit sejuta umat ini juga bisa menyebabkan masalah pada sendi dan tulang, salah satunya skiatika. Lho, kok bisa?

Baca juga: 4 Penanganan untuk Atasi Kondisi Skiatika

Alasannya sederhana, timbunan lemak di dalam tubuh yang menyebabkan kegemukan bisa membuat tulang dan sendi tak mampu menopang bobot tubuh. Dengan kata lain, semakin banyak gemuk seseorang, semakin banyak beban yang harus dibawa. 

Pertambahan berat badan ini bisa menyebabkan tekanan pada tulang belakang semakin tinggi. Nah, kondisi inilah yang ujung-ujungnya bisa memicu terjadinya skiatika. 

Hal yang perlu digarisbawahi, obesitas bukanlah satu-satunya faktor yang bisa meningkatkan risiko skiatika. Nah, berikut ini faktor lain yang bisa memicunya:

  • Diabetes, bisa memicu terjadinya kerusakan saraf.

  • Duduk terlalu lama, orang yang jarang bergerak (duduk terlalu lama) lebih rentan mengalami skiatika, ketimbang mereka yang aktif. 

  • Usia, bertambahnya usia menyebabkan seseorang rentan terhadap gangguan tulang.

  • Kerja berat, mengangkat beban berat juga bisa memicu skiatika.

  • Berkendara dalam waktu lama. 

Faktor pemicunya sudah, bagaimana dengan gejalanya?

Baca juga: Terapi Fisik Efektif untuk Atasi Skiatika, Benarkah?

Nyeri Meningkat saat Duduk Lama 

Ketika skiatika menyerang seseorang, biasanya mereka akan mengalami rasa nyeri dan tidak nyaman di sepanjang jalur saraf panggulnya. Rasa nyeri ini bisa ringan dan bisa pula berat. Di samping itu, gejalanya juga bisa berupa timbul rasa panas, kira-kira seperti tersengat listrik.

Nah, yang perlu diingat, rasa nyeri yang timbul ini bisa semakin menjadi-jadi ketika pengidapnya duduk terlalu lama, bersin, atau batuk. Selain gejala-gejala di atas, ada pula gejala lainnya yang bisa dialami pengidap skiatika. Misalnya:

  • Melemahnya otot tungkai dan kaki;

  • Timbul rasa kesemutan yang menjalar dari punggung sampai kaki; dan

  • Mati rasa atau kebas.

Nah, bila mengalami gejala-gejala di atas, segeralah tanyakan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gampang kok caranya, kamu bisa bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Jangan Dibiarkan, Komplikasi Taruhannya

Penyakit skiatika ini terjadi saat saraf pada tulang panggul tertekan. Sebagian besar kasusnya karena piringan sendi yang bergeser dari posisi, saraf terjepit, dan bagian tengan piringan sendi keluar dari jalurnya. Selain itu, skiatika juga bisa disebabkan karena pertumbuhan taji tulang pada tulang belakang. 

Hal yang perlu digarisbawahi, jangan main-main dengan skiatika, apalagi dibiarkan berlarut-larut. Sebab, skiatika bisa menimbulkan masalah baru, bahkan komplikasi berupa kerusakan saraf secara permanen. 

Nah, rusaknya saraf secara permanen ini ditandai dengan melemahnya atau rasa mati rasa pada bagian tungkai, atau usus besar dan kandung kemih tak lagi berfungsi. 

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
Mayo Clinic (Diakses pada 2019). Diseases and Conditions. Sciatica. 
WebMD (Diakses pada 2019). Pain Management and Sciatica.