Apakah Pengobatan Terbaik untuk Atasi Degenerasi Makula?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
apakah-pengobatan-terbaik-untuk-atasi-degenerasi-makula-halodoc

Halodoc, Jakarta – Seiring bertambahnya usia, penglihatan seseorang memang semakin menurun. Makanya, enggak heran bila banyak lansia yang mengalami gangguan penglihatan. Salah satu gangguan penglihatan yang bisa terjadi pada orang tua adalah degenerasi makula atau yang disebut juga age-related macular degeneration (AMD). Kondisi ini juga merupakan penyebab utama kebutaan pada seseorang. Lantas, apakah degenerasi makula bisa disembuhkan? Bagaimana pengobatan terbaik untuk gangguan penglihatan ini? Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Apa Itu Degenerasi Makula?

Degenerasi makula adalah gangguan penglihatan berupa kerusakan pada makula, yaitu titik kecil di dekat pusat retina. Makula merupakan bagian mata yang diperlukan untuk penglihatan sentral yang tajam yang memungkinkan kita melihat benda yang lurus ke depan. Degenerasi makula biasanya terjadi di usia 50 tahun ke atas.

Orang tua yang terkena penyakit ini akan merasakan pandangannya menjadi buram, yang dimulai dari tengah penglihatan. Kondisi ini tentu saja akan memengaruhi kemampuan pengidap untuk membaca, menulis, menyetir, dan mengenali wajah orang. Pada beberapa pengidap, degenerasi makula berkembang dengan sangat lambat, sehingga kehilangan penglihatan tidak terjadi untuk waktu yang lama. Sedangkan pada sebagian lain, penyakit ini berkembang lebih cepat, sehingga menyebabkan hilangnya penglihatan pada satu atau kedua mata.

Baca juga: Gejala-Gejala Degenerasi Makula yang Perlu Diketahui

Pengobatan untuk Degenerasi Makula

Tujuan pengobatan untuk degenerasi makula adalah untuk memaksimalkan kualitas penglihatan, serta mencegah penyakit tersebut berkembang semakin parah.

Untuk degenerasi makula yang masih tahap awal, tidak perlu melakukan pengobatan apa pun. Pengidap hanya disarankan untuk melakukan pemeriksaan mata rutin setiap tahun. Untuk memperlambat kerusakan mata, berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan pengidap:

  • Berhenti merokok;

  • Berolahraga secara rutin;

  • Menjaga berat badan tetap ideal;

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, seperti bayam, brokoli, dan kacang-kacangan;

  • Mengonsumsi makanan yang mengandung zink tinggi, seperti daging sapi, susu, keju, yoghurt, dan roti gandum; dan

  • Mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin E, vitamin C, dan zink.

Nah, beli suplemennya lewat aplikasi Halodoc saja. Enggak usah repot-repot keluar rumah, tinggal order melalui aplikasi dan obat pesanan kamu akan diantarkan dalam waktu satu jam.

Baca juga: Ini Tes Medis untuk Diagnosis Degenerasi Makula

Bila degenerasi makula sudah memasuki tahap lanjut, pengidap bisa mengalami 2 jenis gejala yang berbeda, yaitu degenerasi makula basah atau kering. Perbedaan kedua jenis gejala tersebut terletak pada kerusakan yang terjadi pada makula (bintik kuning) mata. Gangguan penglihatan pada degenerasi makula basah berkembang lebih cepat dibandingkan dengan degenerasi makula kering. 

Pada tahap ini, dokter bisa menyarankan beberapa metode pengobatan yang disesuaikan dengan jenis gejala yang dialami pengidap:

  • Pemasangan Lensa Buatan

Tindakan ini bisa membuat gambar menjadi terlihat lebih jelas dan besar di area tertentu.

  • Memberikan Suntikan Obat Anti VEGF (Anti-Vascular Endothelial Growth Factor)

Obat anti VEGF disuntikan langsung ke bola mata untuk membantu memperbaiki penglihatan dan mencegah penglihatan semakin buram.

  • Terapi Laser

Terapi ini bertujuan untuk mencegah agar pengidap degenerasi makula tidak kehilangan penglihatan.

Bila gangguan penglihatan ini tidak kunjung membaik, pengidap degenerasi makula disarankan untuk menjalani rehabilitasi penglihatan. Rehabilitasi bisa membantu pengidap agar bisa beradaptasi dengan perubahan pada penglihatannya.

Ada beberapa tips bagi pengidap degenerasi makula agar bisa beradaptasi dengan perubahan penglihatan yang dialaminya, antara lain:

  • Menggunakan kaca pembesar untuk membaca;

  • Membeli buku dengan tampilan huruf yang lebih besar;

  • Mengubah tampilan layar gadget menjadi lebih terang dengan huruf yang lebih besar;

  • Gunakan juga bantuan sistem suara (bila ada) pada setiap perangkat elektronik yang digunakan, misalnya komputer;

  • Mengganti lampu ruangan menjadi lebih terang; dan

  • Meminta bantuan anggota keluarga untuk menyetir. 

Baca juga: Cegah Degenerasi Makula dengan 3 Gaya Hidup Ini

Itulah beberapa pengobatan terbaik untuk mengatasi degenerasi makula yang sering dialami para lansia. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.