Ketahui Pengobatan Rumahan Glomerulonefritis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
glomerulonefritis, buang air kecil

Halodoc, Jakarta - Jika kamu mengalami batuk disertai dada sesak, urine berbuih dan berwarna kemerahan, serta frekuensi buang air kecil berkurang, kamu harus segera melakukan pemeriksaan. Pasalnya, mungkin saja kamu mengalami gejala dari penyakit glomerulonefritis. Istilah glomerulonefritis pasti masih terasa asing di telinga kamu, bukan? Yuk, baca selengkapnya tentang penyakit glomerulonefritis di bawah ini!

Baca juga: Komplikasi yang Bisa Disebabkan oleh Glomerulonefritis

Pengertian Penyakit Glomerulonefritis

Penyakit glomerulonefritis merupakan salah satu jenis penyakit ginjal di mana terjadi peradangan pada glomerulus. Glomerulus merupakan bagian ginjal yang berfungsi sebagai penyaring dan membuang cairan serta elektrolit yang berlebih dalam tubuh. Selain itu, glomerulus juga bertugas untuk membuang zat sisa atau sampah dari aliran darah. Kerusakan yang terjadi pada glomerulus ini akan menyebabkan terbuangnya darah dan protein melalui urine, serta membuat ginjal tidak dapat bekerja dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya gagal ginjal.

Gejala Penyakit Glomerulonefritis

Gejala awal kondisi ini ditandai dengan berkurangnya frekuensi seseorang untuk buang air kecil, adanya darah pada urine, tekanan darah tinggi, serta urine yang berbuih karena adanya kalsium dan protein yang terdapat dalam urine. Selain itu, gejala penyakit glomerulonefritis lainnya dapat meliputi:

  • Pembengkakan pada area wajah, kaki, perut, dan tangan.

  • Merasa kelelahan akibat gagal ginjal atau anemia.

  • Munculnya cairan di paru-paru yang akan menyebabkan batuk-batuk.

  • Sering mengalami mimisan.

  • Sering merasa ingin buang air kecil pada malam hari.

  • Terasa sakit pada area perut.

Baca juga: Gara-Gara Kelainan Sistem Imun, Ketahui Fakta Glomerulonefritis

Penyebab Penyakit Glomerulonefritis

Penyakit ini diduga terjadi akibat dari berbagai kondisi, seperti kelainan sistem imun, infeksi, dan gangguan pada pembuluh darah. Namun, ada beberapa hal yang menjadi penyebab glomerulonefritis, antara lain:

  • Sindrom goodpasture, yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan inflamasi pada glomerulus pada ginjal dan alveolus pada paru-paru.

  • Radang tenggorokan.

  • Polyarteritis nodosa, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan pembengkakan pada arteri.

  • Amiloidosis, yaitu suatu kondisi yang terjadi ketika adanya penumpukan protein amiloid pada suatu organ atau jaringan. Nah, kondisi inilah yang dapat menyebabkan penyakit glomerulonefritis.

  • Granulomatosis wegener, yaitu gangguan sistematis yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah.

  • Endokarditis bakteri, yaitu radang pada lapisan dalam jantung.

Pengobatan Rumahan yang Dapat Dilakukan

Agar kerusakan yang terjadi akibat penyakit glomerulonefritis tidak bertambah parah, kamu dapat mengatasinya dengan beberapa cara sederhana berikut. Bahkan, cara-cara berikut bisa dilakukan di rumah. Antara lain:

  • Melakukan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur.

  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok.

  • Batasi asupan garam untuk mencegah atau meminimalkan retensi cairan, pembengkakan, dan hipertensi.

  • Jaga berat badan agar tetap ideal.

  • Mengurangi protein dan konsumsi potasium untuk memperlambat penumpukan limbah dalam darah.

  • Kontrol tingkat gula darah jika memiliki penyakit diabetes.

Penyakit glomerulonefritis umum terjadi di negara-negara berkembang. Penyakit ini juga dapat memengaruhi orang di segala usia. Nah, jika kamu tidak ingin mengidap kondisi ini, mulailah terapkan pola hidup sehat. Hindari juga faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit glomerulonefritis pada dirimu.

Baca juga: Glomerulonefritis Bisa Sebabkan Ginjal Kronik pada Usia Muda

Jika kamu ingin berdiskusi dengan dokter ahli seputar masalah kesehatan kamu. Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, kamu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc, lho. Tanpa perlu keluar rumah, pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!