03 December 2018

Pengobatan dan Pencegahan Hepatitis A

Pengobatan dan Pencegahan Hepatitis A

Halodoc, Jakarta - Hepatitis A adalah sebuah penyakit infeksi pada hati yang menular dan disebabkan oleh virus hepatitis A. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan hati dan memengaruhi fungsi hati. Penyakit ini ditularkan melalui air atau makanan yang telah terkontaminasi tinja dari orang yang telah terinfeksi oleh hepatitis A. Penularan dapat terjadi walaupun hanya mengonsumsi sedikit saja.

Selain itu, hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang tertular hepatitis A adalah mengonsumsi kerang dari air yang telah terkontaminasi hepatitis tersebut, berhubungan intim tanpa menggunakan pengaman dengan orang yang telah terinfeksi penyakit ini, dan melakukan kontak dekat dengan orang yang telah terinfeksi.

Lalu, bagaimanakah cara untuk mengobati dan mencegah hepatitis A? Berikut adalah cara-caranya:

Pengobatan Hepatitis A

Pertama-tama dokter akan melakukan diagnosis terhadap seseorang yang diduga mengidap hepatitis A. Dokter akan melakukan pengecekan darah dan melihat hasilnya apakah positif mengidap hepatitis A lalu terjadi reaksi positif antibodi pada sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus hepatitis A.

Cara membedakan waktu kejadian hepatitis A, yaitu:

Apabila dalam darah ditemukan antibodi hepatitis A jenis IgM, tandanya orang tersebut terinfeksi penyakit ini masih dalam hitungan kurang lebih 2 minggu. Biasanya, penyakit ini akan menghilang kira-kira 3 hingga 12 bulan.

Apabila dalam darah ditemukan antibodi hepatitis A jenis IgG, berarti penyakit tersebut sudah terjadi kurang lebih 8 hingga 12 minggu. Antibodi ini akan berada di dalam tubuh dan melindungi pengidapnya untuk selamanya.

Hepatitis A tidak butuh penanganan khusus, karena pengobatannya hanya bergantung pada sistem kekebalan seseorang yang diserangnya. Pengobatan yang dapat dilakukan untuk menangani hepatitis A hanya dengan menghilangkan gejala-gejala yang dialami. Pengobatan yang dapat dilakukan, yaitu:

  1. Mengonsumsi obat pereda nyeri apabila merasakan nyeri pada tubuh.

  2. Perbanyak istirahat, karena seseorang yang mengidap hepatitis A akan merasakan kelelahan.

  3. Mengonsumsi obat anti-muntah untuk mengatasi rasa mual dan muntah.

  4. Dilarang untuk mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan yang membahayakan hati.

Pencegahan Hepatitis A

Pencegahan hepatitis A yang harus selalu dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara-cara, yaitu:

  1. Selalu menjaga kebersihan tangan. Caranya adalah mencucinya dengan sabun dan air bersih.

  2. Jangan pernah berbagi barang-barang yang sifatnya pribadi.

  3. Minimalisir jajan di pinggir jalan yang tidak terjamin kebersihannya.

  4. Selalu memasak makanan hingga matang.

  5. Selalu hindari konsumsi makanan mentah dari air yang tercemar.

Selain itu, untuk mencegah terjangkit hepatitis A, kamu dapat mendapatkan vaksinasi yang dapat diambil tiap 6 hingga 12 bulan. Vaksin tersebut umumnya dianjurkan untuk seseorang yang mempunyai risiko tinggi mengidap hepatitis A.

Walau begitu, tiap tahunnya di Asia Tenggara, tercatat sekitar 400.000 orang per tahunnya dengan kasus kematian sebanyak 800 jiwa. Maka dari itu, usahakan untuk mendapatkan vaksin ini untuk kebaikanmu sendiri. Selain itu, penyakit ini banyak menyerang anak-anak yang antibodinya terbilang masih lemah. Selalu ajak anak ibu ke posyandu untuk mendapatkan vaksin yang fungsinya mencegah penyakit-penyakit menyerang anak.

Itu lah sedikit penjelasan mengenai cara mengobati dan mencegah hepatitis A. Jika kamu mempunyai pertanyaan tentang hepatitis A, kamu dapat bertanya kepada dokter-dokter dari Halodoc. Caranya dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu! Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc. Tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan sampai dalam waktu satu jam.

Baca juga: