• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penjelasan tentang Zat Amiloid Menumpuk Sebabkan Amiloidosis

Penjelasan tentang Zat Amiloid Menumpuk Sebabkan Amiloidosis

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Penjelasan tentang Zat Amiloid Menumpuk Sebabkan Amiloidosis

Halodoc, Jakarta - Amiloid berperan dalam berbagai proses fisiologis, misalnya pembentukan memori jangka panjang dan pelepasan hormon peptida yang disimpan secara bertahap. Sementara amiloidosis terjadi akibat penumpukan amiloid patogen, yang sebagian besar merupakan protein yang salah dari berbagai jaringan.

Amiloidosis adalah kelainan klinis yang disebabkan oleh penumpukan fibril amiloid abnormal di ekstraseluler dan intraseluler, yang tidak dapat larut sehingga dapat mengubah fungsi normal jaringan. Hanya sebesar 10 persen deposit amiloidosis terdiri dari komponen seperti glikosaminoglikan (GAGs), apolipoprotein-E (apoE), dan serum amyloid P-component (SAP). Sedangkan hampir 90 persen dari deposit terdiri dari fibril amiloid yang dibentuk oleh agregasi protein.

Baca juga: Cegah Lemah Jantung Sejak Dini

Hubungan Zat Amiloid dan Amiloidosis

Protein yang membentuk amiloid muncul dari protein yang dikeluarkan oleh sel di lokasi pengendapan (terlokalisasi), atau mereka mengendap secara sistemik setelah produksi di lokasi lokal (sistemik). Pada manusia, sekitar 23 protein berbeda yang tidak terkait diketahui membentuk fibril amiloid in vivo. 

Amiloid didefinisikan sebagai zat yang disimpan secara in vivo yang dibedakan sebagai berikut:

  • Penampilan fibrilar pada mikrografi elektron.
  • Penampilan eosinofilik amorf pada pewarnaan hematoksilin dan eosin.
  • Struktur lembaran berlipat beta seperti yang diamati dengan pola difraksi sinar-X.
  • Kelarutan dalam air dan penyangga dengan kekuatan ionik rendah. 

Banyak protein berbeda yang dapat menyebabkan penumpukan amiloid, tapi hanya sedikit yang berkaitan dengan masalah kesehatan utama. Jenis protein dan tempat penumpukannya menunjukkan jenis amiloidosis yang diderita seseorang. Deposit amiloid bisa terkumpul di seluruh tubuh seseorang atau hanya di satu area. 

Baca juga: Awas, 3 Gangguan Jiwa Ini Sering Menimpa Pengidap Gagal Ginjal

Ada banyak jenis amiloidosis. Beberapa varietas bersifat turun-temurun. Sedangkan yang lainnya disebabkan oleh faktor luar, seperti penyakit inflamasi atau dialisis jangka panjang. Banyak jenis mempengaruhi banyak organ, sementara yang lain hanya mempengaruhi satu bagian tubuh. Jenis-jenis amiloidosis, di antaranya:

  1. Amiloidosis AL. Jenis amiloidosis yang paling umum terjadi di negara maju, AL amiloidosis juga disebut amiloidosis primer. Biasanya mempengaruhi jantung, ginjal, hati, dan saraf. 
  2. AA Amiloidosis. Juga dikenal sebagai amiloidosis sekunder, varietas ini biasanya dipicu oleh penyakit inflamasi, seperti rheumatoid arthritis. Perawatan yang lebih baik untuk kondisi peradangan parah menghasilkan penurunan tajam jumlah kasus AA amyloidosis di negara maju. Kondisi ini biasanya mempengaruhi ginjal, hati dan limpa. 
  3. Amiloidosis herediter. Gangguan bawaan ini sering menyerang saraf, jantung, dan ginjal. Hal ini biasanya terjadi ketika protein yang dibuat oleh hati tidak normal. Protein ini disebut transthyretin (TTR). 
  4. Wild-type Amiloidosis. Variasi amiloidosis ini terjadi saat protein TTR yang dibuat oleh hati yang normal tetapi menghasilkan amiloid karena alasan yang tidak diketahui. Amiloidosis ini cenderung menyerang pria di atas usia 70 tahun dan biasanya menargetkan jantung. 
  5. Amiloidosis terlokalisasi Jenis amiloidosis ini sering kali memiliki prognosis yang lebih baik dibanding varietas yang mempengaruhi banyak sistem organ. Lokasi khas untuk amiloidosis terlokalisasi, yaitu kandung kemih, kulit, tenggorokan, atau paru-paru. 

Baca juga: 5 Jenis Asupan Makanan untuk Pengidap Anemia

Perlu diketahui, belum ada obat untuk amiloidosis. Namun jika kamu diketahui mengalami amiloidosis, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Dokter akan meresepkan perawatan untuk memperlambat perkembangan protein amiloid dan mengelola gejala.

Kamu juga bisa beli obat resep dokter melalui aplikasi Halodoc juga. Jika amiloidosis terkait dengan kondisi lain, pengobatan akan mencakup menargetkan kondisi yang mendasari. 

Perlu waspada juga, amiloidosis bisa mematikan, terutama jika memengaruhi jantung atau ginjal. Diagnosis dan pengobatan dini penting dan bisa membantu meningkatkan kelangsungan hidup.

Referensi:
Medscape. Diakses pada 2021. Amyloidosis 
WebMD. Diakses pada 2021. Amyloidosis
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Amyloidosis